Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Kasus Pembebasan Lahan KIB dan Pelabuhan Tj Buton Siak, Rugikan Keuangan Negara Rp. 28 - Rp. 60 M.

KOPI, SiakSrindrapura - Lembaga Swadya Masyarakat (LSM) Komunitas Pemberantas Korupsi tingkat DPP menilai kinerja anti rasuah atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, bersama lembaga Kejaksaan dan Kepolisian lamban dalam menangani kasus dugaan korupsi dan pembebasan lahan Kawasan Industry Buton (Kib) dan Pelabuhan Tanjung Buton, di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak tahun anggaran 2003-2004 silam.

Lembaga kemasyarakatan yang anti dengan korupsi itu, mendesak agar kasus dugaan rekayasa ganti rugi lahan/tanah untuk warga masyarakat, disertai dengan dugaan korupsi secara bertahap yang bersumber biaya APBD tahun 2003-2004 sebesar Rp. 28.111.307.300 atau Rp. 28,1 miliar dan tahun 2006 mencapai Rp. 60 miliar, secepatnya dapat dituntaskan oleh lembaga hukum yang membidangi tindak pidana korupsi (Tipikor).

Syafrizal, Wakil Ketua Umum lembaga Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK) mengatakan, KPK, Kejaksaan dan Kepolisian, dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum terutama dalam memberantas tindak pidana korupsi dapat bekerja professional, sehingga proses hukum dapat benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir, lembaga hukum KPK, Kejaksaan dan Polri sudah mengantongi setumpuk kasus korupsiyang diduga terjadi diwilayah daerah Kabupaten Siak, Riau yang telah disampaikan dan diterima dari elemen masyarakat. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut hingga sampai pada tingkat Pengadilan Tipikor.

“Kami berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan dan Polri dapat mengusut tuntas semua dugaan korupsi yang saat ini sedang ditangani, termasuk kasus proyek pembebasan lahan untuk kawasan industry dan pelabuhan Tanjung Buton Kabupaten Siak di Kecamatan Sungai Apit yang ditengarai banyak masalah dan sarat dengan manipulasi data yang diduga dilakukan oknum-oknum pejabat tertentu di Pemda Siak.” tegas Syafizal.

Syafizal berjanji akan mengawal sampai tuntas adanya kasus dugaan rekayasa ganti rugi lahan/tanah untuk kepentingan pembangunan kawasan industry dan pelabuhan Tanjung Buton Kabupaten Siakyang disertai dengan dugaan korupsi puluhan miliar itu.

Pemalsuan Tandatangan warga Pemilik Puluhan Hektare Tanah.

Dimana dugaan korupsi berjamaah tersebut terjadi, berawal dengan rekayasa hingga pemalsuan tanda tangan para pemilik puluhan hetar are tanah/lahan (warga) Desa Sungai Rawa dan Desa Mengkapan Kecamatan Sei Apit, Siak.

Selain itu jelas Syafrizal, lahan/tanah (fiktif) yang diduga penuh rekayasa, diklaim milik PT. Trisetya Usaha Mandiri (PT.TUM), padahal bukan.

Seperti yang muncul dan ramai diperbincangkan sebelumnya, masalah pembebasan lahan fiktif yang diklaim milik PT. Trisetya Usaha Mandiri (PT.TUM) di Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit seluas 4.003,62 hektar (Ha) telah dibayar dengan menggunakan dana APBD tahun 2003-2014 sebesar Rp. 9,6 miliar (Rp9,616,903,000).

Kemudian, tanah milik warga Desa Sungai Rawa dan Desa Mengkapan , Kecamatan Sungai Apit yang dibebaskan yang di klaim pemiliknya bermacam-macam nama diantaranya bernama huruf G, S, P (asal catut) serta nama orang lain yang bukan warga setempat atau tidak kenal (misterius).

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum media ini, dalam melakukan pembayaran uang ganti rugi pada pembebasan tanah yang berada didaerah Tanjung Buton Siak, Desa Sungai Rawa dan Desa Mengkapan Kecamatan Sei Apit tersebut, Pemda Siak membuat surat daftar nama-nama masyarakat yang menerima uang sebagai pengganti rugi lahan Kawasan Industry Buton (KIB) dan pelabuhan tanjung buton Siak.

Lalu, ada puluhan nama pemilik lahan yang tidak jelas (siluman) yang di klaim dalam surat daftar nama-nama masyarakat menerima uang pengganti rugi lahan di Desa Sungai Rawa dan Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit tersebut.

Sementara, warga masyarakat yang telah bertahun-tahun menempati lahan dan resmi memiliki surat keterangan kepemilikan tanah dari pemerintah desa setempat, justeru tanda tangan masing-masing mereka (warga) direkayasa/palsu dalam dokumen rincian penerimaan uang pengganti rugi lahan.

