Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

HUKUM & KRIMINAL

Tiga Orang Pelaku Perampokan Toke Getah Ciduk Polisi, Tiga Orang Lagi DPO Polisi

KOPI, Pasirpangaraian - Tim Burpok (Pemburu Rampok) melakukan Patroli ke wilayah Rokan Hulu. Dua minggu melakukan pencarian enam orang perampok melaku…
 

Dobel Anggaran di Diknas Kendal, Lolos dari Jeratan Hukum

KOPI, Kendal - Perkara yang membelit kabupaten Kendal dalam menerapkan anggaran dianggap kurang bisa memadai, karena masih banyaknya tumpang tindih ol…

Baca selengkapnya...

 

Kepsek SMAN 6 Pekanbaru Diduga Korupsi Pengadaan Komputer Gunakan Dana BOS

KOPI, Pekanbaru – Kepala Sekolah SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 6 kota Pekanbaru, Drs. Syamwar, telah dilaporkan salah satu ormas nasional perwa…
 

Kinerja Ombusman Aceh Selama Tahun 2017

KOPI-Banda Aceh, Memasuki awal tahun 2018 maka Ombudsman RI Perwakilan Aceh menjalin silaturahmi dengan para jurnalis terkait kinerja selama setahun terakhir.

Dalam acara Ngopi Bersama Wartawan Peduli Pelayanan Publik disalah satu cafe yang mengambil thema,"Iktibar 2017 Menuju Kemaslahatan 2018."

Hadir juga Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husin, Koordinator Bidang Pencegahan, Ayu Parmawati Putri dan Koordinator Penyelesaian Laporan, Rudi Ismawan. Ini adalah periode kedua Taqwaddin Husin menjabat sebagai Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh.

Ada beberapa hal yang disorot oleh Ombudsman Aceh yaitu masalah APBA yang berlarut pembahasannya. Padahal Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) bagaikan mesin bagi beroperasinya pelayanan publik.

Hal ini harus segera dituntaskan agar kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan dapat dilaksanakan dengan baik. Masalah KUA dan PPAS yang belum pas dengan RPJM Gubernur Aceh pasangan Irwandi - Nova harus segera diselesaikan.

Ombudsman Aceh memandang agar DPRA dan Pemerintah Aceh untuk segera membahas dan mengesahkan APBA demi kemaslahatan pelayanan bagi seluruh masyarakat Aceh.

Dibidang pelayanan publik selama 2017 seperti pelayanan di rumah sakit di Aceh yang dinilai masih buruk dan banyak perawat tidak berkompeten.

Salah satunya seperti yang terjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil. Baru-baru ini muncul kasus mengemparkan di mana ada bayi yang meninggal karena tidak ada petugas atau perawat yang bisa memasang infus pada bayi.

Penyelesaian Laporan oleh masyarakat ke Ombudsman Aceh dari 23 kabupaten kota di Aceh hanya 12 kabupaten yang masuk laporannya, 11 daerah Lainnya masih kurang mungkin keterbatasan akses pelaporan.

Subtansi pelaporan yaitu tentang pelayanan kepegawaian dengan total 51 laporan. Penyelesaian laporan ditingkat penyelesaian yang dilakukan Ombudsman Aceh dari jumlah laporan yang masuk berjumlah 203 laporan, 129 laporan telah diselesaikan. Selebihnya, 174 laporan masih dalam proses. Sedangkan yang terbanyak dilaporkan adalah pelayanan publik pemerintahan kabupaten/kota.

Artinya tingkat penyelesaian laporan mencapai angka 62%, serta 38% laporan masih dalam tahap proses artinya bukan mantras, atau tidak ditindaklanjuti tetapi masih by proses dan tidak bisa dilakukan sekali proses, tetapi harus dilakukan koordinasi.

Anggaran operasional Ombudsman Aceh di tahun 2017 Rp. 814.672.000 dengan penyerapan sebesar Rp 805.801.688 (98,91%). mencakup wilayah kerja 23 kabupaten di Aceh, SDM 15 orang terdiri 1 Orang Kepala Perwakilan, 2 Orang PNS, 9 Orang Asisten, dan 3 Orang staf lainnya.

Pemko Banda Aceh diakhir tahun 2017 juga mendapat penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi terhadap standar pelayanan publik dari Ombudsman Republik Indonesia dengan nilai rata-rata 92,81 dan berada di zona hijau. Rachmad Yuliadi Nasir WA:0888.7211.300

 

Serangkaian Kegiatan Budi Waseso Kepala BNN ke Aceh

KOPI,Banda Aceh-Masalah narkoba tentu merupakan pekerjaan besar bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Aceh yang terkenal dengan ganja nomor satu di dunia harus dihilangkan persepsi buruk demikian. Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H datang langsung ke Aceh untuk melakukan kunjungan Kerja (kunker). Kepala BNN pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, dikenal juga dengan sebutan "BUWAS."

Budi Waseso (Buwas) pernah juga menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri. Setelah ada sedikit persoalan politik akhirnya posisi Budi Waseso (Buwas) sebagai Kabareskrim Mabes Polri digeser menjadi Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional). Sedangkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat Komjen Pol Anang Iskandar bertukar tempat menjadi Kabareskrim Mabes Polri.

