Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

EKONOMI

Wamenlu Bahas Kerjasama Bilateral Dengan Maroko Pasca Menurunnya Volume Perdagangan

KOPI, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, Selasa (13/02) menerima kunjungan bilateral dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia Bou…

Baca selengkapnya...

 

Fitur O2O Fastpay Siap Pasarkan Produk UMKM di 95 Ribu Outlet

KOPI - Sentra bisnis e-commerce asal Indonesia FASTPAY siap menggandeng sektor Usaha Micro Kecil Menengah melalui fitur online to offline (O2O) yang bisa di akses konsumen di 95 ribu outlet fastpay yang tersebar di Indonesia.

Suroto, Direktur Sales & Marketing PT Bimasakti Multi Sinergi. Rabu (24/1/2018) menjelaskan konsep O2O itu secara garis besar, adalah upaya untuk mempermudah konsumen atau pelanggan outlet dalam membeli barang. Caranya, konsumen langsung datang ke Outlet terdekat untuk melihat dan membeli barang yang diinginkan.

Baca selengkapnya...

 

Luncurkan Gerai Ketiga, “Wilio” Ajak Orangtua Periksa Ukuran Kaki Dan Tinggi Anak Secara Berkala

KOPI, Jakarta - Kanmo Group kembali melakukan ekspansi bisnis dengan menambah gerai ketiga Wilio di Plaza Indonesia. Kehadiran Wilio menyuguhkan konse…

Baca selengkapnya...

 

Standard Chartered Gelar Seminar WOW dan Peluncuran Produk Wealth Management

KOPI, Jakarta - Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan nilai tambah kepada nasabah prioritas, Standard Chartered Bank menyelenggarakan seminar keuan…

Baca selengkapnya...

 

Memberdayakan Ekonomi Syariah Dengan Kehadiran MES (Masyarakat Ekonomi Syariah)

KOPI-JAKARTA, Syukur Alhamdullilah akhirnya pengurus MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) kota Banda Aceh dapat terbentuk. Pada hari Selasa, 6 Februari 2017, pengurus baru MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) kota Banda Aceh secara resmi dilantik.

Ketua umum MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) kota Banda Aceh adalah T Angkasah Djuned yang pelantikannya dilaksanakan di aula Balaikota Banda Aceh. Disini dilantik 56 orang pengurus baru MES kota Banda Aceh.

Pelantikan pengurus MES kota Banda Aceh adalah yang perdana di provinsi Aceh. Dan diharapkan dalam waktu dekat sudah terbentuk dan dilantik pengurus MES dikota/kabupaten lainnya di provinsi Aceh. MES kota Banda Aceh agar bisa menjadi pilot project bagi kabupaten/kota lain di provinsi Aceh dan dapat bersinergi satu dengan yang lainnya.

Disini juga dilaksanakan seminar tentang Ekonomi Syariah yang berthemakan:"Seminar Membangun Perekonomian Aceh Berbasis Syariah di Era Digital." Hadir 3 narasumber yaitu: T Munandar dari Bank Indonesia perwakilan Aceh , Riski Odi dari OJK perwakilan Aceh dan Thasrif Murhadi dari Bursa Efek Indonesia perwakilan Aceh.

Bagaimanacaranya agar Banda Aceh bisa memaksimalkan Ekonomi Syariah yaitu mensosialisasikan dengan baik semua pelaksanaan Ekonomi Syariah kepada masyarakat. Jadi tugas MES itu cukup berat agar sistem Ekonomi Syariah dapat berjalan maksimal di Banda Aceh dan Aceh.

Masih banyak praktek rentenir di pasar-pasar tradisional di kota Banda Aceh dan sekitarnya. Praktek rentenir saat ini masih terjadi dan menyebabkan masyarakat terkukung dalam praktek riba.

Masyarakat Aceh banyak yang memiliki pola pikir potong kompas, cepat mendapatkan uang pinjaman tapi mahal dan jalur masuk neraka. Lembaga Ekonomi Syaraih seperti Bank Aceh Syariah harus diperkenalkan kepada masyarakat agar mereka tidak lagi jatuh ke tangan rentenir.

