Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita HUKUM & KRIMINAL Kredit Macet Capai Rp4,9 M di BNI Capem Pekanbaru

Kredit Macet Capai Rp4,9 M di BNI Capem Pekanbaru

KOPI, Pekanbaru - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau didesak mengungkap mafia perbankan di Bank BNI 46 Cabang Pekanbaru.Nilai kredit macet itu sebesar Rp4,9 miliar dengan agunana lahan fiktif. Desakan ini disampaikanm LSM Riau Bersih dalam aksi demonya di Kejati Riau, jalan Sudirman, Pekanbaru. LSM ini menyebutkan, bahwa kasus mafia perbankan di BNI Cabang Pekanbaru sejak tahun 2009 hingga kini tidak pernah diusut. Padahal dengan jelas, nasabah atas nama Rosinta Simarmata dan David Silalahi terbukti bersalah di Pengadilan Negeri Bangkinang karena mengklaim lahan sawit milik orang lain. Pengadilan memutuskan keduanya divonis delapan bulan kurungan.

Kebun sawit milik orang lain inilah yang juga dijadikan agunana di Bank BNI Cabang Pekanbaru. Rosinta dan David dengan menggunakan surat sertifikat tanah yang palsu, mengajukan kredit senilai Rp4,9 miliar di Bank BNI.

Anehnya, pihak bank menyetujui permohonan kredit tersebut. Disinilah ada dugaan permainan antara oknum bank dengan Risinta dan David.

"Bank BNI tidak objektif dalam memberikan pinjaman kepada Rosintan dan Davit. Sebab, lahan yang diagunkan ke bank tersebut bukanlah miliknya. Belakangan terjadi kredit macet," kata Koordinator aksi demo Febri Prabowo kepada wartawaan Senin (21/1/2013).

Disini pihak Kejati Riau dituntut untuk mengungkap mafia tersebut di bank BNI. "Kejaksaan harus mengusut kasus mafian perbankan ini. Sebab, negara sudah dirugikan ulah oknum di Bank BNI itu," kata Febri.

Polda Riau Tetapkan Tiga Tersangka

Polda Riau menetapkan tiga tersangka kasus dugaan kredit macet di BNI 46 Cabang Pekanbaru senilai Rp 4,9 miliar di BNI Cabang Pekanbaru. Kepolisian Daerah (Polda) Riau menetapkan tiga tersangka kasus kredit macet BNI 46 Cabang Pekanbaru senilai Rp4,9 miliar. Ketiga tersangka merupakan pihak bank yang menyetujui kredit padahal agunan berupa sertifikat palsu.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah kepada wartawan, Jumat (25/1/13), membenarkan hal itu. Dikatakan, ketiga tersangka merupakan karyawan Bank BNI 46, yakni AY, CM dan DS.

"Ketiganya dianggap lalai karena atau sengaja memberikan kredit tanpa melihat secara benar keabsahan sertifikat tanah yang di anggunankan," ungkapnya seraya menambahkan berkas acara pemeriksaan sudah diserahkan ke Kejati Riau, hari ini juga.

Kasus kredit macet ini terungkap saat puluhan orang dari LSM Riau Bersih berunjukrasa di kantor Kejati Riau, Senin (21/1/13) lalu. Saat itu massa pengunjutkasa mendesak pihak Kejati Riau mengusut kasus mafia perbankan yang terjadi di BNI Cabang 46 Pekanbaru. Pimpinan bank ini dituding pengunjukrasa telah menyalahgunakan wewenang pemberian kredit kepada seorang nasabah yang bernama Rosita Simarmata.

Padahal anggunan yang dijaminkan Rosita dalam bentuk lahan perkebunan sawit, merupakan lahan milik orang lain. Kuat dugaan, dalam pemberian kredit ini, pihak BNI 46 telah kongkalingkong dengan Rosita. Karena, anggunan Rosita ini ternyata palsu.

"Kita minta kepada pihak Kejati Riau, untuk memeriksa pihak BNI 46 Cabang Pekanbaru. Karena telah menerima suap dari seorang nasabah. Sehingga dengan mudah memberikan kredit sebesar Rp 4,9 miliar. Padahal anggunan yang dijaminkan Rosita yakni lahan kebun sawit, merupakan milik orang lain," kata Febri Prabowo, selaku Koordinator Aksi waktu itu berdemo di kantor Kejati Riau.

