Bhakti Sosial Nikah Massal di K3S Kuningan

Email Cetak PDF

Pewarta-Indonesia, Pada hari Rabu (24/2) yang lalu, Kordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kab. Kuningan bekerja sama dengan Kantor Departemen Agama dan Pemkab Kuningan menggelar sebuah acara yang bertajuk; “Melalui Bhakti Sosial Nikah Massal bersama K3S Kuningan, Kita Tingkatkan Kepedulian Sosial dan Kesadaran Hukum Dalam Masyarakat”, yang bertempat di Masjid Al-Munawwar Kelurahan Purwawinangun, yang diikuti sebanyak 28 pasangan pengantin. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda, S.Sos, Ketua K3S Hj. Utje Ch Suganda, Kepala Depag Kab. Kuningan H. Agus Kholik, Ketua MUI Kab. Kuningan K.H. Hafidin Ahmad, para Camat, para Kepala KUA, para Kepala Desa, Perangkat Desa dan para pengantar pasangan pengantin nikah massal.

Dalam perhelatan nikah massal ini diikuti oleh sebanyak 28 pasangan dari 28 kecamatan, yang umumnya telah melakukan pernikahan siri. Mayoritas mereka berasal dari masyarakat golongan pra KS, rata-rata berusia 40 tahun dan mengaku telah melakukan pernikahan siri, bahkan ada yang pernikahannya sudah berlangsung selama 20 tahunan dan dikaruniai beberapa anak. Namun pernikahan mereka tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) dengan alasan tidak memiliki biaya, dalam prosesi nikah massal tersebut masing-masing pasangan pengantin secara simbolis menyerahkan bibit pohon sebagai langkah nyata mendukung program Bupati Kuningan yakni Pepeling (Pengantin Peduli Lingkungan).

Selain itu mereka juga mendapatkan hadiah berupa uang dari Bupati Kuningan sebesar Rp. 100 ribu, dari K3S berupa pakaian dan seperangkat alat shalat serta beberapa sumbangan dari para donatur. Mengenai keberadaan pernikahan siri itu sendiri, lebih lanjut Ketua K3S Hj. Utje Ch Suganda menjelaskan; “Saya tidak akan memberikan tanggapan karena punya persepsi masing-masing. Tetapi mengacu kepada himbauan pemuka agama dalam hal ini MUI Kab. Kuningan, nikah siri itu tertutup, tetapi sunah rosul mengatakan pernikahan harus disebarluaskan, kenapa masyarakat masih ada yang menikah siri? Pada dasarnya masyarakat atau manusia maunya yang gampang saja, padahal masyarakat kecil tidak punya pemikiran lain, hanya ingin sah di mata agama. Untuk itu saya memprogramkan ke depan mulai dari sekarang.”

Ketua K3S juga menjelaskan; sasaran pembangunan bidang kesejahteraan sosial adalah masyarakat yang berkemauan dan berkemampuan tapi kurang beruntung baik fisik maupun sosialnya. Yakni penyandang masalah kesejahteraan sosial serta kelompok masyarakat yang mampu dalam upaya penanganan permasalahan kesejahteraan sosial. Dalam hal ini, masyarakat Kabupaten Kuningan melakukan nikah siri karena tidak memiliki biaya bukan karena mereka tidak mau taat kepada hukum.

“Bahwa mereka ingin dilindungi oleh Undang-Undang, mereka ingin hidup nyaman, namun dicap, dihakimi karena nikah siri. Tetapi mereka tidak mengerti, katakanlah minimal pasangan datang ke KUA. Nah itu yang harus disosialisasikan secara terus-menerus oleh semua pihak baik itu Bupati, Camat, Kepala Desa. Mungkin tingkat pernikahan siri dari kalangan menengah ke atas terjadi hanya sekedar mensahkan saja, agar tidak dianggap zina. Tetapi kita tidak boleh memvonis kesalahan mereka, sebab mereka apa melakukan nikah siri? Kita membuat satu Visi – Misi untuk kelas menengah ke bawah, khusus pasangan pra KS harus dibantu. Saya menghimbau kepada Camat, Kepala Desa untuk menginventarisir masyarakatnya terus menerus tentang status nikah siri jadi untuk itu akan kita bantu, selama ini ada pengakuan bahwa mereka ingin diakui secara sah,” ujar Hj. Utje Ch Suganda.