Masih sedikit lembaga keuangan Syariah yang dapat dijangkau oleh masyarakat Aceh. Sejumlah lembaga keuangan Syariah harus diperbanyak dan dapat diakses oleh masyarakat Aceh dimana saja untuk menggerakan perekonomian rakyat menuju ekonomi berbasis syariah di Aceh. Rachmad Yuliadi Nasir (WA:0888.7211.300)

 

Percepatan Pembangunan Aceh dengan KEK Arun

KOPI-Banda Aceh,Salah satu roda percepatan ekonomi Aceh adalah dengan mega proyek yang bernama KEK Arun. Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe luas wilayah kawasan itu mencapai 2.622,48 hektar dengan rincian dalam Kawasan Kilang Arun Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh seluas 1.840,8 hektar, dan Kawasan Jamuan Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh seluas 199,6 hektar. Berpotensi menjadi salah satu ekosistem perairan yang kaya dan produktif dan memungkinkan menjadi basis pengembangan industri perikanan tangkap.

Dengan potensi yang dimiliki, Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe juga akan menjadi kawasan basis industri pertanian dengan dukungan komoditas unggulan seperti sawit, kopi, kakao, karet, kelapa, minyak atsiri dan lain-lain. Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Arun ini dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2017 yang ditandatangani oleh Presiden Indonesia pada 17 Februari 2017.

Terlihat dari lokasi geografis Aceh yang dilintasi oleh Sea Lane of Communication (SloC), yaitu Selat Malaka dan mempunyai keunggulan komparatif untuk menjadi bagian dari jaringan produksi global atau rantai nilai global. KEK yang terbentuk dari konsorsium beberapa perusahaan eksisting, yaitu PT Pertamina, PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM), PT Pelindo 1, dan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) terdiri atas 3 (tiga) kawasan, yaitu kompleks kilang Arun, Kecamatan Dewantara serta Desa Jamuan yang merupakan lokasi pabrik PT KKA.

KEK Arun berfokus pada beberapa sektor yaitu energi, petrokimia, agro industri pendukung ketahanan pangan, logistik serta industri penghasil kertas kraft. Dari sektor energi (minyak dan gas) akan dikembangkan regasifikasi LNG, LNG Hub/ Trading,

LPG Hub/ Trading, Mini LNG Plant PLTG dengan pengembangan pembangkit listrik yang ramah lingkungan atau clean energy solution provider. Infrastruktur logistik juga dikembangkan untuk mendukung input dan output dari industri minyak dan gas, petrokimia dan agro industri, melalui peningkatan infrastruktur pelabuhan dan dermaga berstandar Internasional.

Dengan potensi dan peluang yang dimiliki, KEK Arun diproyeksikan akan mencapai nilai investasi sebesar Rp 3,8 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 40.000 orang pada tahun 2021. Hal ini dapat dilihat setelah terbit Kepres bulan september 2017.

Infrastruktur dalam kawasan KEK Arun terdiri atas PT Pupuk iskandar Muda, PT Kertas Kraft Aceh, PT Asean Aceh Fertilizer, Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pelabuhan Krueng Geukeuh, Pelabuhan Arun serta Ex Arun Area. Infrastruktur dalam wilayah kawasan KEK Arun terdiri atas PT Arun Port, Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pelabuhan Krueng Geukeuh dan Bandara Malikussaleh.

KEK Arun diharapkan dapat menarik investasi baru sebesar USD 3,8 miliar atau sekitar Rp 50,5 triliun hingga 10 tahun ke depan. Dengan nilai investasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan hingga 40.000 orang. Konsorsium tersebut terdiri dari PT. Pertamina, PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. Pelindo I, dan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh.

Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun merupakan perkembangan sangat penting bagi perekonomian di Provinsi Aceh. Di Indonesia, Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus sudah lama digagas. Tetapi dalam pelaksanaan di lapangan masih ada ditemukan kendala.

Satgas Percepatan Pelaksanaan Berusaha yang sedang dibentuk oleh pemerintah merupakan solusi bagi kemudahan investasi, termasuk di daerah. Karena di dalamnya melibatkan unsur Pemda yang dipimpin langsung oleh Sekda.

Investor dan pengelola kawasan industri mengeluhkan sulitnya proses perizinan di sebagian daerah. Bukan hanya sulit mendapatkan izin, tetapi juga cenderung tidak ada kepastian. Ini tidak sejalan dengan semangat pemerintah pusat yang menghendaki perizinan berusaha dipermudah.

