20th Meeting of ASEAN + 3 (China, Japan & Korea NTOs) - ASEAN Tourism Forum 2012
Salah satu agenda di (ASEAN Tourism Forum) ATF yang tidak kalah penting adalah pertemuan ASEAN dengan negara mitra dari Republik Rakyat Cina, Jepang, dan Republik Korea atau yang dikenal dengan ASEAN Plus Three (ASEAN +3). Pertemuan tersebut berlangsung di Grand Kawanua Convention Centre, Manado (10/1) Delegasi ASEAN NTO’s dipimpin oleh Wardiyatmo, Sekretaris Jenderal Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, sementara delegasi dari Cina, Jepang dan Korea diwakili masing-masing oleh officials dari ASEAN China Centre (ACC), ASEAN Japan Centre (AJC), dan ASEAN Korea Centre (AKC).
Sidang diawali dengan penyampaian kemajuan masing-masing lembaga terhadap aktifitas yang telah dilakukan tahun lalu dan rencana kegiatan tahun 2012. Cina memaparkan tentang perkembangan kegiatan kerja sama pariwisata khususnya terkait dengan Plan of Action to Implement the Joint Decleration on ASEAN-China Strategic Partnership for Peace and Prosperity 2011 – 2015, yang mana tercakup bidang pariwisata. Di dalam Plan of Action tersebut antara lain direkomendasikan untuk memperkuat dialog dan kerja sama melalui penyelenggaraan pertemuan menteri pariwisata ASEAN dan Cina, mendorong program bersama pembuatan produk pariwisata ASEAN dan Cina, dan mendorong masing-masing pihak untuk berpartisipasi pada kegiatan ATF.
Sementara itu dalam laporannya, Jepang terus melanjutkan komitmennya dalam membantu ASEAN untuk mengembangkan pariwisata. Hal tersebut terwujud pada KTT ASEAN dan Jepang ke-14 yang berlangsung pada 18 November 2011 lalu di Bali, yang telah menghasilkan Joint Declaration for Enhancing ASEAN-Japan Strategic Partnership for Prospering Together, yang di dalamnya memuat antara lain meningkatkan konektivitas ASEAN-Jepang, mengintensifkan kerja sama dalam rangka mencapai terbentuknya komunitas ASEAN, memperkuat kerja sama politik dan keamanan di kawasan, menciptakan bersama suatu masyarakat yang lebih tahan bencana, dan mengatasi tantangan global maupun regional secara bersama.
Sedangkan Korea memaparkan perkembangan kerjasama pariwisata khususnya Plan of Action to Implement the Joint Declaration on ASEAN – Korea Strategic Partnership for Peace and Prosperity 2011 – 2015, yang isinya antara lain memperkuat jaringan kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta melalui pertukaran informasi guna meningkatkan industri pariwisata, mempromosikan industri pariwisata ASEAN dengan memanfaatkan kekayaan warisan budaya ASEAN seperti pembuatan Cultural Map of ASEAN, penyelenggaraan kursus bahasa Korea bagi pekerja bidang pariwisata di ASEAN, dan melanjutkan kerja sama di bidang pariwisata dan pertukaran budaya antara ASEAN dan Korea bersama ASEAN Korea Centre sebagai focal point.
“Komitmen negara-negara ASEAN Plus Three sangat dibutuhkan dalam rangka pengembangan pariwisata di kawasan ini. Tidak hanya itu, peran negara-negara Cina, Jepang di kawasan Asia Timur sangat signifikan untuk mewujudkan ASEAN sebagai world class tourism destination. Hal tersebut sejalan dengan tema ASEAN Tourism For A Global Community of Nations” jelas Wardiyatmo.
Pada sidang ini juga dibahas jumlah kunjungan wisatawan dari Cina, Jepang dan Korea ke wilayah ASEAN. Wisatawan Cina ke ASEAN pada tahun 2010 mencapai 4.902.438 wisatawan meningkat sebesar 13 % dari tahun sebelumnya. Wisatawan Jepang ke ASEAN pada tahun 2010 tercatat 3.337.624 wisatawan mengalami penurunan dari tahun 2009 yang mencapai 6.476.584 wisatawan. Sedangkan kunjungan wisatawan Korea ke ASEAN pada tahun 2010 tercatat 3.227.513 wisatawan.
Pembahasan pada sidang ini selanjutnya adalah Memorandum of Cooperation (MoC) on ASEAN Plus Three Tourism Cooperation. MoC ini merupakan suatu kesepahaman bersama untuk lebih meningkatkan kerjasama ASEAN Plus Three pada bidang pemasaran dan promosi bersama, peningkatan sumber daya manusia melalui capacity building, dan menyusun paket-paket wisata dalam rangka pengembangan tourism product, dan ide pembentukan MoC ini datang dari Indonesia yang dilontarkan pada saat pertemuan tingkat Menteri di ATF- Kamboja tahun lalu. Begitu juga MoC ini dapat dijadikan sebagai payung kerja sama setelah 20 kali pertemuan.
Hingga saat ini kedua belah pihak masih memberikan masukan untuk menyempurnakan MoC ini. Pertemuan ASEAN NTO’s Plus Three selanjutnya dijadwalkan akan berlangsung di Johor Baru, Malaysia pada Juni 2012.
Sumber : Press & Photo Release : Sabdaparna
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- 3 Kandidat Capres Amerika dari Partai Republik, Obama Tunggu Mukjizat Tuhan
- Putin: Senator AS John Mc Cain Tidak Waras
- Gejolak People Power, Apakah Putin Penguasa Abadi Rusia
- Empat Satgas Kontingen Garuda UNIFIL Serah Terimakan Wewenang
- Satgas Indo FPC Kontingen Garuda Akhiri Misi di Lebanon
- Dansatgas Indo FPC Hadiri Transfer of Authority Batalyon Korea UNIFIL
- TNI Peringati Hari Pahlawan di Lebanon
- TNI Rayakan Hari Raya Kurban di Lebanon
- Indonesia Terpilih sebagai Wakil Presiden Konferensi PBB Anti Korupsi Ke-4 di Marrakech, Maroko
- Gubernur Kalimantan Barat: “Kita tinjau ulang hasil pengukuran bersama di Camar Bulan dan Tanjung Datu”
- Indonesia Dukung Maroko sebagai Presiden IPU
- The 2nd International Workshop on South South Cooperation (SSC)
- IDC Desak UNHCR Bebaskan Penduduk Kamp Tindouf
- Konsul Malaysia Adakan Perayaan Kemerdekaan ke-54
- Aljazair, Polisario dan Gaddafi Saling Bersinergi
Pemutakhiran Terakhir (Kamis, 12 Januari 2012 19:27)


























