Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Luar Biasa,,, Preman Proyek di Pemko Pekanbaru Diback-Up Walikota

KOPI, Pekanbaru- Sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadaan Lampu Sorot Penerangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Selasa (19/12/17) siang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, cukup tegang.

Dalam fakta persidangan dilansir dari Beritariau.com, terungkap adanya premanisme dalam kegiatan proyek di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Ketua Majelis Hakim‎ Kamazaro Waruwu‎ mencecar lima orang saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Unum (JPU).

Kelimanya, yakni Sri Suryanti selaku Mantan Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Jalan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru, Janiariska, Dwi Pujianto Putro, Dido‎ dan Ari Mufti selaku Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pekanbaru.

"Para saksi saya ingatkan untuk berkata jujur jangan berbohong. Karena akan ada konsekuensinya. Katakan saja apa adanya," kata Waruwu.


Dalam kasus ini, JPU menghadirkan lima terdakwa antara lain ; Masdauri, selaku Kepala Bidang di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru dan menjadi Kuasa Pengguna Anggaran sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen dalam proyek itu.

Kemudian, tiga orang terdakwa lainnya adalah Abdul Rahman, Majid, dan Munahar, yang bersama-sama menjadi broker proyek tersebut.

Dan terakhir yakni, Hendy Wijaya yang merupakan manajer pada toko yang menjual lampu yang juga menggarap proyek lampu jalan tersebut.

Kelimanya diperiksa hakim dalam kasus pengadaan Peningkatan Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Penerangan Jalan Swasta dan Lingkungan Kota Pekanbaru tahun 2016 dilaksanakan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau.


Kini ribuan jumlah media online, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) kami menjalin kerjasama dengan berbagai negara di dunia. Silahkan ketik di Google.com “ Operasional Fee” . Berita kami bisa dibaca oleh masyarakat internasional any time, any where, translate delapan  bahasa dengan mengklik bendera di pojok kanan layar komputer Anda. Percayakan publikasi kegiatan Anda dengan kami. Media elektronik (red. TV) biaya mahal hanya sekali tayang bro. Orangpun tak tahu kapan tayang beritanya.

 

Dalam persidangan ini terungkap bahwa, proyek yang bersumber dari Dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Riau tersebut, dipecah menjadi 35 paket proyek dari usulan sebelumnya yakni 40 paket.

Tiga puluh lima (35) paket itu, dikerjakan oleh 15 perusahaan komanditer selaku rekanan yang ditunjuk langsung tanpa melalui proses lelang.

"Saat anda jadi PPTK siapa kadis?," tanya Waruwu pada Sri. "Awalnya pak Edwin. Kemudian Plt Zulkifli Harun. Lalu dia menunjuk KPA yaitu Masdauri selaku Kabid Pertamanan," jawab Sri.

Sri menjelaskan awalnya, anggaran kegiatan itu dimuat dalam APBD Murni. Namun, karena tidak terlaksana, maka dimasukkan ke APBD Perubahan melalui Peraturan Gubernur Riau pada November 2016.

Dahsyatnya pertanyaan Hakim ini membuat Sri tak mampu berkelit. Saat ditanya apakah proyek itu bisa dicairkan tanpa ada tandatangan darinya. Sri menjawab, tidak bisa.

Waruwu pun melanjutkan. "Lalu kenapa anda teken padahal bermasalah. Tugas anda kan mengawasi dan mengendalikan. Anda sadar anda salah? Siap bertanggung-jawab," ujar Waruwu.

Tak mampu berkelit. Sri lama terdiam dan akhirnya mengaku salah dan siap bertanggungjawab. Ia juga blak-blakan mengaku bahwa pihaknya telah meminta petunjuk ke Lembaga Kebjiakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Pusat pada bulan Oktober 2016.

Saat itu, Ia ikut pergi bersama 4 orang termasuk Dwi dan Masdauri.‎ Disitu, mereka membahas tentang produk dalam negeri dan luar negeri yang harus mencantumkan Standar ISO.

‎"Apakah saran LKPP itu diikuti?," tanya Waruwu. "Sama KPA nya tidak pak. Karena (produk lampu) tidak punya ISO dan tidak punya merek," jawabnya.

Kepada Saksi Dwi, Hakim mempertanyakan bagaimana caranya ke 15 perusahaan rekanan itu datang, jika proyek itu tidak melalui proses lelang alias ditunjuk langsung.

"Bagaimana caranya orang ini datang?‎," tanya Waruwu kepada Dwi sambil mengarahkan pandangan ke arah para terdakwa.

