Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
“Nongkrong di Haus Berbonus” Raih MU.....
30/06/2013 | Arifin Banten

KOPI - PT ABC President Indonesia menggelar serangkaian kegiatan “Nongkrong di Haus Berbonus”, Minggu pagi (30/6) di Plaza Utara Senayan, Jakarta. Event tersebut diselenggarakan serentak di tiga K [ ... ]



Statistik
Anggota : 6403
Isi : 10423
Content View Hits : 4772829
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Hukum Kematian Mahasiwa Unpam Mulai Terungkap
Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) bersama segenap pengurus dan anggota PPWI se-Indonesia menyampaikan Selamat Merayakan Paskah bagi semua saudara sebangsa Indonesia yang merayakannya. Semoga keselamatan dan kedamaian di antara sesama sebangsa-senegara Indonesia akan senantiasa dicurahkan ke segenap penjuru nusantara dan dunia... Amin...

Kematian Mahasiwa Unpam Mulai Terungkap

Pewarta-Indonesia, SERPONG - Kasus penemuan mayat pria yang ditemukan tergeletak di Jalan Boulevard Timur BSD tepatnya dekat Eka Hospital, Kamis (11/3), mulai menemukan titik terang. Mayat pria itu diketahui bernama Irfan (20), mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam), Fakultas Hukum, Jurusan Ilmu Hukum angkatan 2007. Irfan ditemukan tewas dengan luka tusukan senjata tajam di punggung.

Menurut salah satu anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Serpong, Briptu Panjaitan, mayat tersebut diduga kuat korban pembunuhan. “Hasil otopsi ada luka tusukkan senjata tajam di punggung. Berdasarkan hasil pemeriksaan baru diketahui kalau mayat tersebut adalah seorang mahasiswa di salah satu universitas di Kota Tangsel yang bernama Irfan,” kata Panjaitan saat ditemui di kantornya, Minggu (14/3).

Untuk kepentingan penyelidikan, pihak kepolisian sudah memanggil tiga orang saksi. Mereka adalah penjaga keamanan kompleks Perumahan Boulevard Timur, BSD City, Kota Tangsel, dan dua orang lagi teman korban di universitas yang sama. “Masing-masing baru dipanggil dan diperiksa satu kali sebagai saksi,” tambahnya.

Keterangan yang berhasil dihimpun dari para saksi, korban adalah warga Kecamatan Pamulang. Selain itu, motor yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan mayat adalah kendaraan milik korban. Ketika disinggung alamat lengkap korban, Panjaitan enggan mengungkapkannya. “Alamat pastinya saya sedikit lupa tuh,” ucapnya singkat.

Ditemui terpisah, Kapolsek Serpong AKP Budi Hermanto membenarkan bahwa Irfan adalah warga Pamulang. Budi mengatakan, saat ini jasad Irfan sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Sementara saat ditanya pelaku pembunuhan, Budi mengaku masih dalam proses pengembangan. “Bila sudah ada titik terang maka kami langsung memburu dan akan meringkus pelakunya,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ditemukan sesosok mayat pria tanpa identitas tergeletak di Jalan Boulevard Timur BSD di pinggiran jalan kompleks hunian samping Eka Hospital itu masih belum jelas motifnya. Mayat yang memiliki ciri-ciri fisik tinggi badan 153 cm, berat badan 50 kg, dan kulit sawo matang tersebut ditemukan sekira pukul 03.30 WIB oleh petugas kompleks keamanan Perumahan BSD (surya)

 

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.