Satgas Konga XXIII-D Latihan Gladi Lapang

0
36

Pewarta-Indonesia, Bandung (31/10) – Sebanyak 850 personel Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/Indobatt) yang dipersiapkan menggantikan Satgas Konga XXIII-C/UNIFIL di Republik Lebanon, Sabtu (31/10) melaksanakan latihan Gladi Lapang atau Latihan Aplikasi, di daerah Saguling, Rajamandala, Pusdikif Cipatat Bandung, Jawa Barat.

Menurut Dansatgas Konga XXIII-D/Unifil – Letkol Inf Andi Perdana Kahar, bahwa tujuan dari pada Gladi Lapang ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manuver lapangan dan keterampilan operasional prajurit dalam bidang taktik dan teknik militer yang disesuaikan dengan standart PBB, sehingga mampu melaksanakan tugas operasi pemeliharaan pada misi PBB secara professional. Oleh karena itu, prajurit-prajurit TNI yang akan berangkat ke Lebanon harus dapat membedakan antara tugas sebagai penghancur musuh dan pemelihara perdamaian (Peace Keeping Forces). Jadi setiap prajurit harus tahu tugas pokoknya dan menguasai Standar Operating Procedure (SOP) serta Role of Engagement (RoE) yang ditetapkan oleh PBB.

Disamping itu, mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan setiap prajurit TNI agar dapat memahami situasi terakhir daerah operasi di Lebanon ; menguasai dan mahir melaksanakan ilmu medan ; menguasai dan mahir melaksanakan komunikasi dalam prosedur operasi pemeliharaan perdamaian ; memahami dan mampu melaksanakan Hukum Humaniter dan HAM; menguasai dan mahir melaksanakan prosedur, tehnik dan taktik sesuai dengan Standardized Generic Training Module (SGTM); serta menguasai dan mahir melaksanakan tindakan sesuai dengan Standardized Tactical Incident Reaction (STIR), tambah Letkol Inf Andi.

Sedangkan materi-materi pelajaran meliputi : Prosedur komando pengendalian operasi dan koordinasi ke satuan atas dan satuan tetangga; Taktik dan teknik fungsi Kompi Mekanis di daerah operasi pada misi pemeliharaan perdamaian; Prosedur tugas dan operasi dalam melaksanakan tugas pada misi pemeliharaan perdamaian PBB; Mengatasi rintangan dan gangguan selama melaksanakan tugas sesuai produser PBB.