Dalam kunjungan kerja (kunker) kepala BNN pusat Budi Waseso (Buwas) ada beberapa agenda penting yaitu: Pada hari Rabu, 20 Desember 2017, Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, tiba di Aceh langsung menuju Mapolda Aceh, bertemu dengan Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak dan para staf. Kemudian dilaksanakan Apel Gabungan Pemuda Anti Narkoba dan pengucapan ikrar anti narkoba dihadapan kepala BNN Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H; dengan thema,"Saatnya Pemuda Aceh Bergerak dan Menyatakan Lawan Narkoba." Selanjutnya menuju Kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh acara Pengukuhan Relawan Anti Narkoba dan pemberian kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa.

Pada malam harinya kepala Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kantor BNNP Aceh untuk bertemu dengan Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, beserta segenap staf dan perwakilan BNN kota/kabupaten sedaerah Aceh. Ramah tamah, makan malam bersama dengan hidangan khusus ikan bakar, gulai bebek, penganugerahan penghargaan bagi PNS BNN kota/kabupaten, pemberian mobil dinas untuk BNN kota/kabupaten.

Negara Indonesia tidak boleh kalah dengan mafia narkoba. Seperti yang terjadi di kolombia, negara tersebut kalah dalam melawan mafia/kartel narkoba. Setelah Badan Khusus Narkoba Amerika Serikat, Drug Enforcement Administration (DEA) turun tangan bersama 30.000 marinir dengan persenjataan lengkap barulah mafia/kartel narkoba di kolombia berhasil ditangani.

Nasir Djamil dari Komisi III DPR RI mengakui bahwa saat ini BNN Pusat telah menjalin kerjasama yang harmonis. Kedepan perlu orang-orang yang lebih GANAS daripada BUWAS untuk memberantas narkoba di Indonesia. Karena dalam beberapa waktu lagi kepala Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, sudah berakhir masa jabatannya. Makanya perlu dicari orang untuk memimpin BNN Pusat yang singkatan namanya "GANAS."

BNN Pusat juga belum mempunyai gedung sendiri, di daerah Cawang itu bukan gedung BNN Pusat tetapi milik Mabes Polri dan sudah dua kali diminta Mabes Polri untuk dikembalikan. Bila sudah tiga kali gedung BNN Pusat diminta oleh Mabes Polri maka BNN Pusat akan pindah dan berkantor di Istana Negara.

Saat ini ada lahan tanah yang diberikan oleh Presiden Indonesia untuk kantor baru BNN Pusat di kawasan Tanah Abang. Lahannya masih kosong dan belum dibangun, belum ada anggaran khusus. BNN Pusat juga akan membangun Laboratorium khusus dan Pusdiklat khusus untuk memberantas narkotika di Indonesia.

Pada hari Kamis, 21 Desember 2017, Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, beserta segenap staf menuju kawasan bekas lahan ganja di Lamteuba Aceh Besar. BNN Pusat saat ini bekerja sama dengan Kementerian Pertanian membuat program alih fungsi lahan tanaman ganja menjadi tanaman pangan di Aceh Besar.

Disini dilaksanakan program Grand Design Alternative Development (GDAD) semoga dapat meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat Aceh yang hidup dikaki gunung seulawah yang dahulu petani ganja.

Masyarakat yang sebelumnya pernah terlibat menanam ganja diharapkan dapat beralih ke sekor pertanian yang lebih produktif. Yaitu dengan menerapkan kebijakan untuk mendorong masyarakat agar tidak lagi terjerumus dalam bisnis obat terlarang ini dengan memberi mereka berbagai bentuk pelatihan dan pemberdayaan.

Lahan yang digunakan seluas 20 hektar dan ditanami jagung perdana. Hadir juga Menteri Pertanian Dr.Ir.Andi Aran Sulaiman, MP. Kementrian Pertanian akan memberikan bantuan kepada masyarakat melalui Dinas Pertanian Aceh berupa alat-alat pertanian diantaranya, traktor, pompa air dan bibit palawija. Program Grand Design Alternative Development (GDAD) adalah pilot project pertama BNN Pusat yang diterapkan di Indonesia dan nantinya bisa menjadi kawasan agrowisata.

Pada malam harinya dilaksanakan acara ramah tamah di pendopo Gubernur Aceh, Anjong Mon Mata. Acara makan malam bersama, pergelaran tarian Aceh dan pemberian penghargaan BNN Pusat kepada Gubernur Aceh, Keuchik Lamteuba, Bank Aceh, Bupati Aceh Besar.

Dari hasil survei BNN Pusat ternyata biaya belanja narkotika mencapai angka Rp 250 Triliyun setahun dengan beragan jenis narkoba. Kepala BNN Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H; juga menyerahkan contoh jenis-jenis narkotika yang ada dalam suatu figura kepada pemerintah Aceh.

Stop narkoba sekarang juga karena narkoba menimbulkan kerusakan yang luar biasa di muka bumi dan masa depan anak bangsa Indonesia. Rachmad Yuliadi Nasir (SMS/WA: 0888.7211.300)

 

Koordinator Aksi Demo GMRB: Tuding Aspidsus Kejati Riau Pergi Umroh dengan Dana Suap

KOPI, Pekanbaru – Aksi Demo massa (GMRB) Gerakan Masyarakat Riau Bersatu yang dilaksanakan dua kali . Aksi pertama digelar pada tanggal Jumat (29/12…
 

Kuasai Asset Hotel BCC Dengan Cara Menipu, Petualangan Tjipta Fudjia Kini Berakhir di Penjara

KOPI, Jakarta – Tjipta Fudjia, pengusaha yang terkenal cerdik dan pandai mensiasati hukum ini akhirnya diringkus polisi. Rabu, 17 Januari 2017, Tjipta…

Baca selengkapnya...