Bukan itu saja, tepi sungai yang notabene kawasan hutan milik Negara, ikut korban untuk dibayar ganti rugi oleh Pemda Siak-Riau. Hal itu semuanya dibuktikan dengan surat Bupati Siak, nomor 100/TP/200/X/2003 tanggal 21 Oktober 2003 tentang pelaksanaan sosialisasi harga pembebasan lahan buton di Desa Mengkapan dan Desa Sungai Rawa.

Diberitakan beberapa edisi sebelumnya, mantan Bupati Siak H. Arwin AS, SH membantah adanya pernyataan mantan Kabag Tata Pemerintahan, Drs. H. Said Ariffadillah sekarang Kepala DPPKAD Setda Kabupaten Siak yang berupaya untuk menyeret dirinya masuk dalam pusaran kasus korupsi pembebasan lahan/tanah untuk kawasan industry dan pelabuhan Tanjung Buton tahun anggaran 2003-2004 silam itu.

“Pembebasan untuk kawasan industri dan pelabuhan buton memang kebijakan pemda, tapi jika ada permainan diluar itu adalah merupakan tanggungjawab bupati,” pungkas Arwin saat dihubungi lewat via henphon seluler pribandinya kepada Harian Berantas, Selasa (28/08/2016) tahun lalu.

Sebelumnya H. Arwin AS,SH kepada media mengatakan jika lembaga antirasuah atau KPK RI, sudah menangani dugaan korupsi pembebasan lahan di Desa Sungai Rawa dan Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak sebesar Rp28,1 miliar lebih itu.

Masih menurut Arwin AS, Kabag Tata Pemerintahan Siak saat itu, Drs. H. Said Ariffadillah pernah dipanggil dan diperiksa oleh Johan Budi SP ketika menjabat juru bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, hingga saat ini belum ada kelanjutannya dari pihak antirasuah (KPK).

Masalah pembebasan lahan untuk kawasan industry dan pelabuhan Tanjung Buton itu, sudah pernah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kala itu, Saya pernah dijumpai oleh Kabag Tata Pemerintahan Siak, Ariffadillah mengenai masalah ganti rugi lahan untuk kawasan industry dan pelabuhan Tanjung Buton Siak, dia Ariffadillah sudah minta maaf ke saya. Ariffadillah juga mengaku kalau dia ada dipanggil dan diperiksa oleh penyidik KPK. Yang memanggil dan memeriksa dia (Ariffadillah) saat itu, langsung Johan Budi” ungkap Arwin.

Sementara, Drs. H. Said Ariffadillah sekarang Kepala DPPKAD Siak saat ditemui awak media, mengaku hanya menuruti perintah pimpinannya saat itu yakni mantan Bupati dan Wakil Bupati yang dinakhodai H. Arwin AS,SH bersama Drs H. Syamsuar MSi termasuk Alm Sekda Siak, Adli Malik.

“Kalau memang saya salah, dilapor saja ke Jaksa. Biar Jaksa memanggil dan memeriksa saya. Sebab, masalah pembebasan lahan kawasan industri Tanjung Buton di Desa Sungai Rawa dan Desa Mengkapan itu dulu, Saya di suruh oleh pak Bupati, Arwin bersama wakilnya pak Syamsuar untuk membayar ganti rugi lahan”, ujar Ariffadillah.

Lebih lanjut Said Ariffadillah mengatakan, masalah dugaan korupsi ganti rugi tanah kawasan industry Tanjung Buton di Desa Sungai Rawa maupun tanah/lahan di Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit, tidak pernah masalahnya ada di media untuk di beritakan Wartawan yang ada di Kabupaten Siak.

"Selama ini, tak ada satu pun Wartawan di Siak ini yang menulis di media kalau ganti rugi tanah/lahan itu bermasalah. Karena kawan-kawan Wartawan di Kabupaten Siak ini, semuanya kita rangkum untuk kita jadikan mereka sebagai kawan. Tentu kalau saya dipanggil atas kasus ini, saya akan memenuhi para penegak hukum itu. Biar saja nanti hukum yang membuktikan," kata Arifadillah lagi.

Ketika ditanya media apa dasar hukum Pemda Siak membayar ganti rugi tanah/lahan milik Negara seluas 4.003,62 hektar (Ha) kepada PT. Trisetya Usaha Mandiri yang hanya memiliki Izin HPL HGU, tapi izin HPL HGU-nya pun telah berakhir pada tanggal 19 September 1998, serta kawasan pinggir sungai milik Negara ikut serta diganti rugi untuk dibayar dengan menggunakan uang negara?.