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Berusaha di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota. Tugasnya adalah mengawal dan memecahkan masalah apabila ada investor yang mengalami masalah dalam mengurus perizinan. Semua itu tertuang dalam Perpres No. 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

Pengoperasian kawasan menunggu penyelesaian kelengkapan administratif, seperti penetapan badan pengelola dan pembentukan sistem pelayanan perizinan. Ketersediaan infrastruktur dan lahan tersertifikasi pada kawasan itu sudah memadai. Kunci utama kesuksesan program KEK Arun terletak pada Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP).

Dimana BUPP mempunyai tanggung jawab untuk mencari pembiayaan untuk program pembangunan serta mengelola infrastruktur yang ada di dalam kawasan seperti, penyediaan listrik, air, gas, sampah, dan lain-lain demi kelancaran operasional.

Untuk menjamin kemudahan berusaha, administrator melakukan tata cara pemberian izin, perizinan, fasilitas, dan kemudahan lainnya dengan asas penyederhanaan tanpa mengurangi faktor keselamatan, keamanan, kesehatan, dan perlindungan lingkungan dari kegiatan penanaman modal, mengacu kepada standar yang ditetapkan oleh lembaga/ instansi yang berwenang.

Dalam acara Bisnis Forum Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe beberapa waktu yang lalu disalah satu hotel di Banda Aceh, juga terlihat banyak masukan dari segenap hadirin. Bambang Wijanarko selaku Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus memberikan paparannya tentang konsep kesiapan Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe Sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi di Aceh.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh Ir.Iskandar, Msc; mengharapkan agar BUPP PT. Patriot Nusantara, Dewan Kawasan, Sekretariat dan Administrator serta institusi lainnya yang terlibat dalam pembangunan KEK Arun Lhokseumawe agar dapat memberikan perhatian khusus sehingga langkah percepatan pengoperasian kawasan KEK Arun Lhokseumawe dapat dilaksanakan dengan segera.

Konsep dasar KEK adalah pemberian fasilitas pada penyiapan kawasan yang lokasinya mempunyai aksebilitas ke pasar global. Kawasan tersebut diberikan insentif tertentu untuk meningkatkan daya saing dengan negara-negara disekitarnya. Dengan meningkatkan daya saing diharapkan dapat menarik investor untuk berinvestasi dikawasan tersebut.

Disini hadir juga Dewan Nasional KEK, Bambang Wijanarko, Direktur Utama PT Patriot Nusantara Aceh, Birman Prabowo. Perusahaan ini yang berperan sebagai Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola (BUPP) dan Representatif PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), T Suhatsyah. Setelah itu juga dilaksanakan kegiatan pelatihan Sekretariat Dewan Kawasan KEK Arun.

Untuk melayani izin investasi para investor mulai Januari 2018 dengan dibukanya Kantor Administrator KEK Arun di Blang Lancang, Muara Baru Lhokseumawe dan Kantor Perwakilan Administator KEK Arun di Bangka Raya, Jakarta.

Kepada seluruh anggota dewan kawasan KEK Aceh yang telah ditetapkan untuk segera berperan sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah diberikan. Rachmad Yuliadi Nasir WA 0888.7211.300

 

Brother Indonesia Launching Lima Produk Terbaru

KOPI, Bandung - PT. Brother International Sales Indonesia salah satu perusahaan perangkat IT terkemuka yang menjual produk-produk seperti printer, p…
 

KOMPAK Gagas Optimalisasi Pelaksanaan OTSUS (Otonomi Khusus)

KOPI,Banda Aceh-Berbicara tentang Otsus pastilah bicara tentang dana yang khusus dikeluarkan untuk Provinsi Aceh, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Dengan difasilitasi oleh suatu lembaga KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan) telah hadir perwakilan dari Pemerintah Papua, Papua Barat dan Aceh untuk duduk bersama membahas pelaksanaan Otsus di masing-masing Provinsi.