 

LSM KPK Laporkan : Proyek Irigasi Kantor BWSS III Riau , Kecamatan Kelayang Amburadul ke Pusat

KOPI, Indragiri Hulu – Ketua Investigasi LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (KPK), Jekson JP Sihombing, terkait dugaan kejanggalan, kecurangan proyek r…
 

Kasus Penganiayaan Bocah Azratul Mangkrak di Polres Rokan Hilir Selama Hampir 5 Tahun

KOPI, Rokan Hilir - Ditempat kerjanya Pengamat Kepolisian Indonesia sebut saja namanya Tito Caniviah mengatakan “ Satu sisi Kapolri beserta Perwir…
 

Massa Amppak Demo Kejati Riau, Tangkap Segera Gubernur Riau Dugaan Terlibat Proyek SPAM dan RTH

KOPI, Pekanbaru – Puluhan orang massa menamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pekanbaru (Amppak) melakukan aksi unjuk rasa depan kantor Kejaksanaan T…
 

Puluhan Advokat Datangi Polsek Klojen Kota Malang

KOPI, Malang - uluhan Advokat yang tergabung dalam Ikatan advokat Indonesia atau Ikadin Malang beramai-ramai mendatangi Polsek Klojen, Kota Malang, Senin (08/01) siang.

Kedatangan para advokat berkaitan dengan kasus upaya pembacokan oleh seorang Guru SD terhadap Advokat bernama Su’ud.S.H. Mereka mendesak pihak penyelidik untuk segera menetapkan terlapor sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kapolsekta Klojen, Kompol Andi Yudha Pranata menyampaikan bahwa pihaknya akan obyektif dalam menangani kasus tersebut. “Kami akan se-obyektif mungkin. Saat ini masih proses penyelidikan, kita lihat dulu di TKP-nya seperti apa, kekuatan saksi dan lain sebagainya,” kata Andi Yudha P.

Lanjutnya, hasil penyelidikan kepolisian nanti akan segera disampaikan sesuai dengan kode etik kepolisian.

“Nanti saya sampaikan secara formal saja. Kami sebagai polisi akan selalu on the track,” tandasnya.

Informasi yang diterima, kejadian itu bermula saat Su’ud mendatangi sekolah tersebut, Jumat (05/01), Saat itu, Su’ud memberikan penjelasan terkait progres gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Diduga kesal dengan penjelasan itu, seorang guru berinisial An langsung mengayungkan celurit ke arah Su’ud. Beruntung Su’ud langsung menghindar, sehingga celurit tersebut tidak sampai melukai tubuhnya. (RN)

 

Tjipta Fudjiarta Digunduli Saat Ditahan di Polda Metro Jaya

KOPI, Jakarta - Tersangka penipuan jual beli dan penggelapan saham Hotel BCC Batam, Tjipta Fudjiarta, saat berada di sel tahanan Polda Metro Jaya Jaka…

Baca selengkapnya...

 

Tjipta Fudjiarta Resmi Ditahan di Rutan Metro Jaya Atas Penipuan Hotel BCC Batam

KOPI, Jakarta – Kuasa Hukum Korban penipuan Hotel BCC Batam Alfonso Napitupulu, memberikan keterangan pers di depan Dokkes Polda Metro Jaya, bahwa kli…

Baca selengkapnya...

 

Luar Biasa,,, Preman Proyek di Pemko Pekanbaru Diback-Up Walikota

KOPI, Pekanbaru- Sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadaan Lampu Sorot Penerangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Selasa (19/12/17) siang…
 

Kepala BNN Budi Waseso Tinjau Langsung Permasalahan Narkoba Aceh

KOPI,Banda Aceh, Masalah narkoba tentu merupakan pekerjaan besar bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Aceh yang terkenal dengan ganja nomor satu di dunia harus dihilangkan persepsi buruk demikian.

Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H datang langsung ke Aceh untuk melakukan kunjungan Kerja (kunker). Kepala BNN pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, dikenal juga dengan sebutan "BUWAS."

Budi Waseso (Buwas) pernah juga menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri. Setelah ada sedikit persoalan politik akhirnya posisi Budi Waseso (Buwas) sebagai Kabareskrim Mabes Polri digeser menjadi Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional).

Sedangkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat Komjen Pol Anang Iskandar bertukar tempat menjadi Kabareskrim Mabes Polri.Dalam kunjungan kerja (kunker) kepala BNN pusat Budi Waseso (Buwas) ada beberapa agenda penting yaitu: Pada hari Rabu, 20 Desember 2017, Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, tiba di Aceh langsung menuju Mapolda Aceh, bertemu dengan Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak dan para staf.

Kemudian dilaksanakan Apel Gabungan Pemuda Anti Narkoba dan pengucapan ikrar anti narkoba dihadapan kepala BNN Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H; dengan thema,"Saatnya Pemuda Aceh Bergerak dan Menyatakan Lawan Narkoba." Selanjutnya menuju Kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh acara Pengukuhan Relawan Anti Narkoba dan pemberian kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa.

Pada malam harinya kepala Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kantor BNNP Aceh untuk bertemu dengan Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, beserta segenap staf dan perwakilan BNN kota/kabupaten sedaerah Aceh. Ramah tamah, makan malam bersama dengan hidangan khusus ikan bakar, gulai bebek, penganugerahan penghargaan bagi PNS BNN kota/kabupaten, pemberian mobil dinas untuk BNN kota/kabupaten.

