Peringatan HUT Ke-66 Proklamasi RI di KBRI Rabat Berlangsung Khidmat
KOPI, Pada tanggal 17 Agustus 2011 bertempat di lapangan upacara KBRI Rabat, Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang menjadi puncak rangkaian acara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Proklamasi Kemerdekaan RI di KBRI Rabat berlangsung dengan khidmat. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Maroko, Tosari Widjaja, dan sebagai Perwira Upacara, Ahmad Rosyad, Staf Komunikasi KBRI Rabat. Sementara Pasukan Pengibar Bendera terdiri dari mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Maroko yaitu : Habib Chaerul Mustain, Ahmad Shohibul Muttaqin, Ahmad Lubaid dengan penuh haru mengibarkan Sang Merah Putih.
Upacara dimulai tepat pukul 08.30 pagi waktu setempat, diikuti oleh seluruh staf KBRI Rabat dan berbagai masyarakat Indonesia di Maroko. Sebagaimana telah ditetapkan secara nasional, tema peringatan HUT ke-66 Republik Indonesia di KBRI Rabat adalah “Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, kita tingkatkan kesadaran hidup dalam Ke-Bhinneka-an untuk kokohnya persatuan NKRI, kita sukseskan kepemimpinan Indonesia dalam forum ASEAN untuk kokohnya solidaritas ASEAN”.
Dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara, Dubes RI antara lain menyampaikan bahwa bagi bangsa Indonesia, kemerdekaan adalah berkah dan anugerah yang sangat sakral, karena mendapatkannya tidak melalui pemberian namun merupakan hasil perjuangan. Kemerdekaan harus dimaknai dalam esensinya yang paling dalam. Kemerdekaan tidak hanya membebaskan kita dari ketertindasan, namun juga mendorong kita untuk bekerja lebih keras. Kemerdekaan tidak hanya meneguhkan kemandirian, namun juga sebuah ajakan untuk bersama dengan bangsa lain mendorong kerja sama dan kemitraan untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Di atas semua itu, sesungguhnya kemerdekaan adalah sebuah jembatan untuk mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang lebih adil, makmur, unggul dan bermartabat.
Usai upacara para hadirin melakukan ramah-tamah dan foto bersama yang dilaksanakan dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-66 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pada malam harinya KBRI Rabat mengadakan acara Malam Panggung Gembira. Acara yang dimulai setelah buka puasa ini menggunakan konsep dari masyarakat Indonesia, oleh masyarakat Indonesia dan untuk masyarakat Indonesia. Pertunjukan yang diisi oleh Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Maroko yang tergabung dalam organisasi PPI-Maroko, adalah menampilan kebolehan seni antara lain Tabuh Rebana, Operette Ramayana, Band Rabatina Nada, Operette Ande-Ande Lumut serta pembacaan puisi. Pada malam panggung gembira ini juga diadakan penyerahan hadiah oleh Duta Besar RI kepada masyarakat Indonesia yang memenangkan berbagai lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-66 RI.(KBRI Rabat)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Warga Negara Korea Selatan Diserahkan ke Kantor Imigrasi
- Bendera ASEAN Resmi Berkibar di KBRI Rabat
- 12 Kongres AS Menyambut Baik Konstitusi Baru Maroko
- Konjen RI untuk Sabah-Serawak Terima Duta Seni Indonesia
- Perancis Turut Mendukung Proses Negosiasi Sahara
- Aljazair dan Polisario Mesti Tunduk
- Reformasi 1 Juli Membawa Maroko ke Komunitas Demokrasi Dunia
- Pembicaraan “Sahara” Akan Berlanjut
- Migran Asal Srilangka Bertahan di Atas MV Alicia
- 98,50% Maroko Memberikan Suaranya atas Rancangan Konstitusi
- HM Raja: Pidato Pesan untuk Bangsa Maroko (teks lengkap)
- Aktivis Gonas Ditelantarkan KBRI Singapura
- Situasi Buruk di Tindouf adalah Tanggung Jawab Aljazair
- Penolakan IDC atas Kasus Mostafa Salma di Jenewa
- LSM AS : Penggelapan Bantuan Kemanusiaan oleh Polisario Dibeberkan
Pemutakhiran Terakhir (Jumat, 19 Agustus 2011 23:28)


