Dengan terbata-batanya Said Ariffadillah menjawab Wartawan,, Saya ketika itu hanya menuruti perintah dari pimpinan saya pak Arwin, Syamsuar dan (alm) Sekda Adli Malik. Makanya saya bilang, tak satu pun Wartawan di Siak ini yang menganggap ganti rugi tanah masyarakat yang dulu itu bermasalah, ujarnya.

Kemudian ditanya lagi terkait bukti manipulasi /rekayasa Pemda Siak mencatut 68 orang nama warga masyarakat ada menerima ganti rugi tanah/lahan mulai dari nilai harga Rp600/meter hingga Rp1500/meter? “Saya dalam masalah itu dulunya, hanya tergantung sama kepala desanya (Kades) saja.

Memang yang membayar ganti rugi tanah itu, saya. Tetapi jangan salah, bukan hanya saya sendiri saja yang tahu menggantirugikannya, juga banyak pejabat lainnya di Pemda Siak. Tentu bukan hanya saya aja yang dilibatkan," tandas Said Ariffadillah. (rls, didi)

Waspada !!!...Wartawan Gadungan, Sindikat Penipuan, Ngaku keluarga /Ortu wartawan penulis (red.didi), Ngaku nulis berita / print out. Wajah Palsu/Serupa, Rekaman Live Streaming video, foto editan. Anda Rugi Materi “ Lapor Polisi” Tolong masukan laporan Gugatan  Pengaduan kami ke Polisi . Pelakunya Gerombolan  "Gaek Sarap" (Sering  Mengaku 2: Famili/keluarga : Presiden , mantan Presiden , Kepala Daerah, Ketua Umum Parpol, Perwira TNI/Polri, Pengusaha, dll) akting menangis hadapan orang.  Menyamar sebagai Supir Pribadi:  Kepala daerah,Perwira TNI/Polri, penerbitan koran di Riau. (waspada kelompok ini sangat berbahays sering menjual nama orang). Tolong Tangkap. Orang capek2 nulis berita di bilang anaknya nulis.

 

 


Artikel Lainnya:

 

Mantan Ajudan Presiden Megawati, Budi Gunawan Kembali Jabat Ka BIN
Minggu, 07 Januari 2018

KOPI, Jakarta - Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor ST/15/I/2018. Dalam surat tersebut BG dimutasikan menjadi Perwira Tinggi (Pati) Baintelkam Polri dalam rangka pensiun, diungkapkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal. "Pak BG pensiun dari Polri, tetapi tetap jadi kepala BIN karena BIN tidak berdasar dari Polri. Sebagai Polisi beliau pensiun karena usia sudah 58 tahun,... Baca selengkapnya...

Kapolri Mengakui : Ada Pungli Bidokkes , Oknum Perwira Tinggi “Wong Kito Galo” Terlibat Bro
Sabtu, 30 Desember 2017

KOPI, Jakarta – Bukan rahasia umum lagi diduga penerimaan siswa calon Sekolah Kepolisian Negara (SPN) menggunakan rumus 2 F . Para orang tua yang ingin anak menjadi anggota Polri harus mempersiapkan 2 F (Fulus, Fisik). Kapolri Jenderal Tito Karnavian akhirnya pun mengakui adanya perilaku koruptif di lingkungan Biddokkes Polri. Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono menuturkan “ Yang herannya masyarakat kenapa Kapolri baru mengetahui... Baca selengkapnya...

Putin Mencalonkan Kembali Sebagai Capres Rusia
Senin, 25 Desember 2017

KOPI, Kremlin – Pria kelahiran 7 Oktober 1952 di daerah Leningrad atau St Petersburg awalnya adalah  Ia kuliah hukum dan bergabung dengan KGB setelah lulus. Putin menyamar sebagai Turis serta bertemu dengan Presiden Ronal Reagen . Saat itu Putin bertugas di Jerman timur . Sejumlah rekannya sesama agen rahasia beberapa kali menempati posisi penting di era Putin berkuasa sebagai Presiden maupun Perdana Mentri. N Kini ribuan jumlah media... Baca selengkapnya...

Paradise Paper Ungkap Kelicikan Bisnis Taipan Sukanto Tanoto
Senin, 25 Desember 2017

KOPI, Jakarta – Dulu heboh Panama Paper, melibatkan para oknum petinggi negara Asia pasifik memiliki harta   dari hasil korupsi disimpan suatu bank. Serta mendirikan perusahaan fiktif untuk menghindari pajak. Kini heboh Paradise Paper , pengungkapan bisnis Taipan Sukantotanoto oleh ICJI (Jejaring Jurnalis Investigas Internasional). Nama April Group, perusahaan bubur kayu dan kertas (pulp andpaper) milik Sukanto Tanoto, disebut dalam... Baca selengkapnya...