Negara Indonesia tidak boleh kalah dengan mafia narkoba. Seperti yang terjadi di kolombia, negara tersebut kalah dalam melawan mafia/kartel narkoba. Setelah Badan Khusus Narkoba Amerika Serikat, Drug Enforcement Administration (DEA) turun tangan bersama 30.000 marinir dengan persenjataan lengkap barulah mafia/kartel narkoba di kolombia berhasil ditangani. Nasir Djamil dari Komisi III DPR RI mengakui bahwa saat ini BNN Pusat telah menjalin kerjasama yang harmonis. Kedepan perlu orang-orang yang lebih GANAS daripada BUWAS untuk memberantas narkoba di Indonesia.

Karena dalam beberapa waktu lagi kepala Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, sudah berakhir masa jabatannya. Makanya perlu dicari orang untuk memimpin BNN Pusat yang singkatan namanya "GANAS." BNN Pusat juga belum mempunyai gedung sendiri, di daerah Cawang itu bukan gedung BNN Pusat tetapi milik Mabes Polri dan sudah dua kali diminta Mabes Polri untuk dikembalikan. Bila sudah tiga kali gedung BNN Pusat diminta oleh Mabes Polri maka BNN Pusat akan pindah dan berkantor di Istana Negara.

Saat ini ada lahan tanah yang diberikan oleh Presiden Indonesia untuk kantor baru BNN Pusat di kawasan Tanah Abang. Lahannya masih kosong dan belum dibangun, belum ada anggaran khusus. BNN Pusat juga akan membangun Laboratorium khusus dan Pusdiklat khusus untuk memberantas narkotika di Indonesia.

Pada hari Kamis, 21 Desember 2017, Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, beserta segenap staf menuju kawasan bekas lahan ganja di Lamteuba Aceh Besar. BNN Pusat saat ini bekerja sama dengan Kementerian Pertanian membuat program alih fungsi lahan tanaman ganja menjadi tanaman pangan di Aceh Besar.

Disini dilaksanakan program Grand Design Alternative Development (GDAD) semoga dapat meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat Aceh yang hidup dikaki gunung seulawah yang dahulu petani ganja. Masyarakat yang sebelumnya pernah terlibat menanam ganja diharapkan dapat beralih ke sekor pertanian yang lebih produktif. Yaitu dengan menerapkan kebijakan untuk mendorong masyarakat agar tidak lagi terjerumus dalam bisnis obat terlarang ini dengan memberi mereka berbagai bentuk pelatihan dan pemberdayaan.

Lahan yang digunakan seluas 20 hektar dan ditanami jagung perdana. Hadir juga Menteri Pertanian Dr.Ir.Andi Aran Sulaiman, MP. Kementrian Pertanian akan memberikan bantuan kepada masyarakat melalui Dinas Pertanian Aceh berupa alat-alat pertanian diantaranya, traktor, pompa air dan bibit palawija. Program Grand Design Alternative Development (GDAD) adalah pilot project pertama BNN Pusat yang diterapkan di Indonesia dan nantinya bisa menjadi kawasan agrowisata.

Pada malam harinya dilaksanakan acara ramah tamah di pendopo Gubernur Aceh, Anjong Mon Mata. Acara makan malam bersama, pergelaran tarian Aceh dan pemberian penghargaan BNN Pusat kepada Gubernur Aceh, Keuchik Lamteuba, Bank Aceh, Bupati Aceh Besar.

Dari hasil survei BNN Pusat ternyata biaya belanja narkotika mencapai angka Rp 250 Triliyun setahun dengan beragan jenis narkoba. Kepala BNN Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H; juga menyerahkan contoh jenis-jenis narkotika yang ada dalam suatu figura kepada pemerintah Aceh.

Stop narkoba sekarang juga karena narkoba menimbulkan kerusakan yang luar biasa di muka bumi dan masa depan anak bangsa Indonesia. Rachmad Yuliadi Nasir (SMS/WA: 0888.7211.300)

 

KNPI Aceh Ikrar Anti Narkoba di Hadapan Kepala BNN Budi Waseso

KOPI,Banda Aceh-Belakangan ini banyak sekali mafia narkoba yang digerebek oleh aparat keamanan baik dari kepolisian maupun langsung yang ditangani oleh BNNP Aceh. Para pemuda sebagai harapan masa depan bangsa sudah menjadi pecandu, ada juga yang menjadi penjual bagi rekan-rekannya.

Mereka menggunakan narkoba karena alasan sulitnya mendapatkan lapangan kerja. Kasus yang menghebohkan tentu saja dengan ditangkapnya anggota DPRA yang menggunakan narkoba. Ternyata narkoba sudah menjamah ke segala sektor, bahkan sekarang para pelajar sudah ada yang menggunakan benda yang sangat berbahaya itu. Kita sebagai generasi muda mari menjauh dari bahaya narkoba. KNPI Aceh terus menjalin kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh untuk mencegah maraknya peredaran gelap narkoba bagi pemuda terutama di kalangan pelajar.

Baru-baru ini juga terjadi penangkapan Ketua KNPI Nagan Raya Teuku Syahridal atau Popon (37) yang ditangkap aparat kepolisian Polres Nagan Raya di rumah Dinas Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Ketua KNPI Nagan Raya ini juga merupakan putra mantan Bupati Nagan Raya Teuku Zulkarnaini atau Ampon Bang serta Kadisbudparpora Kabupaten Nagan Raya. Popon bersama rekannya ditangkap usai melakukan pesta sabu-sabu di kompleks perkantoran pemerintah Nagan Raya. Dari hasil olah TKP ditemukan barang bukti bersama keduanya, satu paket kecil sabu-sabu seberat 0,33 gram. KNPI Aceh tidak akan mentolerir pengurus/anggota KNPI yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. KNPI Aceh sudah bertekad untuk memerangi segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Dilapangan Polda Aceh, Rabu 20 Desember 2017, segenap unsur pemuda yang terdiri dari KNPI Aceh, para Mahasiswa Unsyiah, para Mahasiswa UIN serta pelajar lainnya melakukan Apel Gabungan Pemuda Anti Narkoba dan mengucapkan ikrar anti narkoba dihadapan kepala BNN Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H; dengan thema,"Saatnya Pemuda Aceh Bergerak dan Menyatakan Lawan Narkoba."