"Yang mengundang Pak Masdauri pada bulan Oktober. Beliau memberikan catatan kecil bahwa paket-paket tadi ditujukan kepada siapa. Jadi, berdasarkan itu kami melaksanakannya," jawab Dwi.

"Perintah siapa?," tanya Waruwu mempertegas. "Pak Masdauri," jawab Dwi. "Apa perintahnya?," tanyanya lagi. "Buatkan kontraknya, ini orang-orang yang saya tunjuk," ucap Dwi menirukan kata Masdauri ketika itu.

Dwi mengaku, sesuai kewenangan, seharusnya dirinyalah yang bertugas menunjuk rekanan.

"Ada nama-nama (rekanan) yang diberikan ke Saudara, lalu kenapa tidak ditolak?‎ Atau Saudara membenarkan diri dalam korupsi?," gertak Hakim.

"Tidak yang mulia," jawab Dwi.

Hakim pun heran. Ia mempertanyakan kenapa Dwi harus menuruti keinginan Masdauri.

"Sedemikian takut Saudara dengan Masdauri. Mana dia? Anda hebat kali. Atau Saudara ada orang dibelakangnya sampai kalian takut?," tanya Dwi sambil memandang Masdauri yang duduk di kursi terdakwa.

"Dwi, bagaimana?," lanjut Waruwu ke arah Dwi. "Kemungkinan pak. Ada premanisme juga pak," jawab Dwi.

Waruwu pun kaget. "Benar ada preman proyek? Siapa nama premannya?‎," tanya Waruwu. "Achi pak," jawab Dwi.

Dwi mengaku dirinya tak ingin jadi korban Molotov seperti yang dialami beberapa pejabat lainnya. Waruwu pun meminta Dwi tak perlu takut jika untuk membuka kebenaran dan keadilan. Ia kembali menanyakan, apakah ada orang kuat dibelakang Masdauri.‎

"Dia diback up (dibekingi) Walikota atau Kepala Dinas?," tanya Waruwu.‎ "Walikota pak," jawab Dwi dengan cepat. "Oke catat itu. Kalau perlu walikota kita hadirkan di sini," sambut Waruwu.

Namun, pengakuan itu dibantah oleh Masdauri. Ia mengaku tak pernah mengintervensi Pejabat Pengadaan. Ia berkilah memberikan catatan pribadi  yang sifatnya normatif.

"Yanti (Sri) dan Dwi datang, saya sampaikan agar laksanakan kegiatan segera. Jangan ada pemotongan dan mark up. Saya tak diback up siapapun. Saya juga terancam," ucapnya.

Waruwu tampak penasaran. "Benar gak ada preman proyek?," timpal Waruwu. "Memang ada. Tapi saya tidak menghiraukan itu," kata Masdauri.

Selain mencecar keduanya, Waruwu pun mempertanyakan peranan Gubernur dalam proyek itu.

Saksi Ati Mufti, menerangkan, secara runut, perencanaan ini tepat. "Apa yang dimuat dalam APBD Kota, sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh Provinsi Riau," kata Ati.

Kepada JPU, Waruwu mempertanyakan soal penyidikan terhadap perencanaan itu. Untuk memperjelas perencanaan ini, Hakim Waruwu memerintahkan Jaksa untuk menghadirkan saksi dari pejabat persidangan.

"Saya perintahkan Jaksa untuk hadirkan pejabat yang berwenang (Perencanaan dan Keuangan, red). Ada orangnya? Siapa itu?," kata Waruwu.

"Ada yang mulia. Kepala Bappeda dan BPKAD Kota Pekanbaru," kata JPU menjawab Waruwu.

Untuk diketahui, dalam proses penyidikannya, kasus ini diduga telah merugikan negara sesuai perhitungan oleh Auditor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Riau sebesar Rp2,696 miliar.

Jumlah ini lebih besar dibandingkan perkiraan Penyidik sebelumnya, senilai Rp 1,3 miliar. Kejaksan Tinggi (Kejati) Riau juga telah memeriksa sejumlah pejabat Pemko Pekanbaru, antara lain : Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekanbaru, Yusrizal dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru, Alex Kurniawan.

Ditempat kerjanya, Chealsi Isnen & Ucu Rosyid menuturkan " Jangan lupa  Pak Wako, bagi-bagilah komisi proyek tuh modal kawin ulas" pengamat Proyek Pemerintah. (DIDI)

Teks Foto: Target Operasi Premanisme. (foto.net)

Hati-Hati Sindikat Penipuan !!... wartawan Gadungan, Wajah Serupa/mirip, Orang Sinting menjual nama orang lain sebagai Paman/Mamak/ family/ Orang tua wartawan,dll. Mengaku nulis berita. Tangkap pelakunya , masukan penjara , jangan lepaskan.

