Pemkot Tangerang Blacklist 11 Pengusaha
KOPI, TANGERANG - Sebanyak 11 kontraktor nakal masuk dalam daftar hitam (blacklist) rekanan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang karena tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya sesuai kontrak pada tahun lalu. Ke 11 kontraktor tersebut tidak akan diizinkan Pemkot mengikuti tender proyek 2012. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kota Tangerang Syaiful Rohman, Senin (1/2).
Menurutnya, pada tahun ini, sistem pelelangan online melalui Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) secara otomatis akan menolak perusahaan jasa kontruksi, yang tahun lalu dinyatakan tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya. “Sudah ada 11 kontraktor yang diblacklist. Mereka melanggar kontrak karena tidak bisa menyelesaikan proyek. System kami sudah merekam data 11 kontraktor tersebut, sehingga otomatis tidak dapat mengikuti pelelangan kembali,” katanya
Kedepannya, kat Syaiful, sistem pelelangan dengan LPSE pada tahun ini akan lebih diselektif lagi sehingga hanya pemborong yang memenuhi standar dan kualifikasi yang dapat masuk dan memenangkan tender. Pihaknya akan lebih hati-hati dalam melakukan penjaringan pemenang proyek.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Infomedia Gencar Lakukan Ekspansi Bisnis
- ZTE Masih menjadi Pemimpin Industri untuk Teknologi Next-Generation PON
- Rendahnya Subsidi Pangan, Picu Kenaikan Harga Beras
- Asas Keuangan Islam Perlu Didudukkan Lagi
- Disnaker Harus Turun Tangan
- Pemecahan Nominal Saham PT. Inovisi Infracom Tbk.
- Seagate Technology Laporkan Keuangan Kuartal Fiskal Kedua 2012
- ZTE Pertahankan Kepemimpinan Pasar CPE di 3Q11
- ZTE Luncurkan Smartphone ZTE Racer II
- D-Link Luncurkan DWR-112 Router Nirkabel Teknologi 3.5G
- D-Link Luncurkan DWR-530 – Router Modem Wireless N 150 HSUPA
- D-Link Luncurkan HomePlug AV Mini Adapter
- Januari 2012 NTP Kepri Naik 0,39 Persen
- November 2011, Ekspor Kepri Turun 21,12 Persen
- CPO Primadona Ekspor Indonesia 2012


