Hadir juga Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, beserta segenap staf dan perwakilan BNN kota/kabupaten sedaerah Aceh, mantan Wagub Aceh Abu Bakar, Perwakilan DPD/DPR RI Prof Dr. Bachtiar Aly, para pengiat anti narkoba serta jurnalis cetak, online dan elektronik. Narkoba adalah bahaya yang nyata dimana peredaran narkoba adalah bahaya nyata yang harus ditangani secara dini yang harus bersama-sama untuk memberantas narkoba. Presiden Indonesia sudah menetapkan Indonesia darurat dan perang terhadap narkoba.

Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika saat ini merupakan masalah besar baik nasional maupun internasional. Dampak kerusakan yang ditimbulkan peredaran gelap narkoba digolongan dalam kejahatan yang luar biasa dan serius. Peredaran gelap narkoba bersifat lintas negara dan terorganisir sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak. Berbagai upaya yang dilakukan oleh dunia internasional termasuk Indonesia sendiri masih belum dapat mengurangi angka peredaran gelap narkotika yang dilakukan para mafia.

Untuk mencegah peredaran narkoba dan bahaya terhadap narkoba dengan cara menyampaikan pesan-pesan moral bahaya narkoba di dunia maya (sosmed), Panguyuban, lingkungan ormas dan lingkungan lainnya. Untuk memberantas narkoba segenap komponen bangsa harus anti narkoba dan jangan pernah takut kepada sindikat narkoba. KNPI Aceh supaya berperan aktif dalam kampanye menangkal peredaran narkoba di Aceh. Pemuda harus selalu membentengi diri dari bahaya narkoba, benda tersebut dapat merusak generasi bangsa.

Kepala BNN Pusat Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, juga melakukan ramah tamah dengan para jurnalis dan shalat dzuhur di masjid Mapolda Aceh, makan siang dan dilanjutkan pengukuhan relawan Anti Narkoba di UIN dan pemberian kuliah umum. BNN menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada para pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam melawan narkoba. Stop Narkoba sekarang juga. Rachmad Yuliadi Nasir (SMS/WA: 0888.7211.300)

 

Ramah Tamah Humas Polda Aceh Yang Baru Dengan Jurnalis

KOPI,Banda Aceh-Dalam melaksanakan suatu tugas penting di lingkungan Polda Aceh maka dituntut terjadinya hubungan yang harmonis atau kemitraan antara pihak humas Polda Aceh dengan para Jurnalis atau media massa.

Dalam jajaran Polda Aceh baru-baru ini telah dilakukan pergantikan personil antara humas Polda Aceh yang lama dengan humas Polda Aceh yang baru yaitu Kombespol Goenawan Dwianto, H.H., kepada Kombes Pol Misbahul Munauwar, SH. Serah terima jabatan (Sertijab) ini dilakukan di Lobby utama Mapolda Aceh oleh Kapolda Aceh Irjenpol Rio S Djambak, Banda Aceh Jumat, 8 Desember 2017. Mutasi tersebut berdasarkan surat telegram (ST) Kapolri, Jenderal Tito Karnavian yang dikeluarkan pada Kamis, 16 November 2017.

Selanjutnya mantan humas Polda Aceh yang lama Kombes Pol Goenawan Dwianto‎, H.H., dimutasikan ke Mabes Polri untuk mengemban jabatan barunya sebagai Kabagprodok Ro PID Divhumas Polri.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar, SH., sebelumnya mengemban jabatan sebagai Kasiagaops C Rodalops Sops Mabes Polri. Untuk menjalin kerjasama antara humas Polda Aceh yang baru dengan para Jurnalis maka diadakan pertemuan ramah ramah di Aula Polda Aceh, Jumat 29 Desember 2017.

Pertemuan resmi pertama Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar, SH., dengan para Jurnalis ini, humas Polda Aceh memperkenalkan diri dan membagi kontak komunikasi untuk para Jurnalis serta tukar pikiran dan tidak membahas kasus-kasus.

Kedepannya humas Polda Aceh akan membangun kerjasama yang lebih erat lagi dengan para Jurnalis dan pihak humas Polda Aceh sedang mempersiapkan ruangan khusus untuk para Jurnalis atau suatu ruangan Media Center yang baru.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar, SH., siap membuka segala kesumbatan informasi dilingkungan Polda Aceh untuk diketahui oleh para Jurnalis. Jadi fungsi humas Polda Aceh adalah sebagai penghubung bagi para Jurnalis untuk mendapatkan data yang valid.

Pihak humas Polda Aceh juga sedang mempersiapkan laporan akhir tahun terhadap kinerja Polda Aceh sepanjang tahun 2017. Rachmad Yuliadi Nasir (SMS/WA: 0888.7211.300)

 

BNN Aceh Terapkan Kearifan Lokal Untuk Pencegahan Narkoba

KOPI,Banda Aceh-Berbicara tentang narkoba tentu saja tidak akan habis-habisnya. Tiap hari ada saja orang yang meninggal dunia gara-gara benda setan yang disebut narkoba. Seperti halnya daerah Aceh terkenal dengan ganjanya, bahkan ganja Aceh diakui sebagai salah satu ganja yang terbaik di dunia. Saat ini Aceh sudah darurat narkoba. Apalagi narkoba jenis shabu-shabu asal Malaysia masuk ke Aceh seperti hujan turun dari langit.