Oleh karena itu, pihak pemerintah khususnya Kantor Departemen Agama Kabupaten diharapkan untuk memberikan kemudahan kepada mereka yang berasal dari keluarga miskin. Ketika disinggung mengenai PNS yang melakukan nikah siri, Ketua K3S menjawab; “Selama tidak ada laporan dari istri pertama, itu tidak masalah. Pemerintah juga tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali ada laporan dari istri pertama, nanti akan diproses di badan kepegawaian selanjutnya pemerintah daerah yang akan bertindak.”

Akhirnya melalui nikah massal tersebut, ke 28 pasangan nikah sudah terdaftar sebagai keluarga di KUA. Sebagai upaya membantu program pemerintah agar masyarakat sadar hukum dan meminimalisasi pernikahan usia dini, pernikahan adat dan pernikahan yang tidak sesuai dengan Undang-Undang Perkawinan. (Willy)

Image: google.co.uk

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

29 August 2008|6:20:04AM

Bahasa Lainnya

English Arabic Chinese (Simplified) Japanese Indonesian
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Foto Pewarta

Pajak dari Rakyat untuk Rakyat
02 July 2010
 Merekam suasana para pekerja dinas pekerjaan umum (PU) dalam memperbaiki jalan yang rusak tgl. 24/05/2010 sekitar jam 23.24 di Jl. Moch Soleh Iskandar (Jalan Baru - Bogor), belakangan...

Beritahu Pewarta Lain

Masuk

Yang Terpinggirkan

Manusia Timpang
06/04/2010 | Ainuddin Chalik
article thumbnail

Manusia goncang. Kita sedang goyah, timpang, dan kadang kalap. Relijiusitas -potensi kebertuhanan it [ ... ]


Konsultasi Kesehatan

Tingkatkan Inovasi Untuk Percepatan Lawan TBC
30/03/2010 | Frans Rendi Norton

Pewarta-Indonesia, Tingkatkan Inovasi, percepat aksi melawan Tuberkulosis adalah tema peringatan Har [ ... ]


Warta Redaksi


ppwi_jateng.jpg
Pewarta-Indonesia, Pengurus Daerah PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Suamtera Utara saat ini sedang bersiap-siap untuk diresmikan oleh
2885923160_e6c9c0dae6.jpg
Pewarta-Indonesia, Genderang Piala Dunia 2010 (PD2010) sudah riuh-rendah bertabuhan. Ajang kompetisi sepakbola dunia 4 tahunan itu memang selalu
28602_117758944931669_100000926920815_91771_1394453_n.jpg
PEWARTA-INDONESIA, JOGJA -- Helatan nasional bertajuk: Pendidikan dan Pelatihan Nasional Jurnalistik Tingkat Dasar dan Mahir yang dihelat oleh

Komentar Pewarta

Polling Warga

Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Statistik

Anggota : 820
Isi : 3133
Content View Hits : 524287

Pewarta Online

mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini715
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin916

Warga Online : 25
IP Kamu : 38.107.191.110

Advertise :
Pasang Iklan Murah
Mau Pasang Iklan Murah, dan banyak dilihat pengunjung?? klik disini!
ID Card PPWI
Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!
ID Card PPWI

Gimana sih cara untuk mendaftar atau mendapatkan ID Card Citizen Journalis, Klik disini!
Attribute PPWI

Attribute PPWI
Member Website PPWI sudah, ID Card Sudah, belum ada attribute. Order disini!

Video Pewarta

Tabloid Explore Indonesia

  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia

Sehat & Bugar

Viagra dalam Buah Semangka
15/03/2010 | Surya
article thumbnail

Pewarta-Indonesia, Sepotong semangka yang segar merupakan buah yang merupakan favorit semua orang dan berdasarkan penelitian yang dilakukan, seman [ ... ]