Ketiga perwakilan Pemerintahan provinsi ini berkumpul di Bappeda Aceh untuk lokakarya pembelajaran lintas Wilayah tentang Otsus (Otonomi Khusus) antara Provinsi Aceh, Papua dan Papua Barat. Kegiatan ini diadakan di Aceh sejak tanggal 22-24 Januari 2017. KOMPAK adalah program kemitraan antara pemerintah Australia dan Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia, melalui peningkatan layanan dasar dan peluang ekonomi bagi masyarakat miskin dan rentan.  Di ketiga provinsi, KOMPAK memperkuat kolaborasi lintas sektoral dan meningkatkan pembangunan desa untuk membenahi akses dan mutu layanan kesehatan dan pendidikan. Di Papua dan Papua Barat, KOMPAK bekerja di 205 desa, termasuk 181 Sekolah Dasar, 29 Puskemas dan 24 kecamatan, yang terletak di 10 kabupaten. Di Aceh, KOMPAK bekerja di 18 desa, 3 kecamatan dan 3 kabupaten.

Rombongan ini sesuai rencana mengunjungi Calang, Aceh Jaya, di mana Program Asistensi Lanjut Usia Risiko Tinggi (ASLURETI) diterapkan oleh pemerintah kabupaten. Pada Akhir November 2017, Pemerintah Papua meluncurkan Program Perlindungan Sosial untuk orang asli Papua, BANGGA PAPUA (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera, di mana KOMPAK dan MAHKOTA, dua program yang didanai oleh Pemerintah Australia, ikut terlibat dalam perancangannya. Rombongan ini juga akan mempelajari Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), yang dibiayai dengan dana Otsus.

Pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) di Indonesia telah dimulai dari kedua ujung Barat dan Timur Indonesia pada awal Milennium ini. Hal ini ditandai dengan diberlakukannya UU 18/2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh dan UU 21/2001 tentang Otonomi Khusus bagi Papua. Pada tahun 2008, setelah pemekaran, Provinsi Papua Barat juga memiliki status Otonomi Khusus dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2008 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2008 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.

Dengan status Otonomi Khusus, ketiga daerah tersebut memiliki kewenangan, tata-kelola pemerintahan serta skema penganggaran yang khusus. Penekanan khusus diberikan dalam bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan. Pemerintah ketiga provinsi tersebut diberi mandat untuk mengelola sumber daya keuangan dengan alokasi dana khusus untuk membangun kedua sektor utama tersebut. Berbagai kekhususan laokasi dana tersebut diharapkan bermanfaat untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara ketiga provinsi tersebut dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Pemberlakuan status Otonomi Khusus juga menunjukan keberpihakan Pemerintah Indonesia pada keragaman adat istiadat, sejarah, dan kebutuhan, yang perlu dikelola dengan kesetaraan maupun pendekatan yang lebih sesuai dengan budaya asli setempat. Pejabat Kedutaan Besar Australia, Ibu Fleur Davies mengatakan," Kunjungan ini akan memberi kesempatan bagi ketiga provinsi berbagi cara-cara inovatif meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, identitas hukum dan bantuan sosial." Dana Otsus harus digunakan secara efektif untuk meningkatkan layanan publik dan memajukan pembangunan di kabupaten-kabupaten paling tertinggal dan terpencil.

Staf Ahli Menteri PPN Bidang Pemerataan dan Kewilayahan. Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP., hadir juga diruangan kantor Bappeda Aceh mengatakan bahwa," Kesenjangan wilayah  hanya dapat diatasi jika wilayah tertinggal mendapatkan perhatian khusus." Saat ini ketiga provinsi bisa saling belajar satu sama lain untuk meningkatkan pelaksanaan Otsus di masing-masing wilayah mereka. Pada tahun 2018, Provinsi Aceh akan menerima Rp 8 triliun dana Otsus, sementara Provinsi Papua dan Papua Barat masing- masing akan menerima  Rp 8 triliun dan Rp 4 triliun.

lembaga Otsus di Papua telah terbentuk dan mulai bekerja seperti membuat road map atau pemetaan masalah-masalah yang dialami masyarakat asli Papua Barat serta penyusunan rancangan peraturan daerah khusus tentang tatacara pengelolaan dana otonomi khusus.

