Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai

Login & Kirim Warta



Komentar Warga

Kolom Pewarta
Kriteria Calon Presiden Masa Depan (142/.....
20/05/2012 | Muhammad Haries

KOPI - Seperti yang kita ketahui pemilu capres dan cawapres semakin waktu semakin dekat. Seluruh ele [ ... ]



Yang Terpinggirkan
Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kand.....
22/04/2012 | Imi Suryaputera

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis  [ ... ]


Foto Pewarta
dirikuAnggota DPD-RI Kunjungi KerambahPulau Senoa
Gelora Sepeda
TelkomVision Gandeng Kemensos Gelar INDO.....
21/05/2012 | Yeni Herliani
article thumbnail

KOPI - TelkomVision dalam usianya yang ke-15 kian menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan kualitas produk yang baik, kemudahan layanan, dan kepedulian terhadap k [ ... ]



  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
  • Tabloid Explore Indonesia
Statistik
Anggota : 5021
Isi : 8250
Content View Hits : 1861444
mod_vvisit_counterPengunjung Hari ini1849
mod_vvisit_counterPengunjung Kemarin4119

Warga Online : 77
IP Kamu : 38.107.179.218













Warta Berita Internasional Aljazair dan Polisario Mesti Tunduk
Pemberitahuan: Bagi Peserta Lomba Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional tentang RI-Maroko yang belum mendapatkan kiriman Piagamnya hingga saat ini, mohon beritahukan ke Panitia melalui SMS/Call ke 081371051875 (Mbak Wina), PPWI akan mengirimkan soft-copy Piagam dimaksud melalui email yang bersangkutan. Untuk itu, kirim SMS ke nomor HP 081371051875 dengan format: NAMA LENGKAP spasi (NOMOR ARTIKEL) spasi ALAMAT EMAIL. Contoh: ALVIN TRI DANDY (598/S) noirescence@yahoo.com. Mohon segera dan beritahukan kepada rekan lainnya yang belum mendapatkan paigamnya juga. Terima kasih.

Aljazair dan Polisario Mesti Tunduk

KOPI, Washington - Pakar AS (Amerika Serikat) hubungan internasional mendesak Aljazair dan Polisario, Senin (18/7/2011) di Washington, untuk tunduk kepada putusan sejarah dan kenyataan negeri (Maroko) dalam rangka mencari solusi atas konflik Sahara, mereka memperingatkan, akibat destabilisasi di kawasan itu memicu kegiatan Al-Qaeda di Maghreb Islam (AQIM ).

 

“Saat ini, Maroko menunjukkan keterbukaan dan transparansi tentang hak asasi manusia dan demokrasi, kita melihat kurangnya itikad baik dari Aljazair dan front Polisario,” kata ketua Institut Agama dan Kebijakan Publik, Joseph Grieboski pada kantor berita Maroko, MAP, subjek masalah  disesalkan juga masih terus pelanggaran ham pada tawanan populasi ditahan di kamp-kamp Tindouf, Aljazair.

Dia menyerukan kepada PBB dan Dewan Keamanan agar Aljazair dan Polisario bertanggung jawab.

Pada infiltrasi (penyusupan) anggota Polisario ke Libya untuk membantu pasukan pro-Kadhafi, Brieboski mencatat bahwa setiap aksi jahat itu campur tangan Polisario dalam krisis Libya akan mengarah pada bentrokan dengan AS dan negara-negara NATO.

Kebuntuan atas masalah Sahara dan krisis Libya menawarkan  ruang kesempatan AQIM untuk campur tangan militer dan politik di kawasan negara-negara itu, dia menambahkan bahwa situasi kemanusiaan yang buruk di kamp-kamp Tindouf adalah alat rekrutan sempurna bagi Al-Qaeda.

Peter Pham, Direktur dari Pusat Michael S. Anshari Afrika di Dewan Atlantik, menegaskan bahwa pembicaraan resmi ini akan tetap sia-sia jika Aljazair dan Polisario bertahan dalam menyangkal realitas yang terjadi di lapangan.

Yang benar adalah bahwa sebagian besar Sahrawis menunjukkan kepatuhan penuh mereka untuk proses demokrasi di Maroko dengan mengambil bagian dalam referendum konstitusi baru tanggal 1 Juli lalu, katanya.

Comments
Add New
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."


Artikel Lainnya:

Pemutakhiran Terakhir (Minggu, 24 Juli 2011 12:18)