 

 

 


Artikel Lainnya:

 

Mantan Ajudan Presiden Megawati, Budi Gunawan Kembali Jabat Ka BIN
Minggu, 07 Januari 2018

KOPI, Jakarta - Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor ST/15/I/2018. Dalam surat tersebut BG dimutasikan menjadi Perwira Tinggi (Pati) Baintelkam Polri dalam rangka pensiun, diungkapkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal. "Pak BG pensiun dari Polri, tetapi tetap jadi kepala BIN karena BIN tidak berdasar dari Polri. Sebagai Polisi beliau pensiun karena usia sudah 58 tahun,... Baca selengkapnya...

Kapolri Mengakui : Ada Pungli Bidokkes , Oknum Perwira Tinggi “Wong Kito Galo” Terlibat Bro
Sabtu, 30 Desember 2017

KOPI, Jakarta – Bukan rahasia umum lagi diduga penerimaan siswa calon Sekolah Kepolisian Negara (SPN) menggunakan rumus 2 F . Para orang tua yang ingin anak menjadi anggota Polri harus mempersiapkan 2 F (Fulus, Fisik). Kapolri Jenderal Tito Karnavian akhirnya pun mengakui adanya perilaku koruptif di lingkungan Biddokkes Polri. Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono menuturkan “ Yang herannya masyarakat kenapa Kapolri baru mengetahui... Baca selengkapnya...

Putin Mencalonkan Kembali Sebagai Capres Rusia
Senin, 25 Desember 2017

KOPI, Kremlin – Pria kelahiran 7 Oktober 1952 di daerah Leningrad atau St Petersburg awalnya adalah  Ia kuliah hukum dan bergabung dengan KGB setelah lulus. Putin menyamar sebagai Turis serta bertemu dengan Presiden Ronal Reagen . Saat itu Putin bertugas di Jerman timur . Sejumlah rekannya sesama agen rahasia beberapa kali menempati posisi penting di era Putin berkuasa sebagai Presiden maupun Perdana Mentri. N Kini ribuan jumlah media... Baca selengkapnya...

Paradise Paper Ungkap Kelicikan Bisnis Taipan Sukanto Tanoto
Senin, 25 Desember 2017

KOPI, Jakarta – Dulu heboh Panama Paper, melibatkan para oknum petinggi negara Asia pasifik memiliki harta   dari hasil korupsi disimpan suatu bank. Serta mendirikan perusahaan fiktif untuk menghindari pajak. Kini heboh Paradise Paper , pengungkapan bisnis Taipan Sukantotanoto oleh ICJI (Jejaring Jurnalis Investigas Internasional). Nama April Group, perusahaan bubur kayu dan kertas (pulp andpaper) milik Sukanto Tanoto, disebut dalam... Baca selengkapnya...

Partai Oposisi Israel, Gotong Royong Memasukan Netayahu Kedalam Penjara
Kamis, 21 Desember 2017

KOPI, Yerusalem – Para Ketua, pengurus Partai Oposisi Israel gotong royong memasukan PM Israel Benyamin Netayahu kedalam penjara. ini buktinya pembaca setia Pewarta Indonesia dikutif dari kantor berita Ap, BBC, Media Israel. Media Israel heboh memberitakan penyidik tiba di kediaman Netanyahu sebelum 9.00, Jumat waktu setempat (15/12). Dia ditanya soal kesaksian milyuner Australia James Packer yang memperkuat kemungkinan Sang Perdana... Baca selengkapnya...

Pertemuan Prabowo dengan Pengurus Teras DPD Gerindra Jabar, Menentukan Cagub dan Wagub
Sabtu, 09 Desember 2017

KOPI, Bandung – Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid menuturkan hingga saat ini Prabowo masih terus menggodok 5 nama sambil terus berkomunikasi dengan sejumlah partai yang akan menjadi mitra koalisi. "Belum ditetapkan. Hari-hari ini masih digodok di internal untuk kemudian dibicarakan dengan mitra PKS, PAN," ujar Sodik kepada kumparan.com , Jumat (8/12). Adapun nama-nama yang digodok itu antara lain mantan Gubernur BI Burhanudin Abdullah,... Baca selengkapnya...