Kesimpulan diskusi untuk melihat secara umum bagaimana dana OTSUS dapat lebih dioptimalkan pemanfaatannya bagi perbaikan layanan bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Bantuan Sosial dengan dana OTSUS di provinsi Aceh, Papua, dan Papua Barat. KOMPAK ingin melanjutkan dukungannya untuk percepatan pembangunan di ketiga wilayah tersebut. Langkah selanjutnya dalam kerangka dukungan tersebut adalah memfasilitasi cross-learning atau kaji banding tekait optimalisasi pelaksanaan dan pemanfaatan dana Otsus di antara ketiga provinsi tersebut.

Dengan pengalaman masing-masing pemerintah provinsi maupun kabupaten yang beragam, aset intelektual yang telah terbangun secara empiris kiranya layak untuk dipertukarkan dalam serangkaian lokakarya dan kunjungan lapangan agar didapat skema dan bentuk distribusi dana kepada penerima manfaat yang lebih optimal.

Dalam kegiatan lokakarya ini hadir juga Minister Counsellor Kedutaan Australia-Fleur Davies, Unit Manager Human Development Section-Astrid Kartika, Program Manager Poverty and Social Development Section-Vania Budianto. Serta pimpinan KOMPAK pusat Nia Firtica-Humas, staff dan penasehat terkait pelaksanaan KOMPAK di Papua, Papua Barat dan Aceh.

Refleksi Awal Tahun Pelaksanaan OTSUS di Provinsi Aceh, Papua dan Papua Barat: Telaah Ringkas mengenai capaian pada masing-masing provinsi: Efektifitas & optimalisasi dana OTSUS. Paparan dan diskusi dengan masing-masing provinsi mengenai capaian besar Program yang didanai OTSUS dengan penekanan pada sektor Pendidikan, Kesehatan dan Bantuan Sosial, Permintaan & Penyediaan Layanan. Para peserta juga berkesempatan menikmati keindahan kota Banda Aceh dengan berkunjung ke Museum Tsunami, Situs PLTD Apung Punge, jalan-jalan ke pantai Ulee Lheu dan menikmati aneka kuliner Aceh. Rachmad Yuliadi Nasir WA:0888.7211.300

 

Aplikasi “MyTech”, Layanan Service Perabot Rumah Tangga Zaman Now !

KOPI, Jakarta – Kini telah hadir Aplikasi “MyTech”, aplikasi yang memudahkan kita untuk mencari teknisi service segala perabot rumah tangga tanpa haru…

Baca selengkapnya...

 

Jikalahari Lapor ke Kapolri : 100 Hari Kinerja Polda Riau Terkait Kasus Hukum Corporate Kehutanan

KOPI, Pekanbaru – Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mengkrititasi kinerja 100 hari Kapolda Riau, Irjen Nandang yang dianggap melempem …
 

Pemprov DKI Nobatkan Thamrin City Sebagai Mal Sadar Zakat Dan Amal Sosial Pertama di Dunia

KOPI, Jakarta - Warga DKI Jakarta patut berbangga, pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat, dinobatkan menjadi mal sadar zakat dan amal sosial …

Baca selengkapnya...

 

Jikalahari: PT. RAPP dan APRIL Group Merugikan Negara Sektor Pajak dan Merusak Ekosistim Hutan

KOPI, Pelalawan - Siaran Pers tanggal 26 Oktober 2017 Jikalahari menilai PT. RAPP dan APRIL Grup melanggar UUD 1945, hukum Lingkungan Hidup dan Kehut…
 

Nantikan Diskon Belanja Gila-Gilaan 12 Desember di Perayaan HARBOLNAS 2017

KOPI, Jakarta - Perhelatan akbar Hari Belanja online Nasional (HARBOLNAS) siap digelar pada 12 Desember, yang hanya tinggal menghitung hari. Sebanyak …

Baca selengkapnya...

 

Ratusan Orang Buruh Pabrik Es Krim Aice Mogok Kerja

KOPI, Jakarta – Siaran Pers dikeluarkan oleh Serikat Buruh Demokratik Kerakyatan (SEDAR) diunggah di akun Twitter @pembebasanbdg, Rabu (1/11/2017), pa…
 

Jual Saham PT. Buana Listya Tama Tbk Tambah Empat Kapal Tangker

KOPI, Jakarta – Dilansir dari Kontan.co, Presiden Director PT. Buana Listya Tama Wong Kevin mengungkapkan  kepublik. Pendapatan PT. Buana Listya T…
 

Kopdar Akbar Bukalapak 2017 Dihadiri Kemenkop UKM dan 5000 Pelapak

KOPI, Jakarta - Bukalapak menyelenggarakan Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak (Kopdar Akbar) untuk yang kedua kalinya. Sebanyak lebih dari 5000 pelapak …

Baca selengkapnya...

