Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

6 Tahun Memperjuangkan Hak Waris, Kasus Ini Akhirnya Menuai Hasil

KOPI, Jakarta - Terkait Pembagian Hak Waris yang melibatkan Adik dan Kakak, Perkara perdata No.320/pdt.G/PN.jkt.jak-bar. Yang ditangani oleh Kuasa Hukum JJ Amstrong Sembiring,SH.MH.

Perkara Perdata yang berjalan 6thn ini sangat ironi sekali, Setelah melalui proses-proses yang berjalan dari tahun 2012 hingga 2018.

Pengacara Senior, JJ Amstrong Sembiring juga berusaha melakukan gugatan Uji Materi terhadap "Akta Persetujuan dan Kuasa sebagai Pengganti Undang-undang bagi para pihak", sebagai kuasa Hukum dari ahli waris Haryanti Sutanto dan Victorina Arif.

Dalam gugatan tersebut ada empat akta yang di uji materikan di Mahkamah Konstitusi, yakni Akta Persetujuan dan Kuasa nomor 6, 7, 8, dan 9.

Menurut Amstrong, uji materi ini dilakukan karena ketentuan khusus dalam Akta Persetujuan dan Kuasa sebagai Undang-undang bagi para pihak itu, khususnya nomor 8, dianggap bertentangan dengan Pasal 28 H ayat 4 UUD 1945 yang menjamin hak konstitusional Kliennya.

“Bahwa setiap warga negara hak Konstitusionalnya dilindungi oleh UUD 1945 untuk memiliki harta benda sebagai hak milik pribadi atas semua barang dan harta benda dari Orang tua Kandung atau warisan,” jelas Amstrong.

Perjuangan yang penuh diupayakan oleh Kuasa Hukum Amstrong, hingga pernah terjadi insident didalam persidangan PN Jak-Bar, Pengacara Senior ini sampai memecahkan gelas ke wajahnya karena tidak terima atas putusan yang diduga kuat ada keganjalan pada saat sidang di tahun 2015, juga dengan kejanggalan surat kasasi yang penuh coretan kotor yang mengangkangi MK dalam etika penulisan hukum acara peradilan, tegas Amstrong.

Dengan berjalanya waktu dan Sampai terjadinya putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Peninjauan kembali No.214PK/Pdt/2017 pada tgl.15/6/17 dengan putusan, Menolak permohonan peninjauan kembali SOERJANI SUTANTO tersebut, Menghukum Pemohon peninjauan Kembali dahulu Termohon Kasasi/Tergugat/Terbanding untuk membayar biaya perkara dalam pemeriksaan peninjauan kembali ini sejumlah Rp.2.500.000,-. Tutur Amstrong

Lanjut Amstrong, Bahwa berdasarkan pasal 196 HIR, Jika pihak yang dikalahkan tidak mau atau lalai untuk memenuhi isi putisan itu dengan damai, maka pihak yang menang memasukan permintaan baik dengan lisan,maupun dengam surat kepada ketua Pengadilan Negeri yang yersebut pada ayat pertama pasal 195, buat menjalankan keputusan itu ketua menyuruh memanggil pihak yang dikalahkan itu serta memperingatkan supaya ia memenuhi keputusan itu dalam tempo yang ditentukan oleh Ketua, yang selama-lamanya delapan hari, Tegas Amstrong Sembiring.

Begitu lama berjuang demi mendapatkan Hak, dengan penuh kesabaran setelah melewati berbagai macam proses-proses Hukum dilalui, akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan.

Dan dalam Hal bila dilihat dan di cerna dari segi logika bahwa dengan kekalahan di PN, PT juga Kasasi kalah dan setelah lanjut pengajuan PK Perdata yang diajukan dari pihak penggugat ditolak.

Sesuai ketentuan MK bahwa PK Perdata hanya bisa dilakukan sekali, Menanggapi permohonan tersebut, Mahkamah menyatakan untuk perkara di luar perkara pidana, termasuk perkara perdata yang dimohonkan Pemohon, pemberlakuan PK tetap perlu dibatasi, Hal tersebut didasarkan pendapat Mahkamah dalam Putusan Nomor 16/PUU-VIII/2010, bertanggal 15 Desember 2010 tentang pengujian konstitusionalitas Pasal 66 ayat (1) UU MA dan Pasal 24 ayat (2) UU Kekuasaan Kehakiman.