Dampak narkoba bagi otak penggunanya sangat menyusahkan. Apabila otak seseorang sudah dirusak oleh narkoba, maka rusaklah masa depannya karena dia tidak bisa memaksimalkan hidupnya dengan otak yang sudah rusak. Apabila ini terjadi pada generasi muda bangsa kita, maka rusaklah masa depan bangsa.

Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, dalam ramah tamah dengan para Jurnalis di Banda Aceh, Senin 18 Desember 2017, terkait beberapa masalah tentang peredaran narkoba dan kearifan lokal di Aceh mengungkapkan, "Apabila ada keluarga atau kerabat kita yang yang terlibat dalam Penyalahgunaan Narkoba, maka segeralah bawa ke BNN Provinsi Aceh untuk dipulihkan melalui rehabilitasi."

Kedepan direncanakan ada tiga panti (tempat) rehabilitasi yang akan dibangun di Aceh. Begitu pula pula BNN kota/kabupaten baru ada di BNN Kab. Pidie, BNN Kab. Bireun, BNN Kota langsa, BNN Kota Lhokseumawe, BNN Kab. Aceh Selatan, BNN Kab Gayo Lues, BNN Kota Sabang dan direncanakan akan dibangun BNN Kota Banda Aceh.

Dari empat juta pengguna narkoba maka ada 33 orang yang meninggal setiap harinya. Untuk penyalahguna dan pelaku pengedaran gelap narkoba akan berakhir pada 3 tempat yaitu: Rumah Sakit Jiwa, Penjara, dan Kuburan (Kematian). Pada bulan September 2017 ada juga penyeludupan narkoba asal Malaysia jenis sabu sekitar 133 kg dan 42.500 butir ekstasi yang digagalkan aparat BNN kota Lhoseumawe. Hingga Desember 2017 terungkap dari data BNN Aceh terkait narkoba ada 31 orang tersangka, shabu 391 kilogram dan ganja 610 kilogram. Untuk Provinsi Aceh dalam setahun terakhir sebesar 0,5 persen atau 1 dari 100 pelajar dan mahasiswa menyalahgunakan narkoba.

Sangat penting pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama generasi muda tentang bahaya dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sehingga mereka dapat melindungi diri, keluarga dan lingkungannya masing-masing. Kearifan Lokal dapat meningkatkan rasa tanggung jawab kita bersama dalam menjaga generasi kita dari bahaya narkoba.

Seni, Sejarah, Budaya dan Masjid (Agama) merupakan bahagian dari Kearifan Lokal yang harus kita hormati, kita jaga dan kita ingat selalu. Melalui Kearifan Lokal ini dapat meningkatkan rasa peduli kita semua terhadap ancaman yang dapat merusak kedamaian dan ketentraman kita. Begitu juga dengan ancaman bahaya Narkoba yang sudah sangat mengkhawatirkan yang berdampak akan hilangnya generasi bangsa kita khususnya Aceh. Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, sangat risau dan menyesalkan banyaknya bandar narkoba yang ada di Aceh ini menyumbang hasil dari penjualan narkotikanya untuk masjid. "Sudah semestinya pendapatan dari penjualan narkoba yang merupakan barang haram tidak semestinya disumbangkan untuk tempat ibadah, karena itu sama halnya dengan mempermainkan Ibadah," sebutnya.

Diharapkannya semua elemen masyarakat untuk bersama sama bergerak melawan penyalahgunaan narkoba. "Mari kita ke depan bersatu padu mencegah dan menjaga daerah kita dari bahaya narkoba. Patroli pencegahan dan pemberantasan narkotika yang simpatik. Mari bersama kita perangi narkoba, karena narkoba dapat merusak generasi muda kita. Rachmad Yuliadi Nasir (SMS/WA: 0888.7211.300)

 

Pengusaha Asal Medan Tersangkut Kasus Penipuan Jual Beli Saham Dan Aset Hotel BCC Batam

KOPI, Jakarta - Penyidik Bareskrim Polri segera melimpahkan berkas kasus dugaan penipuan saham Hotel BCC dan Residence dengan tersangka Tjipta Fudjiar…

Baca selengkapnya...

 

Wanted : Warga Pandau Deni Syahputra Mengaku Intel Kodam, Tipu Ratusan Juta

KOPI, Siak Hulu – Tim Burpok ( Tim Pemburu Rampok) sudah lama mencurigai gerak gerik seorang warga Perumahan Pandau Permai bernama Deni Syahputra (22…
 

Waspada ….Mobil Avanza Hitam BM 1627 RA Pelaku Perampokan Pedagang Emas

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya, Geng Sulung mengatakan “ Menjelang pergantiaan tahun baru seluruh unit waspada. Bagaimana nih komandaaan, kem…
 

LSM Topan-RI Resmi Laporkan Pembalak Liar ke Polisi

KOPI, Abung Timur, Lampung Utara -- Kasus pembalakan liar hutan dan lahan ternyata masih marak ditemukan di di Provinsi Lampung tepatnya di Kabupaten Lampung Utara. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TOPAN-RI Kabupaten Lampung Utara resmi laporkan oknum Ketua Koperasi Pelita Harapan Kepolres Lampung Utara karena diduga menjadi pelaku utama penebangan pohon didesa Dorowati Kecamatan Abung Timur Lampung Utara.

