Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Menyusul kenaikan air tanah yang ditetapkan Pemprov DKI yang berlaku mulai Agustus 2009 memaksa masyarakat mengencangkan ikat pinggang. Pasalnya dampak dari kebijakan tersebut membuat warga harus memasang instalasi sambungan air PAM yang tidak dipungkiri akan memberatkan warga.Menurut Syahril Japarin, Direktur Utama PT Aetra, penerapan Pergub No.37/2009 tentang tarif pajak air tanah yang naik hingga 14 kali lipat membuat golongan masyarakat menengah bawah merasa sulit untuk membayar biaya pemasangan PAM.
Hal itu lantaran biaya yang mencapai Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta per sambungan. Mengatasi hal tersebut Syahril mengaku akan memberikan keringanan kepada warga di timur Jakarta dengan cara mencicil. Untuk tahap pertama kebijakan tersebut akan berlaku di tiga kawasan area Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) Pulomas, Dewa Ruci, serta Gudang Air.
Lebih lanjut Syahril, menerangkan langkah ini teralisasi melalui kerjasama yang dilakukan dengan PT. Badan Perkreditan Rakyat syariah (BPPR) Al Salaam Amal Salam.
“Cicilan ini diharapakan dapat meringankan masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan sambungan air minum di wilayah Aetra,” kata Syahril saat acara penandatangan Perjanjian Kerjasama Fasilitas Kredit Mikro Sambungan Air, baru-baru ini.
Chatib Muhammad, Direktur BPRS Al Salam, mengatakan cicilan pembayaran pemasangan saluran akan mulai berlaku September hingga Desember. “Melalui kerjasama diharapkan mampu menambah jumlah pelanggan sebanyak 4 ribu pelanggan bari pada medio tersebut,” tandas Chatib.
Mengenai persyaratan, cukup dengan menunjukkan rumah tinggal milik sendiri. Sedangkan masa pemberian kredit antara 6 bulan hingga 12 bulan.(guruh/B)
| Comments |
|
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|






















Mohon info dimana bisa Beli Regulator...
AWAS MUN TEU LULUS SIAH KEHED!!!!!!!
Up. Bapak Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc...
haaiii........ w dah penah liad mrek...
siapapun pemimpinnya selain mempunyai...