IDC Desak UNHCR Bebaskan Penduduk Kamp Tindouf
KOPI, Jenewa - International Democratic Center (IDC), Jumat (23/9/2011) di Jenewa mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) dan masyarakat internasional untuk campur tangan membebasan keluarga-keluarga yang ditawan oleh polisario di kamp Tindouf (bagian selatan-barat Aljazair ).
Mengatasi itu Dewan sesi kedelapan belas Hak Asasi Manusia, Mami Ahl Ahmed dari IDC menghimbau UNHRC intervensi, sehingga memungkinkan penduduk kamp-kamp untuk bersatu kembali dengan keluarga mereka di tanah air mereka, Maroko, dan mendesak membuka kamp-kamp untuk organisasi internasional sehingga membawa keadilan bagi para korban.
“IDC menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya kekerasan fisik dan psikologis, dan agar melepaskan Sahrawis yang ditahan di kamp-kamp Tindouf, di mana hak-hak dasarnya disangkal oleh separatis, “kata sumber dari kantor berita nasional Maroko, MAP.
Pembicara menyesalkan adanya penyakit menyebar di antara penduduk di kamp-kamp tanpa adanya perlindungan internasional dan sikap keras Polisario, sehingga organisasi internasional bertanya tentang situasi ini.
IDC memanggil organisasi Internasional dan masyarakat internasional untuk campur tangan mengakhiri kondisi kehidupan keji yang dialami oleh Sahrawis akan nasib mereka di kamp, di mana anak-anak dipaksa dideportasi dari sanak saudara mereka.
IDC jug mengecam dugaan kuat atas penggelapan bantuan kemanusiaan oleh pemerintahan Polisario dan menyerukan segera mengembalikan hak-hak asasi Mustapha Salma Ould Sidi MOuloud, mantan Polisario yang hingga kini belum bisa beretemu dengan keluarganya di kamp. Tindouf.
Foto by : ahl-moroccan-sahara.blogspot.com
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- Konsul Malaysia Adakan Perayaan Kemerdekaan ke-54
- Aljazair, Polisario dan Gaddafi Saling Bersinergi
- Ahli AS: Partisipasi Maroko Sangat Dibutuhkan Atasi Perdagangan Narkoba
- Masyarakat Indonesia di Maroko Rayakan Idul Fitri 1432 H
- Peringatan HUT Ke-66 Proklamasi RI di KBRI Rabat Berlangsung Khidmat
- Warga Negara Korea Selatan Diserahkan ke Kantor Imigrasi
- Bendera ASEAN Resmi Berkibar di KBRI Rabat
- 12 Kongres AS Menyambut Baik Konstitusi Baru Maroko
- Konjen RI untuk Sabah-Serawak Terima Duta Seni Indonesia
- Perancis Turut Mendukung Proses Negosiasi Sahara
- Aljazair dan Polisario Mesti Tunduk
- Reformasi 1 Juli Membawa Maroko ke Komunitas Demokrasi Dunia
- Pembicaraan “Sahara” Akan Berlanjut
- Migran Asal Srilangka Bertahan di Atas MV Alicia
- 98,50% Maroko Memberikan Suaranya atas Rancangan Konstitusi
Pemutakhiran Terakhir (Senin, 26 September 2011 21:51)


