Baca selengkapnya...

 

Wanted … Dua Orang Napi Sangat Berbahaya Kabur dari Lapas Kelas II A Pekanbaru

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya, Geng Suang mengatakan “Yang membuat malu kinerja Kemenkumham melainkan oknum anggotanya sendiri . ini buktinya …
 

Fachrudin dan Fadil Seludupkan Shabu Seberat 46,87 Gram

KOPI, Banda Aceh - Peredaran narkoba di Aceh cukup rapi. Sebuah truk yang membawa narkoba jenis shabu berhasil diamankan oleh aparat keamanan.Hasil investigasi diinformasikan bahwa pada hari Sabtu 21 November 2017 sekitar jam 23:40 WIB, telah ditangkap 2 (dua) orang penyalahgunaan Narkotika jenis shabu dengan rincian sebagai berikut: Fahrudin Alias Dedek Bin Mahyudin (41 tahun), Petani / pekebun, Dusun Bandar Baru Mahligai Sekerak-Aceh Tamiang.

Baca selengkapnya...

 

Modus Penipuan Tawarkan Investasi Akhirnya Merampok Pengusaha Hotel

KOPI, Rokan Hulu – Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto melalui Kapolsek Kabun AKP Masjang Efendi saat ngobrol dengan wartawan, Senin (13/11/2017) mala…
 

Bong Pranoto dan PT Rajawali Langgar MoM Tender Proyek IIE Tahun 2013

KOPI, Jakarta - Kasus dokumen pengalaman kerja PT Teralindo Lestari yang dipalsukan pimpinan PT Rajawali Parama Konstruksi (RPK), Bong Pranoto, masih berjalan di persidangan. Kedua pihak yang bersengketa juga masing kukuh mempertahankan alasannya masing-masing.

Pun begitu, berdasarkan informasi dan data yang didapat wartawan di lapangan, ada sedikit kejanggalan yang tersingkap dari konstruksi alasan terdakwa Bong Pranoto bersama kuasa hukumnya di persidangan.

Bong Pranoto melalui kuasa hukumnya yakni Petrus Bala Pattyona dan Arno Gautama Harjono tetap mengatakan dokumen pengalaman kerja yang dilampirkan PT RPK di tender Indonesia International Expo (IIE) tahun 2013 adalah pengalaman produk pompa Amstrong di Indonesia. Bukan pengalaman kerja PT Teralindo Lestari.

Padahal berdasarkan salinan data Minutes of Meeting (MoM) tender IIE yang beredar di kalangan wartawan, pada poin 6 jelas tertulis ‘Tolong dilampirkan referensi kerja selama 5 tahun terakhir’. Penjelasan poin ini juga diikuti penegasan pada poin 12 di mana tertulis, ‘Hasil MoM tender dan klarifikasi saling mengisi dan bersifat mengikat’.

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...

Pengamat Pilkada Jawa Timur : Ramalan, Prediksi Kofifah Terpilih sebagai Gubernur Jatim
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawa Timur – Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) propinsi Jatim pertarungan dua partai besar yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dengan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) . Teks Foto. Peserta Pilkada Jawa Timur. (foto.net) Khofifah Indar Parawangsa kader PKB, Emil Dardak (Bupati Trenggalek) merupakan kader PDI-P. Begitu pula Saefullah Yusuf yang kerap disapa Gus Ipul politisi PKB serta Puti Soekarno (PDI-P) cucu presiden NKRI... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Jawa Barat : Ridwan Kamil Terpilih sebagai Gubernur
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Jawabarat - Pencabutan nomor urut peserta calon Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018 Propinsi Jawa Barat . KPU (Komisi Pemilihan Umum) Propinsi Jawa barat akan menggelar rapat pleno pengundian nomor urut calon gubernur Jabar malam ini pukul 19.00 di Gedung Youth Centre Sport Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda nomor 140, Kota Bandung, pada Selasa malam (13/2). Teknis pengundian kali ini berbeda dengan Pilgub sebelumnya, karena... Baca selengkapnya...

Pengamat Prediksi, Ramalan Pilkada Riau: Incumbent Terpilih Kembali
Sabtu, 17 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Usai sudah penetapan nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2018-2023. Berlangsung pada hari Selasa (13/2/2018) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Rapat Pleno pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, DR. H. Nurhamin, S.Pt. MH. 1). Nomor urut Satu Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar - Edy... Baca selengkapnya...

Surat Terbuka for Dewan Pers II: Ada Saweran Berita Tayang
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Pekanbaru – Salam anak negeri Merdeka…merdeka 33x , Selamat Hari Pers Nasional (HPN) . Pers Indonesia belum bebas masih terkekang. Saat ini organisasi wartawan yang diakui oleh Dewan Pers hanya Tiga organisasi Pers yakni PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia, IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia). Yang heranya Organisasi wartawan yang lain tidak diakui oleh Dewan Pers. Tinggi pula posisi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

“Nyanyian” Setnov Seret Nama SBY, Ibas Terkait Proyek KTP Elektronik
Sabtu, 10 Pebruari 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso menuturkan “ Diluar negeri mantan Presiden masuk penjara seperti Presiden Korea Selatan Roh Tehwu, negara Maladewa. Apakah di NKRI (Negara kesatuan Republik Indonesia) ingin mengikuti jejak negara lain bro. Tanyakan kepada rumput yang bergoyang” cakap Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan Pepi. Jangan lupa bro bagi-bagilah komisi duit dari proyek KTP-El tersebut. Setelah... Baca selengkapnya...