 

IPO PT Campina Ice Cream Industry Tawarkan Saham Rp 310-400/lembar

KOPI, Jakarta - PT Campina Ice cream Industry Tbk berencana untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) sebanyak-banyaknya 885.000.000 (delapan…

Baca selengkapnya...

 

Bisnis Budidaya Pohon Kurma

KOPI, JAKARTA - Kurma adalah buah yang sangat popuper karena bagi seorang muslim pasti kenal yang namanya buah kurma. Dalam kehidupan ini biasanya buah kurma ramai diperjualbelikan pada musim bulan Ramadhan atau dikonsumsi pada bulan puasa.

Buah kurma yang asalnya dari jazirah Arab kini telah tersebar ke seluruh dunia. Negara-negara non muslim seperti Inggris, Amerika Serikat, Israel dan Thailand bahkan berinvestasi yang besar terhadap tanaman kurma.

Baca selengkapnya...

 

Persoalan Keuangan Daerah di Aceh Sudah Semakin Baik

KOPI, JAKARTA - Salah satu kinerja pemerintahan yang baik adalah terlihat dari laporan keuangannya. Dalam Rakor (Rapat Koordinasi) Pengelolaan Keuangan provinsi Aceh terlihat beberapa daerah telah membuat laporan keuangan yang baik dan dapat sejumlah penghargaan.

Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada kabupaten/kota yang sudah berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tinggi.

Baca selengkapnya...

 

Toshiba Bangun Perluasan PLTU Cirebon

KOPI, Bandung – Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation (ESS), Minggu (19/11) mengumumkan pekerjaan konstruksi perluasan Pembangkit Listrik…
 

Problem Utama Aceh adalah Pengangguran dan Narkoba

KOPI, Banda Aceh - Setiap daerah pasti ada masalah utama yang dihadapinya. Begitu pula dengan daerah Aceh. Para pemuda banyak yang terlibat narkoba dan terjadi pengangguran. Pemuda-pemuda di Aceh harus bersinergi satu dengan lainnya. Hal ini terlihat dalam acara pelantikan pengurusan KNPI Aceh yang baru.

Wahyu Saputra sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh periode 2017-2020 menggantikan Jamaluddin ST.

Baca selengkapnya...

 

IPAL Gampong Pande segera Hijrah ke TPA Blang Bintang

KOPI, Banda Aceh - Salah satu persoalan yang dihadapi suatu kota adalah masalah persampahan. Begitu pula dengan kota Banda Aceh, masalah sampah dan air bersih masih merupakan persolan besar yang harus dibenahi. Masalah Sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di gampong Pande yang berada di situs sejarah juga membawa masalah baru.

Pemerintah daerah akan memindahkan segera IPAL gampong Pande ke TPA Blang Bintang. Nantinya kawasan bekas IPAL gampong Pande menjadi destinasi wisata baru di kota Banda Aceh karena disana juga terdapat makam kepala pelabuhan atau Syahbandar Aceh abad ke-12 Hijriah, yaitu Syahbandar Mu’tabar Khan.

Baca selengkapnya...

 

LSM Indonesia Law Enforcement Monitoring, Tuding Dugaan Pengaturan Lelang Proyek di PTPN V

KOPI, Pekanbaru- Ditempat kerjanya , Kang mas Sutisyoso menuturkan “ Direktur Utama , manajemen , pegawai BUMN (Badan Usaha Milik Negara ) ikut menga…
 

SOGO Buka Gerai Ke-18 di Karawaci, Tangerang

KOPI, Jakarta - Perusahaan pengelola ritel SOGO Department Store, PT. Panen Lestari Internusa kembali membuka gerai SOGO Department Store yang ke-18 d…

Baca selengkapnya...

