Eksekusi Rumah Pensiunan TNI Diduga Langgar HAM

0
22

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Forum Komunikasi Keluarga Kostrad akan mengadukan ke Komnas HAM terkait dengan dugaan pelanggaran HAM dalam pelaksanaan pengosongan rumah pensiunan TNI di Komplek Konstrad, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan sejak sepekan terakhir ini.

 

Demikian dikatakan anggota Forum Komunikasi Keluarga Kostrad, Deny Setiawan kepada Pewarta-Indonesia di Jakarta, Selasa (2/6).

Deny mengatakan, pelanggaran HAM tersebut terjadi saat terkuncinya lima anggota keluarga Siregar selama 13 jam yang dilakukan oleh pihak TNI karena mereka menolak untuk dieksekusi. Menurutnya, penolakan itu dilakukan karena dua anggota keluarga mereka sedang sakit dan belum ada tempat penampungan lain bagi mereka.

Selain eksekusi dilakukan terhadap keluarga pensiunan TNI, terdapat juga keluarga mereka yang menjadi pahlawan Anumerta karena wafat saat menjalankan tugas. Hal ini, kata Deny, jelas menyalahi aturan prinsip yang ada, dimana semestinya keluarga pahlawan Anumerta seharusnya mendapatkan fasilitas dan jaminan hidup dari pemerintah serta bukan untuk dieksekusi.

Forum Komunikasi Keluarga Kostrad juga menduga adanya unsur politis dalam eksekusi yang terjadi beberapa hari lalu.

Selain akan mengadu ke Komnas HAM, Forum Komunikasi Keluarga Kostrad juga akan meminta mediasi kepada Menteri Pertahanan dan Keamanan agar eksekusi rumah mereka diundur menjadi dua tahun kedepan, guna mempersiapkan pengganti dan persiapan rumah pindah mereka.