Mahkamah berpendapat apabila dibuka keleluasaan untuk mengajukan PK lebih dari satu kali untuk perkara selain pidana, akan mengakibatkan penyelesaian perkara menjadi panjang dan tidak akan pernah selesai.

Selanjutnya JJ Amstrong Sembiring,SH.MH merupakan Pengacara, Advokat dan Konsultan Hukum pada Kantor Hukum Amstrong Sembiring, SH, MH & Rekan Jln. Tebet Barat Raya No 28 Jakarta Selatan.

Mengajukan permohonan Eksekusi ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat, berdasarkan surat kuasa tertanggal 17 Agustus 2016 dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Klien yang bernama  Haryanti Sutanto, yang untuk selanjutnya disebut sebagai TERMOHON PENINJAUAN KEMBALI disingkat TERMOHON semula PEMOHON KASASI / PEMBANDING / PENGGUGAT (Terlampir), adapun isi pokok berkas permohonan eksekusi yang diajukan ke PN Jak-Bar, (16/4/18).

Bahwa klien kami pernah berperkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Barat sesuai dengan perkara No. 320/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Jak,Bar dan saat ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Bahwa adapun objek perkara  dalam Perkara No. 320/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Jak,Bar adalah sebagai berikut, Mengingat sangat mendesak bahwa pada saat gugatan ini didaftarkan keseluruhan Boedel Harta Waris masih dikuasai oleh TERGUGAT berupa perhiasan-perhiasan berupa cincin emas berlian, kalung emas berlian, giwang emas berlian dan jam rolex aseli, televisi atau barang elektronika, perabotan perkakas rumah tangga, dan rumah bangunan tempat tinggal Almarhumah Soeprapti, serta uang sebesar Rp. 17.755.100.00.- (tujuhbelas milyar tujuhratus limapuluhlima juta seratus ribu rupiah) dari hasil penjualan tanah-tanah, dibuka diberitahukan secara detail kepada PENGGUGAT, maka kami ajukan permohonan provisi, sebagai berikut : Memerintahkan TERGUGAT membuka data secara detail mengenai keseluruhan Boedel Harta Waris yang dikuasai secara penuh berupa, Mobil Isuzu Panther LS 25 B 8672 XD warna coklat muda metalik, Jenis Micro/   Minibus, Bahan Bakar Solar, Rakitan Tahun 2006, Mesin E278910, Rangka MHCTBR54F6K278910.

Tanah berikut bangunan yang ada diatasnya, dengan ukuran luas tanah kurang lebih 696 m2 (enam sembilan tujuh meter persegi) dan ukuran luas bangunan kurang lebih 300 m2 (tiga ratus meter persegi) yang terletak di Jalan Tebet Barat Raya No. 24 A, Propinsi DKI Jakarta, Kotamadya Jakarta Selatan, Kecamatan Tebet, Kelurahan Tebet Barat, sebagaimana termaktub dalam Sertipikat HGB No. 1058  yang telah ditingkatkan menjadi Sertifikat Hak Milik No. 1152 (selanjutnya disebut sebagai “Tanah Tebet Barat Raya No. 24 A”),

Sejumlah perhiasan berupa kalung emas, cincin emas berlian, gelang emas dan jam tangan Rolex yang dimiliki oleh kedua orang tua kandung PENGGUGAT dan TERGUGAT yakni harta benda semasa hidup dari Almarhum Max Sutanto dan Almarhumah Soeprapti yang sekarang telah dikuasai secara fisik oleh TERGUGAT, Sejumlah perabotan dan perkakas rumah tangga termasuk barang-barang elektronika berada dialamat yang ditinggali oleh Almarhumah Soeprapti semasa hidup di Jalan Tebet Barat Raya No 24 A. Jakarta Selatan.

Penjualan-penjualan tanah dari Harta Warisan Almarhumah Soeprapti sebagaimana didalam Salinan Akta Pengikatan Untuk melakukan Jual Beli pada tanggal 03 Mei 2012 Nomor 06, sebagaimana penjualan dan pembelian tersebut telah dilakukan dengan harga yang telah disetujui dan disepakati secara mutlak oleh kedua belah pihak, yaitu sebesar Rp.17.755.100.00.- (tujuhbelas milyar tujuhratus limapuluhlima juta seratus ribu rupiah) yang akan dibayar oleh pihak kedua kepada Almarhumah Soeprapti sebagai pihak pertama.