 

Industri Perikanan Pengolahan Tuna Aceh Persiapkan Pabrik baru di Lampulo

KOPI, Banda Aceh - Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo merupakan salah satu pelabuhan perikanan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan sentra kegiatan bisnis perikanan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Seringkali hasil laut yang didapat oleh nelayan di kawasan Banda Aceh dan sekitarnya tidak dapat ditampung dengan maksimal. Hasil tangkapan berlebih tetapi hasil melimpah itu belum didukung fasilitas Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo Banda Aceh. Hal ini karena cold storage (ruang pendingin ikan) PT Aceh Jaya Lampulo Bahari hanya berkapasitas 50-100 ton.

Baca selengkapnya...

 

Loyalitas Pawoon & Ponta untuk Usaha Kecil Menengah Indonesia

altKOPI - Pawoon adalah platform Point - Of - Sale atau aplikasi kasir berbasis cloud untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Pawoon hadir untuk membantu …

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...

Pengamat Pilkada Jawa Timur : Ramalan, Prediksi Kofifah Terpilih sebagai Gubernur Jatim
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawa Timur – Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) propinsi Jatim pertarungan dua partai besar yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dengan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) . Teks Foto. Peserta Pilkada Jawa Timur. (foto.net) Khofifah Indar Parawangsa kader PKB, Emil Dardak (Bupati Trenggalek) merupakan kader PDI-P. Begitu pula Saefullah Yusuf yang kerap disapa Gus Ipul politisi PKB serta Puti Soekarno (PDI-P) cucu presiden NKRI... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Jawa Barat : Ridwan Kamil Terpilih sebagai Gubernur
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawabarat - Pencabutan nomor urut peserta calon Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018 Propinsi Jawa Barat . KPU (Komisi Pemilihan Umum) Propinsi Jawa barat akan menggelar rapat pleno pengundian nomor urut calon gubernur Jabar malam ini pukul 19.00 di Gedung Youth Centre Sport Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda nomor 140, Kota Bandung, pada Selasa malam (13/2). Teknis pengundian kali ini berbeda dengan Pilgub sebelumnya, karena... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Riau: Incumbent Terpilih Kembali
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Usai sudah penetapan nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2018-2023. Berlangsung pada hari Selasa (13/2/2018) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Rapat Pleno pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, DR. H. Nurhamin, S.Pt. MH. 1). Nomor urut Satu Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar - Edy... Baca selengkapnya...

Surat Terbuka for Dewan Pers II: Ada Saweran Berita Tayang
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Salam anak negeri Merdeka…merdeka 33x , Selamat Hari Pers Nasional (HPN) . Pers Indonesia belum bebas masih terkekang. Saat ini organisasi wartawan yang diakui oleh Dewan Pers hanya Tiga organisasi Pers yakni PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia, IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia). Yang heranya Organisasi wartawan yang lain tidak diakui oleh Dewan Pers. Tinggi pula posisi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

“Nyanyian” Setnov Seret Nama SBY, Ibas Terkait Proyek KTP Elektronik
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Diluar negeri mantan Presiden masuk penjara seperti Presiden Korea Selatan Roh Tehwu, negara Maladewa. Apakah di NKRI (Negara kesatuan Republik Indonesia) ingin mengikuti jejak negara lain bro. Tanyakan kepada rumput yang bergoyang” cakap Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan Pepi. Jangan lupa bro bagi-bagilah komisi duit dari proyek KTP-El tersebut. Setelah... Baca selengkapnya...

Prof Dedi, Promotori Fatia hingga raih predikat Cum Laude pada bidang Ilmu Matematika
Kamis, 08 Pebruari 2018

  KOPI, Yogyakarta - Mendengar kata matematika,  sebagian  orang langsung mengurangi volume untuk meneruskan keingintahuannya  mengenai ilmu eksak yang terpersepsikan hal yang  rumit dan rumus-rumus yang sulit pula.  Namun itu tidak berlaku dengan Fatia Fatimah, ketertarikannya pada ilmu Matematika sedari Sekolah Dasar (SD) dan dilanjutkan mengambil program doktoral pada jurusan matematika.   Alhasil ilmu matematika mengantarkanya... Baca selengkapnya...