Partai Oposisi Israel, Gotong Royong Memasukan Netayahu Kedalam Penjara
Kamis, 21 Desember 2017

KOPI, Yerusalem – Para Ketua, pengurus Partai Oposisi Israel gotong royong memasukan PM Israel Benyamin Netayahu kedalam penjara. ini buktinya pembaca setia Pewarta Indonesia dikutif dari kantor berita Ap, BBC, Media Israel. Media Israel heboh memberitakan penyidik tiba di kediaman Netanyahu sebelum 9.00, Jumat waktu setempat (15/12). Dia ditanya soal kesaksian milyuner Australia James Packer yang memperkuat kemungkinan Sang Perdana... Baca selengkapnya...

Pertemuan Prabowo dengan Pengurus Teras DPD Gerindra Jabar, Menentukan Cagub dan Wagub
Sabtu, 09 Desember 2017

KOPI, Bandung – Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid menuturkan hingga saat ini Prabowo masih terus menggodok 5 nama sambil terus berkomunikasi dengan sejumlah partai yang akan menjadi mitra koalisi. "Belum ditetapkan. Hari-hari ini masih digodok di internal untuk kemudian dibicarakan dengan mitra PKS, PAN," ujar Sodik kepada kumparan.com , Jumat (8/12). Adapun nama-nama yang digodok itu antara lain mantan Gubernur BI Burhanudin Abdullah,... Baca selengkapnya...

Pengamat : Percepat Pergantian Panglima TNI “Hak” Presiden Bro
Jumat, 08 Desember 2017

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono menuturkan “ Percepat pergantian Panglima TNI merupakan “Hak Presiden “ sebagai Panglima Tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Media Sosial (red. Facebook, Twitter, Istagram, WA/ What’s App, Youtube, dan lain-lain ) merespons cepat keputusan Presiden Joko Widodo terkait dengan pergantian Panglima TNI. Pergantian Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia) Jendral... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALTiongkok Islam Phobia Larang Kegiatan K.....
20/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI- RRC - Ditempat kerjanya , Goh Peng Peck  menuturkan " Ketakutan Islam berkembang pesat di negara Tiongkok. Pemerintah membatasi kegiatan keaga [ ... ]



NASIONALAnak Anda Mau Jadi Anggota Polri Sia.....
29/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Sumatera Selatan – Anak Anda ingin jadi anggota Polri, siapkan 2 F (Fulus, Fisik). Netizenpun berkomentar, Akun Wesly Sneijder Ambarita menul [ ... ]



DAERAHMenteri Lingkungan Hidup Apresiasi Penge.....
22/01/2018 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya Bakar mengapresiasi perubahan-perubahan besar yang terjadi di Kota Bandu [ ... ]



EKONOMIKOMPAK Gagas Optimalisasi Pelaksanaan OT.....
22/01/2018 | Rachmad Yuliadi

KOPI,Banda Aceh-Berbicara tentang Otsus pastilah bicara tentang dana yang khusus dikeluarkan untuk Provinsi Aceh, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Ba [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Manca negara ke Indones.....
03/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancanegara [ ... ]



HUKUM & KRIMINALSerangkaian Kegiatan Budi Waseso Kepala .....
19/01/2018 | Rachmad Yuliadi

KOPI,Banda Aceh-Masalah narkoba tentu merupakan pekerjaan besar bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Aceh yang terkenal dengan ganja nomor sat [ ... ]



OPINIKali Ini Enak Ditonton.....
15/01/2018 | Siti Khumaira

KOPI - PILWAKO kali ini enak ditonton, karena semua petarungnya sama-sama sudah pernah menang dan dua diantaranya pernah pula kalah karena dicoret. "A [ ... ]



PROFILBripka Ralon Manurung Tulus Berbagi untu.....
21/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Gunung Sahilan - Ditempat kerjanya, Ucu Rosyid mengatakan “ Selama ini kami lihat Dinas Pendidikan propinsi rela menghabiskan dana puluhan mil [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPuluhan Penyair Siap Meriahkan HUT ke-9 .....
08/01/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung–Di Hari Ulang Tahunnya yang ke-9, Majelis Satra Bandung (MSB) kembali menggelar acara. Jika tahun-tahun sebelumnya ada pentas dangdu [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATILSM KPK Laporkan Polresta Pekanbaru ke.....
27/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Kasus dugaan salah tangkap oleh anggota Polresta Pekanbaru, yang dialami oleh Syamsi Ramed (21) yang diduga pelaku perampokan Teras  [ ... ]



SERBA-SERBIDipicu Facebook Blokir Akun FPI, Ratus.....
13/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Dalam rilisnya Facebook Indonesia menyatakan laman webnya  ingin menjadi tempat yang aman untuk berbagi cerita dengan teman atau [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.