Ditempat lain Pengamat Korupsi Riau (PKR) Ajisutisyoso mengatakan Dirut Bank milik swasta hampir habis jabatanya harus menyelesaikan tugasnya,kalau Dirut Bank BUMN habis masa kerjanya/pensiun lenggang kangkung .Manajemen pusat kurang pengawas mengawasi kinerja cabang-cabangnya juga harus meniliti ulang track record penggangkatan seseorang untuk jadi manager bank BUMN.

"Jangan lupa bro bagi-bagi duit korup tuh," ketus Ajisutisyoso.Rtc (didi).


Artikel Lainnya:

 

Pokdakan Sakato Raih Terbaik Satu Tingkat Sumatera Barat
Senin, 18 April 2016

KOPI, Pasaman - Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Sakato jorong Koto Panjang, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman, berhasil raih juara I penilaian kinerja kelembagaan perikanan budidaya tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2015. Pokdakan Sakato memperoleh hadiah berupa, 1 unit notebook, 1 unit printer, 1 buah tabung oksigen portable dari Dinas Perikanan dan Kelautan serta piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera... Baca selengkapnya...

Peringati HUT Kopassus Ke-64, KASAD Puji Prestasi Kopassus Dalam Menangani Aksi Terorisme
Sabtu, 16 April 2016

KOPI - Ditengah - tengah hangatnya situasi keamanan didalam negeri, sebagaimana diketahui pada akhir bulan Maret kemarin, kita telah dikejutkan dengan penyanderaan 10 warga Indonesia oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina.     “Saya mengapresiasi kecepatan reaksi prajurit – prajurit Kopassus, khususnya satuan 81 penanggulangan teror dan Grup 3/Sandhi Yudha yang dalam waktu singkat telah siap melaksanakan tugas untuk melepaskan... Baca selengkapnya...

Dewan Adat Nasional Selenggarakan Pertemuan Konsolidasi
Kamis, 14 April 2016

KOPI, Jakarta - Dewan Adat Nasional (DAN) yang terdiri atas para raja dan sultan nusantara menyelenggarakan pertemuan nasional selama dua hari, 13-14 April 2016, di Jakarta. Para tokoh masyarakat bergelar Raja dan Sultan dari seluruh Indonesia menghadiri Pertemuan Konsolidasi tersebut. Diantara yang hadir, antara lain YM Prof. DR. Al-Habib Husein Abdulhadi Sulaeman dari Kesultanan Pajajaran dan YM DT. Dr. Ir. Muhammad Subur Sembiring dari... Baca selengkapnya...

Ditegur Kapolda, Polres Belu Kembalikan ID Card dan Tape-recorder Pewarta PPWI
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Kapolres Belu, AKBP Putu Gede Artha, melalui Kanit Buser Polres Belu bernama Timi, akhirnya mengembalikan ID Card dan alat perekam suara (tape recorder) milik anggota PPWI, Felixianus Ali, di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Pengembalian barang-barang milik Felix, demikian ia sehari-hari disapa, dilakukan pada Jumat kemarin, 8 April 2016, di Kantor Polres Belu. Demikian laporan disampaikan Felix dari Atambua.  ... Baca selengkapnya...

Salut Pemerintah Jkw-Jk, Bagi-bagi Hutang Pinjaman Negara ke Perusahaan Swasta
Sabtu, 09 April 2016

KOPI, Jakarta - Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan Pemerintah telah menipu rakyatnya sendiri. Dulu pinjaman uang dari Tiongkok dengan total US$ 3 Miliar setara 43,28 Triliun untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan perdagangan.   Nyatanya uang tersebut lebih banyak disalurkan dan dipinjamkan ke beberapa  perusahaan BUMN dan swasta yang tidak ada korelasinya ketus Ajisutisyoso Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan... Baca selengkapnya...

Walikota Dumai Bertemu Investor Jepang Bahas Proyek Pengolahan Air Teknologi Canggih
Rabu, 06 April 2016

KOPI, Dumai – Kendala selama ini masyarakat Dumai sulitnya mendapat air bersih saat musim kemarau, maka Pemkot (Pemerintah Kota) Dumai melakukan terobosan bagaimana masyarakatnya dapat mengkomsumsi air bersih higienis.Yakni mengolah air laut, air payau menjadi air tawar yang langsung di konsumsi oleh masyarakat, untuk mewujudkan mimpi tersebut  walikota Dumai mendatangkan investor berasal dari negaraJepang. Dumai merupakan kota pelabuhan,... Baca selengkapnya...