Jumpa Pers Aliansi Mahasiswa, Pemuda Dan Rakyat Papua
Jumat, 02 Pebruari 2018

KOPI, Waena - Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Papua melaksanakan kegiatan Jumpa Pers di Primagarden Waena Kelurahan Waena, Distrik Heram terkait dengan dinamika yang berkembang di Indonesia dan Papua khususnya Fenomena Kejadian Luar biasa (KLB) di beberapa daerah di Papua, Jumat (2/2). Kegiatan Jumpa Pers tersebut dikoordinir oleh Stenly Salamhu Sayuri (Ketua Umum) di dampingi oleh Edowardo Rumatrai (Anggota), Kornelius Mandenas... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALBuku Sejarah dari Seorang Sahabat Turki.....
15/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Hubungan harmonis antara Aceh dan Turki sudah ada sejak dahulu. Pada zaman Sultan AlQahar kerajaan Aceh secara resmi menjalin persahab [ ... ]



NASIONALPererat Kerjasama Bilateral Indonesia-Ma.....
14/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Mounia Boucetta (Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kerajaan Maroko) melakukan kunjungan ke beberap [ ... ]



DAERAHDiduga Kepala Desa Sibuak Alergi LSM dan.....
22/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar - Tiga pilar  Pemerintahan  Demokrasi  dipilih lansung oleh Rakyat yakni : Presiden dan wakil Presiden ,  Kepala Daerah  (Red. Guber [ ... ]



PENDIDIKANAlumni ITB dan Al Azhar Kukuhkan Aliansi.....
22/02/2018 | Abdullah/YM

KOPI, Jakarta - Alumni Al Azhar dan Institute Teknologi Bandung (ITB) bersinergi membentuk Aliansi Strategis untuk  “Bangun Bangsa”, Rabu (21/0 [ ... ]



EKONOMIWamenlu Bahas Kerjasama Bilateral Dengan.....
13/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, Selasa (13/02) menerima kunjungan bilateral dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia B [ ... ]



HANKAMOknum TNI AL Koptu AB Berpakaian Loren.....
13/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Surabaya - Ditempat kerjanya Geng Suang menuturkan “ Yang merusak nama korp TNI (Tentara Nasional Indonesia) yakni oknum personel tersebut. S [ ... ]



OLAHRAGA30 Tahun Vakum, Porwada Jabar Kembali B.....
29/01/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Sebanyak 17 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Kota-Kabupaten serta dua Pokja PWI Kota Bandung dan Gedung Sate sudah menyatakan iku [ ... ]



PARIWISATAValentine’s Gala Dinner Imlek 2569 di .....
21/02/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Program acara Valentine’s Day Gala Dinner IMLEK 2569, prosesi makan malam, serta berkumpul dengan keluarga besar, sambil menikmati [ ... ]



POLITIKKubu PPP Aceh Kembali Bersatu.....
23/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta-Beberapa waktu yang lalu PPP (Partai Persatuan Pembangunan) terjadi konflik antar pengurus. Hal ini juga berimbas hingga ke seluruh Indo [ ... ]



OPINIKetika Para Guru Mengungkapkan dengan Ju.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Sumba, “Saya belum mampu mengelola kelas dengan baik ketika anak-anak ribut. Saya jarang membuat media sendiri yang bisa [ ... ]



PROFILKilas Balik 14 Tahun Usia Facebook, Dul.....
14/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Amerika Serikat – Dulu The Facebook awalnya tampilan layar biru putih untuk kalangan mahasiswa Harvard saling berkomunikasi dan bertemu den [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAnak diberi Nama “Fastpay” Pasangan .....
15/02/2018 | Fariz Ragil Ramadhani
article thumbnail

KOPI - Apalah arti sebuah nama, begitu kata pujangga. Hal ini tidak berlaku bagi keluarga Soebarno (43) Warga Sumberjaya Majalengka Jawa Barat. Baginy [ ... ]



ROHANIDengan Shalat Masalah Mudah Terselesaika.....
23/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Namanya juga hidup di dunia fana. Pastilah selalu saja ada masalah. Baik itu masalah ringan maupun masalah berat. Aneh juga ada orang tem [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATICuitan @kun Susi Juliana Tentang Pernik.....
18/02/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Duri – Cuitan @ akun Facebook milik Susi Juliana Simanjuntak alias Dek Yuli S, viral di medsos dan sudah dibagikan oleh ribuan orang. Isi cur [ ... ]



SERBA-SERBIBupati Kampar Azis Zainal : Skala Prior.....
22/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) wilayah Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.