a. Merintahkan juga TERGUGAT untuk memerincikan secara detail hal tersebut kepada PENGGUGAT dan TERGUGAT untuk tunduk dan patuh pada putusan ini.

b.Memerintahkan TERGUGAT untuk menghitung segala kerugian yang dialami oleh PENGGUGAT secara detail dan akuntabel sehingga PENGGUGAT dapat memperoleh kembali haknya senilai dengan keadaan semula sebelum adanya perbuatan TERGUGAT menguasai keseluruhan harta bergerak sejumlah uang tunai yang disimpan dan dibungakan di beberapa Bank Nasional dan hal tersebut menjadi tanggungan penuh TERGUGAT selama PENGGUGAT belum terpenuhi hak-haknya.

c.Memerintahkan TERGUGAT untuk menjamin TERGUGAT akan memulihkan dengan segera hak-hak PENGGUGAT sesuai dengan nilai keadaan semula sebelum terjadinya perbuatan TERGUGAT ditambah dengan tanggungan penuh selama PENGGUGAT belum terpenuhi hak-haknya tanpa menunda sedikitpun.

d. Memerintahkan TERGUGAT membagi hak masing-masing selaku ahli waris yang sah dengan jelas secara proporsional didasarkan pada hukum waris dengan hitungan teknis dari para ahli yang kredibel dan menyatakan hak tersebut sebagai hak bagian mutlak masing-masing yang tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun. Dan juga TERGUGAT memberikan tanggungan kompensasi untuk kemudian memerintahkan TERGUGAT memberikan kompensasi kepada PENGGUGAT dengan nilai diperhitungkan membuat PENGGUGAT hidup lebih dari keadaan sebelumnya.

e. Memerintahkan TERGUGAT untuk menjamin tidak beralihnya aset-aset dikuasai oleh TERGUGAT berupa mobil, perhiasan cincin, kalung,giwang, jam rolex, perabotan perkakas rumah tangga, barang-barang elektronika, rumah bangunan tempat tinggal Almarhumah Soeprapti, sejumlah uang tunai dalam penjualan tanah-tanah kepemilikan Almarhumah Soeprapti sehingga TERGUGAT dapat secara penuh memenuhi segala kewajibannya melakukan tindakan pemulihan kerugian yang di derita oleh PENGGUGAT dan menanggung seluruh biaya yang telah dan akan dikeluarkan oleh TERGUGAT kepada PENGGUGAT.

f. Memerintahkan kepada TERGUGAT untuk memberikan informasi yang transparan mengenai keseluruhan Boedel Harta Waris agar PENGGUGAT mengetahui keadaan jumlah yang sebenarnya.

g. Memerintahkan TERGUGAT jika menggelapkan sebagian Boedel Harta Waris yang bukan haknya, maka TERGUGAT bersedia demi tegaknya hukum dan majelis hakim yang mulia menggunakan kewenangannya untuk memberi perintah kepada penyidik dan pentuntut umum untuk mengusut secara hukum dan melakukan penuntutan hukum terhadap TERGUGAT yang bertanggungjawab termasuk orang-orang yang membantu TERGUGAT dalam melakukan perbuatan melanggar hukum.

Bahwa sehubungan telah diputuskannya Perkara Perdata No. 320/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Jak,Bar tanggal 29-01-2014 pada Pengadilan Negeri Jakarta Barat Jo. Putusan Pengadilan Tinggi Jakarta No. 514/PDT/2014/PT.DKI tanggal 16-10-2014, Jo. Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 1525 K/Pdt/2015 tanggal  27- 10-2015 Jo. Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Peninjauan Kembali  No. 214 PK/Pdt/2017  tanggal 15-06-2017.

Adapun Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Peninjauan Kembali  No. 214  PK/Pdt/2017 yang amarnya berbunyi mengadili: 1. Menolak permohonan peninjauan kembali dari Pemohon Peninjauan Kembali SOERJANI SUTANTO tersebut, 2. Menghukum Pemohon Peninjauan Kembali dahulu Termohon Kasasi/ Tergugat/Terbanding untuk membayar biaya perkara dalam pemeriksaan peninjauan kembali ini sejumlah Rp2.500.000,00 (dua juta lima ratus ribu rupiah).