Prof Dedi, Promotori Fatia hingga raih predikat Cum Laude pada bidang Ilmu Matematika
Kamis, 08 Pebruari 2018

  KOPI, Yogyakarta - Mendengar kata matematika,  sebagian  orang langsung mengurangi volume untuk meneruskan keingintahuannya  mengenai ilmu eksak yang terpersepsikan hal yang  rumit dan rumus-rumus yang sulit pula.  Namun itu tidak berlaku dengan Fatia Fatimah, ketertarikannya pada ilmu Matematika sedari Sekolah Dasar (SD) dan dilanjutkan mengambil program doktoral pada jurusan matematika.   Alhasil ilmu matematika mengantarkanya... Baca selengkapnya...

Jumpa Pers Aliansi Mahasiswa, Pemuda Dan Rakyat Papua
Jumat, 02 Pebruari 2018

KOPI, Waena - Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Papua melaksanakan kegiatan Jumpa Pers di Primagarden Waena Kelurahan Waena, Distrik Heram terkait dengan dinamika yang berkembang di Indonesia dan Papua khususnya Fenomena Kejadian Luar biasa (KLB) di beberapa daerah di Papua, Jumat (2/2). Kegiatan Jumpa Pers tersebut dikoordinir oleh Stenly Salamhu Sayuri (Ketua Umum) di dampingi oleh Edowardo Rumatrai (Anggota), Kornelius Mandenas... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALBuku Sejarah dari Seorang Sahabat Turki.....
15/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Hubungan harmonis antara Aceh dan Turki sudah ada sejak dahulu. Pada zaman Sultan AlQahar kerajaan Aceh secara resmi menjalin persahab [ ... ]



NASIONALPererat Kerjasama Bilateral Indonesia-Ma.....
14/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta - Mounia Boucetta (Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kerajaan Maroko) melakukan kunjungan ke beberap [ ... ]



DAERAHDiduga Kepala Desa Sibuak Alergi LSM dan.....
22/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar - Tiga pilar  Pemerintahan  Demokrasi  dipilih lansung oleh Rakyat yakni : Presiden dan wakil Presiden ,  Kepala Daerah  (Red. Guber [ ... ]



PENDIDIKANAlumni ITB dan Al Azhar Kukuhkan Aliansi.....
22/02/2018 | Abdullah/YM

KOPI, Jakarta - Alumni Al Azhar dan Institute Teknologi Bandung (ITB) bersinergi membentuk Aliansi Strategis untuk  “Bangun Bangsa”, Rabu (21/0 [ ... ]



EKONOMIWamenlu Bahas Kerjasama Bilateral Dengan.....
13/02/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, Selasa (13/02) menerima kunjungan bilateral dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia B [ ... ]



HANKAMOknum TNI AL Koptu AB Berpakaian Loren.....
13/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Surabaya - Ditempat kerjanya Geng Suang menuturkan “ Yang merusak nama korp TNI (Tentara Nasional Indonesia) yakni oknum personel tersebut. S [ ... ]



OLAHRAGA30 Tahun Vakum, Porwada Jabar Kembali B.....
29/01/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Sebanyak 17 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Kota-Kabupaten serta dua Pokja PWI Kota Bandung dan Gedung Sate sudah menyatakan iku [ ... ]



PARIWISATAValentine’s Gala Dinner Imlek 2569 di .....
21/02/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung - Program acara Valentine’s Day Gala Dinner IMLEK 2569, prosesi makan malam, serta berkumpul dengan keluarga besar, sambil menikmati [ ... ]



POLITIKKubu PPP Aceh Kembali Bersatu.....
23/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta-Beberapa waktu yang lalu PPP (Partai Persatuan Pembangunan) terjadi konflik antar pengurus. Hal ini juga berimbas hingga ke seluruh Indo [ ... ]



OPINIKetika Para Guru Mengungkapkan dengan Ju.....
19/02/2018 | Mustajib Sumba
article thumbnail

KOPI, Nusa Tenggara Timur - Sumba, “Saya belum mampu mengelola kelas dengan baik ketika anak-anak ribut. Saya jarang membuat media sendiri yang bisa [ ... ]



PROFILKilas Balik 14 Tahun Usia Facebook, Dul.....
14/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Amerika Serikat – Dulu The Facebook awalnya tampilan layar biru putih untuk kalangan mahasiswa Harvard saling berkomunikasi dan bertemu den [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAnak diberi Nama “Fastpay” Pasangan .....
15/02/2018 | Fariz Ragil Ramadhani
article thumbnail

KOPI - Apalah arti sebuah nama, begitu kata pujangga. Hal ini tidak berlaku bagi keluarga Soebarno (43) Warga Sumberjaya Majalengka Jawa Barat. Baginy [ ... ]



ROHANIDengan Shalat Masalah Mudah Terselesaika.....
23/02/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Namanya juga hidup di dunia fana. Pastilah selalu saja ada masalah. Baik itu masalah ringan maupun masalah berat. Aneh juga ada orang tem [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATICuitan @kun Susi Juliana Tentang Pernik.....
18/02/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Duri – Cuitan @ akun Facebook milik Susi Juliana Simanjuntak alias Dek Yuli S, viral di medsos dan sudah dibagikan oleh ribuan orang. Isi cur [ ... ]



SERBA-SERBIBupati Kampar Azis Zainal : Skala Prior.....
22/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) wilayah Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.