Pewarta-Indonesia, JAKARTA - Anggota tim sukses JK-Wiranto, Indra J Piliang membantah pernyataan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), I Gusti Putu Artha yang mengatakan ide pengurangan TPS di Pilpres berasal dari pasangan calon nomor urut tiga, JK-Wiranto."Itu pendapat yang tidak benar. KPU tidak mengerti. Putu mungkin tidak mengerti apa yang dibicarakan," kata anggota tim sukses JK-Wiranto, Indra J Piliang, Kamis (6/8).
Menurut Indra, Putu dinilai tidak mengerti independensi. Maka itu, kubu JK-Wiranto justru merasa pihak yang paling dirugikan atas pengurangan TPS itu. "Kalau KPU menyatakan bahwa ide penghilangan TPS berasal dari calon nomor 3, berarti KPU tidak mengerti kedudukannya dalam Undang-Undang," ujar politisi yang kini jadi manajer kampanye calon ketua umum Golkar, Yuddy Chrisnandi ini.
Indra menilai, dengan menuding pasangan JK-Wiranto, apakah itu diikuti dengan keberpihakan KPU untuk memenangkan calon nomor 3. "Itu pernyataan mengada-ada," kata dia lagi.
Kerugian yang dialami JK-Wiranto, lanjut dia, antara lain yakni para pemilih tidak lagi tahu dimana TPS-nya. Karena berbeda dengan TPS waktu Pemilu Legislatif. "Justru KPU yang harus menjelaskan, dimana saja TPS yang hilang itu," ujar dia.
Sebelumnya, Putu Artha dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) mengatakan, merasa aneh jika JK-Wiranto menggugat pengurangan tersebut dalam sengketa hasil pemilu. "Latar belakangnya seingat saya, mohon maaf, justru capres pasangan nomor urut tiga yang pertama mengusulkan seribu (pemilih) saja per TPS," kata Putu.
| Comments |
|
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|






















Mohon info dimana bisa Beli Regulator...
AWAS MUN TEU LULUS SIAH KEHED!!!!!!!
Up. Bapak Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc...
haaiii........ w dah penah liad mrek...
siapapun pemimpinnya selain mempunyai...