Bahwa berdasarkan Pasal 196 HIR: “Jika pihak yang dikalahkan tidak mau atau lalai untuk memenuhi isi keputusan itu dengan damai, maka pihak yang menang memasukkan permintaan, baik dengan lisan, maupun dengan surat, kepada ketua, pengadilan negeri yang tersebut pada ayat pertama pasal 195, buat menjalankan keputusan itu Ketua menyuruh memanggil pihak yang dikalahkan itu serta memperingatkan, supaya ia memenuhi keputusan itu di dalam tempo yang ditentukan oleh ketua, yang selama-lamanya delapan hari.”

Bahwa kemudian, jika setelah jangka waktu yang telah ditetapkan, putusan masih juga tidak dilaksanakan, maka Ketua Pengadilan memerintahkan agar disita barang-barang milik pihak yang kalah sampai dirasa cukup akan pengganti jumlah uang yang tersebut di dalam keputusan itu dan ditambah pula dengan semua biaya untuk menjalankan keputusan itu (Berdasarkan Pasal 197 HIR).

Untuk ini kami bermohon, Bapak Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat melaksanakan Eksekusi  terhadap putusan No 320/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Jak,Bar, yang saat ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap.


Artikel Lainnya:

 

Untuk Kedua Kalinya Pemkab Kampar Meraih WTP dari BPK Riau
Senin, 18 Juni 2018

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Uwan Abdullah Cu Somek Mengatakan “ Setiap tahun BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Perwakilan daerah Riau , selalu mengobral dan memberikan nilai kepada Pemerintah Propinsi serta kabupaten/kota . Penilaian ini rawan Suap, bagaimanapun masing-masing kepala daerah menginginkan meraih prediket WTP (Wajar Tanpa  pengecualian). Bagi-bagilah THR tuh bro. Masih ingatkah Anda dulu kasus... Baca selengkapnya...

RSUD Sekayu Muba Catat Sejumlah Prestasi, Sang Direktur Terima Penghargaan
Minggu, 17 Juni 2018

KOPI, JAKARTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan catat sejumlah prestasi, sang Direktur dr. Makson Parulian Purba, MARS, terima penghargaan lembaga apresiasi independen. Berbagai perkembangan yang dicapai RSUD Sekayu di tangan dokter Makson Parulian Purba tentu dapat dilihat dan dirasakan masyarakat Muba. Dalam kepemimpinannya yang kedua kali, percepatan di bidang pelayanan kesehatan dan penambahan... Baca selengkapnya...

Dua BUMN Indonesia PT. KAI dan PT Wika Go Internasional Raih Proyek di Negara Filipina
Jumat, 01 Juni 2018

KOPI, Jakarta – “Keberhasilan ekspansi PT INKA ( PT. Industri Kereta Api) dan PT Wijaya Karya (Wika) di Filipina merupakan salah satu bukti bahwa BUMN  (Berebut Uang   Milik Negara eh salah Badan Usaha Milik Negara ) kita kuat, andal dan dipertimbangkan di luar negeri,” kata Rini. Dua perusahaan pelat merah bekerja sama dengan perusahaan Filipina terkait proyek infrastruktur transportasi. PT Industri Kereta Api (Inka) akan... Baca selengkapnya...

Industri Manufaktur Capai Investasi Rp62,7 Triliun di 2018
Minggu, 27 Mei 2018

KOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian terus aktif mendorong peningkatan nilai investasi dan ekspor terutama di sektor manufaktur. Upaya ini diyakini mampu memacu pertumbuhan ekonomi nasional serta membawa efek positif yang luas guna menciptakan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.   “Selama ini, industri menjadi penggerak utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus berperan sebagai tulang... Baca selengkapnya...

Kementrian Hukum dan Ham Santuni Anak Yatim serta Buka Puasa Bersama
Sabtu, 26 Mei 2018

KOPI, Jakarta - Kemenkumham mengadakan buka puasa bersama pejabat dan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal, bertempat di Graha Pengayoman (22/5/2018). Acara yang ditaja oleh Biro Umum melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) 2018, mengusung tema “Menanamkan nilai-nilai kejujuran” dengan penceramah Ustad Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang biasa dikenal Ustadz Syeikh Ali Jaber. Dalam tausiahnya beliau menyampaikan agar kita semua... Baca selengkapnya...

