November 2011, Ekspor Kepri Turun 21,12 Persen
KOPI, Tanjungpinang - Kegiatan Ekspor Provinsi Kepulauan Riau pada bulan November 2011 tercatat di Kantor BPS Kepri mengalami penurunan sebesar 21,12 persen dibanding Oktober 2011. Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau pada November 2011 mencapai US$1.255,76 juta atau mengalami penurunan sebesar 21,12 persen dibanding ekspor Oktober 2011 sebesar US$1.591,90 juta.
Namun nilai ekspor tersebut bila dibanding dengan ekspor November 2010, ekspor November 2011 justru mengalami kenaikan sebesar 9,28 persen. Turunnya nilai ekspor November 2011 disebabkan oleh turunnya ekspor komoditi non-migas, yaitu turun sebesar 33,20 persen atau berkurang US$354,80 juta. Sementara ekspor komoditi migas justru mengalami kenaikan sebesar 3,57 persen (US$18,66 juta).
Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau November 2011 mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan keadaan bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu naik sebesar 9,28 persen yang diakibatkan oleh naiknya ekspor komoditi migas sebesar 68,38 persen (US$220,05 juta). Sementara ekspor komoditi non-migas mengalami penurunan sebesar 13,71 persen (US$113,40 juta).
Kepala Kantor BPS Kepri Syafril Said menyebutkan bahwa Ekspor non-migas Provinsi Kepulauan Riau terbesar bulan November 2011 disumbang oleh golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar US$203,08 juta, peranannya terhadap ekspor non-migas sebesar 28,45 persen. Nilai ekspor golongan mesin/peralatan listrik pada bulan November 2011 mengalami penurunan sebesar 22,02 persen dibanding dengan bulan sebelumnya yang mencapai US$260,41 juta.
Golongan barang lainnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor non-migas Provinsi Kepulauan Riau selama bulan November 2011 adalah golongan barang mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) sebesar US$108,77 juta dan peranannya terhadap total ekspor non-migas sebesar 15,24 persen; minyak dan lemak hewan/nabati (HS 15) sebesar US$74,00 juta (10,37 persen); benda-benda dari besi dan baja (HS 73) sebesar US$57,59 juta (8,07 persen); kapal laut (HS 89) sebesar US$47,99 juta (6,72 persen); bijih, kerak, dan abu logam (HS 26) sebesar US$38,88 juta (5,45 persen); berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$30,58 juta (4,28 persen); perangkat optik (HS 90) sebesar US$27,84 juta (3,90 persen); kendaraan dan bagiannya (HS 87) sebesar US$15,59 juta (2,18 persen); serta golongan barang timah (HS 80) sebesar US$14,03 juta (1,97 persen).
Sedangkan dilihat dari Negara Tujuan ekspor Provinsi Kepulauan Riau selama bulan November 2011 dengan nilai terbesar masih ke negara Singapura yaitu mencapai US$791,04 juta atau sebesar 62,99 persen dari total ekspor November 2011. Ekspor ke Singapura pada bulan ini mengalami penurunan dibanding keadaan bulan Oktober 2011, yaitu turun sebesar 5,59 persen.
Tujuan ekspor Provinsi Kepulauan Riau selama bulan November 2011 dengan nilai terbesar kedua, yaitu ke negara Australia dengan ekspor sebesar US$65,14 juta atau sebesar 5,19 persen dari total ekspor November 2011. Ekspor ke Australia pada bulan ini mengalami penurunan sebesar 81,36 persen dibanding keadaan bulan Oktober 2011. Pangsa pasar tujuan utama ekspor Provinsi Kepulauan Riau November 2011 yang juga cukup berperan adalah negara India, Cina, Jepang, Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Spanyol, dan Perancis, dengan nilai ekspor masing-masing sebesar US$59,71 juta, US$59,31 juta, US$47,50 juta, US$47,47 juta, US$39,75 juta, US$24,26 juta, U$12,79 juta, dan US$10,71 juta. Sedangkan kontribusi negara tujuan ekspor lainnya hanya sebesar 7,81 persen dari total ekspor Provinsi Kepulauan Riau selama November 2011.Suwarno
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- CPO Primadona Ekspor Indonesia 2012
- USA Rencana Boikot CPO Indonesia
- Di Pasar, Ikan Laut Langka
- UED-SP Pancer Jaya Mampu Meraih Laba
- Sosialisasi Legalitas Kayu untuk Menuju Perdagangan Global Produk Kayu
- Investor Presentasikan Rencana Pembangunan Hotel Bintang Lima ke Gubri
- Jalan Desa Tasik Seminai Rusak Parah
- Rapat Paripurna I Bahas KUA dan PPAS APBK Aceh Timur TA 2012
- KJKS BMT Septa Bina Usaha Selenggarakan Rapat Anggota Tahunan VI
- ASEAN Green Hotel Recognition Award 2012
- ZTE Mendorong Penerapan LTE pada Consumer Electronics Show 2012
- Seagate Siap Demokan Perangkat Storage Terbaru di CES 2012
- RUPSLB PT. Hero Supermarket Setuju Pemecahan Nilai Nominal Saham
- PT Citra Kebun Raya Agri Tbk. Selenggarakan Paparan Publik
- Pengurus KUD Milik Bersama: Akibat Jalan Rusak Panen Sawit Gagal


