Temukan 189 Hektare Ladang Ganja, Kapolri Apresiasi Operasi “Bersinar Rencong”
Selasa, 05 April 2016

KOPI, Banda Aceh – Sesuai dengan namanya Operasi“Bersinar Rencong” Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dibantu TNI, berhasil menemukan 21 hektare ladang ganja yang dipelihara jaringa kartel narkoba. Letaknya berada tepat di tanah landai di tepi perbukitan lereng Gunung Seulawah. Kawasan itu masih masuk dalam daerah Lamteuba.   Kapolri dan rombongan tiba sekitar pukul 08.WIB, dengan menggunakan helikopter polisi. Pantauan Rakyat Aceh di... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALWapres Jusuf Kalla: Buka Internasion.....
20/04/2016 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta- Anggota Standing Committe ICAPP (Internasional Conference of Asian Political Parties) ke-26 Andreas Pareira mengatakan kepada wartawan  [ ... ]



NASIONALBupati Pasaman Buka O2 SN Tingkat Kabupa.....
02/05/2016 | Muhammad Doni

KOPI, Pasaman - Meskipun Pembukaan Olympiade Olah Raga Nasional Tingkat Kabupaten Pasaman yang di laksanakan di Gelora tuangku Imam Bonjol  di warnai [ ... ]



PENDIDIKANDinas Pendidikan Pasaman Gelar Sosialisa.....
01/05/2016 | Muhammad Doni

KOPI, Pasaman -  Bagi Seluruh Guru yang ada di Pasaman baik yang belum maupun yang sudah di sertifikasi saat telah dilaksanakan sosialisasi tentang  [ ... ]



EKONOMINantikan Banjir Diskon Belanja Online Hi.....
28/04/2016 | Yeni / Pri

KOPI - Awal Mei 2016 ini, lebih dari 50 E-Commerce akan menyelenggarakan Diskon & Midnight Sale. Akan ada penawaran super spesial selama 3 (tiga) hari [ ... ]



HANKAMDandim Makassar Jefri Octavian Rotti Ter.....
25/04/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Makassar- Ditempat terpisah Ajisutisyoso mengatakan yang merusak nama institusi TNI bukan berasal dari eksternal melainkan oknum anggota TNI ter [ ... ]



OLAHRAGAPS.TNI Memproklamirkan Diri Demi Memotiv.....
19/04/2016 | Yeni Herliani

KOPI – Ditengah lesunya kondisi Persepakbolaan Indonesia yang mengalami berbagai sandungan disana sini, TNI memandang perlu untuk berperan aktif dal [ ... ]



PARIWISATAObjek Wisata Terbaru Japan Corner Museum.....
19/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Bila kita melangkah menuju kota banda Aceh dan berkunjung ke museum tsunami di bilangan lapangan Blang Padang maka anda semua akan men [ ... ]



POLITIKAsrizal H. Asnawi Siap Tarung Untuk Aceh.....
28/04/2016 | Ari Muzakki

KOPI, BANDA ACEH – Ketua Fraksi PAN DPR Aceh Asrizal H. Asnawi menyatakan kesiapannya untuk maju pada Pilkada Aceh Tamiang 2017 mendatang. Niat tulu [ ... ]



OPINILima Fokus Kegiatan Pemkab Nias Barat ya.....
02/05/2016 | Kurnia Gulo, A.Ma.Pd

KOPI - Dalam rangka menyongsong program 100 hari kerja, sebagai orang nomor 1 yang baru di jajaran Pemerintah Kabupaten Nias Barat, Bupati Nias Barat, [ ... ]



PROFILIbunda Mantan Gubernur Aceh Telah Tiada.....
13/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI,Jakarta-Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Duka cita sedang meliputi keluarga besar mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud.Ibunda ya [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAAceh Bisa Maju dengan Pelaksanaan Syaria.....
09/04/2016 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI, Jakarta - Berbicara tentang provinsi Aceh maka tidak bisa dilepaskan dengan pelaksanaan syariat Islam. Akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak t [ ... ]



ROHANIKeluarga Toraja di Jakarta Rayakan Paska.....
13/04/2016 | Zohiri Kadir

KOPI, Jakarta - Tepatnya pada 9 April lalu bertempat di gedung BPPT Jl. M. H. Thamrin, perkumpulan Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) se-Jabodetabek meraya [ ... ]



RESENSIEra Soeharto : Sudjono "Mentri Urusan .....
19/03/2016 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta- Menurut buku biografi Liem Sioe Liong dengan judul ” Liem Sioe Liong’s Salim Group: The Business Pillar of Suharto’s Indonesia” [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIPemadaman Listrik di Lampung Barat.....
18/04/2016 | Ari Kusmiran

  KOPI, Lampung Barat - Pemadaman Listrik di bumi Lampung Barat hampir setiap hari terjadi, bahkan didalam satu hari bisa terjadi pemadaman 2 sampai [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.