Said Mustafa: Aceh Berpeluang Punya Pembangkit Listrik Tenaga Biomas dan Ekspor Pellet

Email Cetak PDF

Pewarta-Indonesia, Denmark - Di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim di Copenhagen, Denmark, Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi NAD, Ir. Teuku Said Mustafa melakukan kunjungan ke (power plan) pabrik pembangkit listrik tenaga Biomas Oresunds Kraft dengan bahan bakar berupa pellet di Helsingborg, Swedia (16/12). Pellet adalah sampah kayu atau serbuk-serbuk kayu yang dipadatkan. Pabrik bio mass Oresunds Kraft menghasilkan energi listrik dengan total 200 Megawatt dan dibutuhkan 220 ribu ton per tahun pellet dari luar Swedia. Dalam kunjungan itu Ir. Said Mustafa didampingi oleh Fauzan Azima dan Tedi G dari BPKEL, Luke Swainson dan Nils Madsen dari Global Eco Rescue (GER).

Said Mustafa mengatakan bahwa saat ini Aceh masih mengalami krisis energi listrik. Berbagai upaya akan dilakukan oleh Pemerintah Aceh dalam memenuhi kebutuhan listrik. Oleh karena itu berbagai peluang yang tersedia dalam rangka memenuhi listrik di Aceh perlu dimanfaatkan. Seperti pemanfaatan biomas sebagai power plant yang mempunyai prospek yang cukup penting untuk dikembangkan di Aceh mengingat potensi bahan baku yang tersedia, seperti limbah kayu dan ranting-ranting kayu cukup banyak tersedia di Aceh yang dimanfaatkan untuk bahan bakar pembangkit listrik. Hal itu juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Aceh mewujudkan “Aceh Green vision”. Artinya seluruh infrastruktur di Aceh harus memperhatikaan prinsip-prinsip “pembangunan berkelanjutan”.

Kunjungan ke salah satu pembangkit listrik tenaga biomas di selatan Swedia itu sangat penting untuk mencari informasi dan peluang dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik di Aceh. Salah satu hambatan investasi industri di Aceh saat ini adalah karena tidak cukup tersedianya energi listrik. Saat ini kita sangat bergantung kepada Sumatera Utara. Akibanya Aceh sering terjadi pemadaman listrik secara bergilir.

Jadi, dengan kunjungan ke power plant Oresunds Kraft ada dua hal yang bisa dilakukan untuk Aceh, pertama, membangun power plant dengan tenaga biomas. Kedua, buat pabrik pembuat pellet untuk di eksport ke Erofa mengingat bahan bakunya cukup tersedia di Aceh. Aceh tidak perlu menebang kayu, tapi cukup diambil ranting-rantingnya saja dibersihkan. Ranting-ranting kayu inilah dijual ke pabrik pembuat pellet. Nah, BPKEL dan mitra kerjanya dari Global Eco Rescue (GER) sedang menjajaki kemungkinan pembangunan power plant tenaga biomas.

 

Foto: Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi NAD, Ir. Teuku Said Mustafa (paling kiri), saat melakukan kunjungan ke (power plan) pabrik pembangkit listrik tenaga Biomas Oresunds Kraft dengan bahan bakar berupa pellet di Helsingborg, Swedia.

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

29 August 2008|6:20:04AM

 
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Buku PPWI

Bahasa Lainnya

English Chinese (Simplified) Dutch French German Indonesian

Foto Pewarta

  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta
  • Foto Pewarta

Beritahu Pewarta Lain

Masuk

Yang Terpinggirkan

Assimilated but Stateless
26/09/2009 | Redaksi Pewarta-Indonesia
article thumbnail

Di tanah Udik orang-orang kami beranak pinak
Tak kenal dunia luar, jadi petani nelayan di pedalaman [ ... ]


Konsultasi Kesehatan

Jalan Kaki Jinakan 9 Penyakit
20/01/2010 | Surya
article thumbnail

Pewarta-Indonesia, Studi dalam beberapa tahun terakhir semakin mengukuhkan bahwa berjalan tergopoh- [ ... ]


Warta Redaksi


ppwi_subang.jpg
Pewarta-Indonesia, Pengurus Daerah PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Jawa Tengah saat ini sedang bersiap-siap untuk diresmikan oleh
atm_mesin.jpg
Pewarta-Indonesia, Dalam beberapa waktu terakhir muncul perbedaan pandang dan persepsi masyarakat atas penayangan secara gamblang tentang aksi
kredo_ilustrasi.jpg
Pewarta-Indonesia, “Aku torehkan sepenggal catatan di batu ini sebagai pertanda kehidupan yang seakan tiada khan berakhir di negeri tak
VIY 2009

Komentar Pewarta

Polling

Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 
Blogger

Statistik

Anggota : 724
Isi : 2687
Content View Hits : 350897

Pewarta Online

Iklan

Video Pewarta

Tabloid Explore Indonesia

  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Sehat & Bugar

Rokok Bisa Tingkatkan Resiko Katarak
20/01/2010 | Surya
article thumbnail

Pewarta-Indonesia, Kondisi lensa mata sangat berpengaruh pada tajamnya penglihatan. Jika lensa mata keruh, gambar yang tertangkap tidak jelas. Katar [ ... ]