ZTE Masih menjadi Pemimpin Industri untuk Teknologi Next-Generation PON

KOPI, Jakarta, 8 Februari 2012 –ZTE Corporation (“ZTE”) (H share stock code: 0763.HK / A share stock code: 000063.SZ), sebuah perusahaan global publik penyedia perangkat telekomunikasi dan solusi-solusi jaringan terdepan di dunia, masih mempertahankan kepemimpinannya dalam bidang peralatan Next-Generation PON (NG PON).
Di penghujung Q3 2011, ZTE memegang 100 persen pangsa pasar dunia untuk penjualan peralatan Next-Generation PON dan menjadi perusahaan telekomunikasi pertama di dunia yang menjual peralatan OLT dan ONT/ONU pada kuartal tersebut.
“Pada Q3 2011, ZTE melaporkan penjualan pertama di dunia untuk peralatan 10G-EPON, yang sekaligus menandai dimulainya jaman Next-Generation PON,” kata analis OVUM, Kamalini Ganguly dalam laporan pangsa pasar FTTx per kuartal Q3 2011. “Itu juga merupakan tonggak bersejarah dalam usaha kita menuju kapasitas bandwidth yang lebih tinggi lagi.”
Di Indonesia, teknologi G PON sudah diterapkan sejak tahun 2010 untuk meningkatkan kapasitas bandwidth jaringan backhaul yang dimiliki oleh salah satu operator telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya akan akses Internet berkecepatan tinggi, IP TV dan game on-line.
“Pencapaian kami dalam teknologi PON adalah bukti dari usaha keras yang dilakukan oleh R&D ZTE selama beberapa tahun terakhir,” kata Vice President ZTE, Xu Ming. “Kami sangat bangga akan fakta bahwa solusi NG PON semakin mengedepankan posisi kami dalam bidang ini,” tambahnya lagi.
Produk akses optik xPON dari ZTE sudah sangat luas penggunaannya, mencapai 93 juta saluran dan lebih dari 47 juta portal broadband yang sudah dipasang di seluruh dunia. Pada akhir tahun 2011, ZTE memenangkan hak selama tiga tahun dari Program 863 di Cina untuk memimpin grup dari beberapa institusi dalam meriset akses jaringan optis dan evolusi teknologi.
ZTE juga merupakan pemimpin industri dalam bidang NG PON2. Perusahaan ini merupakan vendor pertama yang meluncurkan sistem WDM PON berbasis laser yang bisa diatur, pada bulan Maret 2009, dan mengembangkan pesawat pancarima ONU yang tidak berwarna dan bisa disesuaikan serta terarah pada teknologi TWDM, untuk yang pertama kalinya dalam industri telekomunikasi. Perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Shenzen, China ini juga berkontribusi aktif dalam menciptakan standar akses optis dan mengajukan proposal mengenai XG-PON dan NG-PON2 terbanyak kepada FSAN sepanjang tahun 2008 sampai 2010.
Selain itu, ZTE juga merupakan Pemimpin Redaksi untuk pembuatan dokumen teknis mengenai OFDM-PON yang dikerjakan bersama-sama dengan FSAN Group pada bulan September 2011, dengan demikian memperkuat posisinya sebagai periset yang paling penting dalam industri telekomunikasi.
Informasi lebih lanjut mengenai ZTE dapat diakses oleh konsumen di website ZTE yang beralamat di http://www.zte.co.id, juga bisa melalui @ZTE_Indonesia di Twitter, mendaftar menjadi fans ZTE_Indonesia di Facebook atau melalui panggilan telepon ke Call Center ZTE di (021-2994 2006).
Sumber : Press Release Fortune PR
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Rendahnya Subsidi Pangan, Picu Kenaikan Harga Beras
- Asas Keuangan Islam Perlu Didudukkan Lagi
- Disnaker Harus Turun Tangan
- Pemecahan Nominal Saham PT. Inovisi Infracom Tbk.
- Seagate Technology Laporkan Keuangan Kuartal Fiskal Kedua 2012
- ZTE Pertahankan Kepemimpinan Pasar CPE di 3Q11
- ZTE Luncurkan Smartphone ZTE Racer II
- D-Link Luncurkan DWR-112 Router Nirkabel Teknologi 3.5G
- D-Link Luncurkan DWR-530 – Router Modem Wireless N 150 HSUPA
- D-Link Luncurkan HomePlug AV Mini Adapter
- Januari 2012 NTP Kepri Naik 0,39 Persen
- November 2011, Ekspor Kepri Turun 21,12 Persen
- CPO Primadona Ekspor Indonesia 2012
- USA Rencana Boikot CPO Indonesia
- Di Pasar, Ikan Laut Langka


