Ketua Umum PPWI Nasional Menghadiri Undangan Buka Puasa Bersama dengan Kedubes Maroko
Jumat, 25 Mei 2018

KOPI, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd. M.Sc, MA, bersama keluarga menghadiri undangan buka puasa bersama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Maroko yang diwakili Konselor, Mr. Mostafa Nakhloui, di SHISHA Café, Jl. Kemang, Jakarta, Jumat, 24/05/2018. Turut hadir bersama Ketum PPWI dan keluarga, Ketua DPD-PPWI Provinsi Papua, Sem Gombo, S.Kom. Wilson bersama keluarga tiba di lokasi buka... Baca selengkapnya...

Sejumlah Alumni UNKRIS Kecam Aksi Teror Bom di Surabaya
Rabu, 16 Mei 2018

Foto: KGJ dalam sebuah aktivitas, 28 Jan 2018 KOPI, JAKARTA Sejumlah Alumni Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) Jakarta yang terhimpun dalam Perkumpulan Krisna Group Jatiwaringin (KGJ), Lintas Angkatan-Lintas Fakultas mengecam aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di 3 (tiga) gereja di Surabaya dan Mapolresta Surabaya.   Peristiwa teror bom Minggu (13/05/2018) pagi itu, merupakan tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan, karena sejumlah... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALPresiden Trump Jamuan Iftar dengan .....
10/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington - Tradisi Iftar (Buka Puasa) di Gedung Putih dimulai pada 1990-an selama pemerintahan Bill Clinton sebagai bentuk “pendekatan” t [ ... ]



NASIONALPembukaan Festival Danau Sentani XI Tahu.....
19/06/2018 | Wawan Setiawan

KOPI–Jayapura, Pemerintah Kabupaten  Jayapura yang disponsori oleh Kementerian Pariwisata menggelar Festival Danau Sentani XI Tahun 2018 di Kota  [ ... ]



DAERAHTNI AD Mendukung Camp Remaja Gereja Kema.....
19/06/2018 | Wawan Setiawan

KOPI-Sentani, Rindam XVII / Cenderawasih menjadi tuan rumah acara Camp Remaja Gereja Kemah  Injil Indonesia Wilayah PAPUA Tahun  2018 di Distrik Sen [ ... ]



PENDIDIKANHeboh..Mahasiswa Asal Papua Ke Kampus UN.....
30/05/2018 | Sem Gombo, S.Kom

KOPI - Salah Seorang Mahasiswa UNCEN Jayapura asal Papua berinisial DT pergi ke Kampus dengan menggunakan busana daerah yaitu memakai Koteka. Apa ge [ ... ]



EKONOMIRI Fokus Terapkan Industri Hijau Melalui.....
17/06/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Pemerintah sedang gencar menggalakkan konsep circular economy di berbagai aspek kehidupan. Berbeda dengan linear economy yang mengan [ ... ]



HANKAMUniversitas Riau Tempat Merakit Bom .....
03/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya,sebut saja namanya Ajisulung mengatakan “ Bukti lemahnya pengawasan oleh security Universitas Riau (UR). Para  [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



POLITIKCagubri Lukman Edy : Prihatin Melihat .....
20/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru- Calon Gubernur Riau (Cagubri ) Lukman Edy bila dipercayai oleh masyarakat Riau terpilih menjadi Gubernur nanti, memperhatikan nasib  [ ... ]



OPINIMembantu Polisi Melalui Peran yang Kita .....
16/06/2018 | Harjoni Desky, S.Sos.I., M.Si

KOPI - Di bawah terik matahari pagi, lebih kurang sebanyak empat satuan setingkat kompi atau 400 orang personel brigade mobil (brimob) dan personel da [ ... ]



PROFILPolres Kuantan Singingi Raih Dua Pengh.....
08/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kuantan Singingi - Polres Kuantan Singingi (Kuansing) raih dua penghargaan . Penghargaan itu diserahkan, Rabu (14/2/2018) oleh Irjen Nandang se [ ... ]



SOSIAL & BUDAYABatik Jambi Melenggang Hingga ke Eropa d.....
18/06/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, Jakarta – Kementerian Perindustrian memfasilitasi sejumlah pelaku industri kecil dan menengah (IKM) batik nasional untuk ikut serta dalam  [ ... ]



ROHANITim Jum,at Barokah Waka Polresta Pekanba.....
18/06/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru - Menutupi minggu terkahir bulan suci Ramadhan 1439 H, tim terpadu Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru mengunjungi panti asuhan Ali An N [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



SERBA-SERBIKemenperin Dukung Pelaksanaan MOFP 2018 .....
10/06/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta – Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi dan dukungan kepada Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dalam m [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.