Pengamat : Percepat Pergantian Panglima TNI “Hak” Presiden Bro
Jumat, 08 Desember 2017

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono menuturkan “ Percepat pergantian Panglima TNI merupakan “Hak Presiden “ sebagai Panglima Tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Media Sosial (red. Facebook, Twitter, Istagram, WA/ What’s App, Youtube, dan lain-lain ) merespons cepat keputusan Presiden Joko Widodo terkait dengan pergantian Panglima TNI. Pergantian Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia) Jendral... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALTiongkok Islam Phobia Larang Kegiatan K.....
20/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI- RRC - Ditempat kerjanya , Goh Peng Peck  menuturkan " Ketakutan Islam berkembang pesat di negara Tiongkok. Pemerintah membatasi kegiatan keaga [ ... ]



NASIONALAnak Anda Mau Jadi Anggota Polri Sia.....
29/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Sumatera Selatan – Anak Anda ingin jadi anggota Polri, siapkan 2 F (Fulus, Fisik). Netizenpun berkomentar, Akun Wesly Sneijder Ambarita menul [ ... ]



DAERAHTragedi 22 Tahun Tenggelamnya Kapal fery.....
19/01/2018 | Rachmad Yuliadi

KOPI,Banda Aceh-Dalam rangka memperingati 22 tahun tenggelamnya kapal fery KMP Gurita pada Jumat, 19 Januari 1996. Sesuai rencana telah dilaksanakan t [ ... ]



PENDIDIKANInilah Potret Bangunan Fisik Sekolah Da.....
10/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Rokan Hulu – Ditempat kerjanya, Ajisukirmen mengatakan “ Inilah potret kondisi Sekolah Dasar (SD) di kabupaten Rokan Hulu, Propinsi Riau.  [ ... ]



EKONOMIAplikasi “MyTech”, Layanan Service P.....
06/01/2018 | Yeni Muezza

KOPI, Jakarta – Kini telah hadir Aplikasi “MyTech”, aplikasi yang memudahkan kita untuk mencari teknisi service segala perabot rumah tangga ta [ ... ]



HANKAMMenikmati Kopi di Markas Satrad 233.....
19/01/2018 | Rachmad Yuliadi

KOPI,Banda Aceh-Bagi anda pecinta kopi tentu ingin merasakan suasana berbeda menikmati sajian kopi panas. Beberapa waktu yang lalu ada undangan yang d [ ... ]



OLAHRAGASempena Hut Kuansing : Bupati H. Mursini.....
13/10/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi – Dari pantauan Pewarta Indonesia , Kamis pagi (12/10-17) dari luar Gedung DPRD kabupaten Kuansing, puluhan karangan bunga u [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Manca negara ke Indones.....
03/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancanegara [ ... ]



HUKUM & KRIMINALSerangkaian Kegiatan Budi Waseso Kepala .....
19/01/2018 | Rachmad Yuliadi

KOPI,Banda Aceh-Masalah narkoba tentu merupakan pekerjaan besar bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Aceh yang terkenal dengan ganja nomor sat [ ... ]



OPINIKali Ini Enak Ditonton.....
15/01/2018 | Siti Khumaira

KOPI - PILWAKO kali ini enak ditonton, karena semua petarungnya sama-sama sudah pernah menang dan dua diantaranya pernah pula kalah karena dicoret. "A [ ... ]



PROFILBripka Ralon Manurung Tulus Berbagi untu.....
21/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Gunung Sahilan - Ditempat kerjanya, Ucu Rosyid mengatakan “ Selama ini kami lihat Dinas Pendidikan propinsi rela menghabiskan dana puluhan mil [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAPuluhan Penyair Siap Meriahkan HUT ke-9 .....
08/01/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung–Di Hari Ulang Tahunnya yang ke-9, Majelis Satra Bandung (MSB) kembali menggelar acara. Jika tahun-tahun sebelumnya ada pentas dangdu [ ... ]



ROHANIMengenal Abuya Syaikh H. Muhammad Muda W.....
26/09/2017 | Ismayadi Yadi
article thumbnail

KOPI - Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy Abu Abuya Syaikh H. Muhammad Muda Waly al-Khalidy an-Naqsyabandy DAYAH-DARUSSALAM [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATILSM KPK Laporkan Polresta Pekanbaru ke.....
27/12/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Kasus dugaan salah tangkap oleh anggota Polresta Pekanbaru, yang dialami oleh Syamsi Ramed (21) yang diduga pelaku perampokan Teras  [ ... ]



SERBA-SERBIDipicu Facebook Blokir Akun FPI, Ratus.....
13/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Dalam rilisnya Facebook Indonesia menyatakan laman webnya  ingin menjadi tempat yang aman untuk berbagi cerita dengan teman atau [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.