Warga Minang Sydney Peduli Syiar Islam
KOPI, Padang Panjang -- Umat Islam asal Sumatra Barat (Minangkabau) di Australia, memiliki kepedulian yang cukup tinggi untuk menegakkan syiar Islam di negeri kangguru itu. Beragam kegiatan dilakukan. Narasumbernya pun didatangkan dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Kini tiba pula giliran Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan, yang diundang menjadi narasumber pada kegiatan seminar dan training guna menegakkan syiar Islam di Sydney. Pengundangnya adalah Ikatan Keluarga Minang Saiyo, Sydney. Fauziah juga memenuhi undangan Centre for Islamic and Education (CIDE) Sydney,” terang Kepala Divisi Humas Perguruan Diniyyah Puteri, Ahmad Rifai, kepada Singgalang dan pewarta-indonesia.com, Kamis (16/2), di Padang Panjang.
CIDE merupakan sebuah yayasan dakwah yang menaungi komunitas Indonesia, terutama mereka yang berasal dari Sumbar. Lembaga ini memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pengembangan syiar Islam, dakwah dan pendidikan.
Menurut Ahmad, selama 13 hari Fauziah berada di Sydney dengan agenda yang sangat padat. Pada 11 Februari 2012, beliau jadi narasumber utama pada seminar bertajuk Education Management and Curriculum. Beliau tampil bersama Presiden CIDE, Ali Zakaria. Hari selanjutnya, tambah dia, bersama Ketua Program Studi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (RA/TK) STIT Diniyyah Puteri Eva Delva, Fauziah jadi narasumber utama pada kegiatan pelatihan keorangtuaan (parenting) untuk anggota komunitas yang sama.
Usai itu, tambahnya, kegiatan berikutnya adalah pelatihan motivasi (motivation training) yang diikuti masyarakat Minangkabau setempat. “Ada 150 orang peserta yang ikut pelatihan ini. Mereka rata-rata berasal dari Sumbar, baik yang sudah menetap di sana maupun yang sedang melanjutkan studi,” katanya.
Selama di Sydney, Fauziah juga berkesempatan melakukan kunjungan ke Iqro Foundation, Malek Fahd Islamic School, University of New South Wales, Centre Business District, Monash University dan Sout Yara.
Fauziah dalam kapasitasnya sebagai pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Padang dengan beragam divisi otonomnya, sebenarnya sudah beberapa kali diundang jadi pembicara di luar negeri, di antaranya di Tokyo (Jepang), Malaysia dan Amerika Serikat.(*)
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|
- SULUT Tuan Rumah Pacific Partnership 2012
- Pelayanan Visa Schengen Akan Lebih Dipercepat
- Sastrawan Nusantara Melayu Raya Bertemu di Padang
- 20th Meeting of ASEAN + 3 (China, Japan & Korea NTOs) - ASEAN Tourism Forum 2012
- 3 Kandidat Capres Amerika dari Partai Republik, Obama Tunggu Mukjizat Tuhan
- Putin: Senator AS John Mc Cain Tidak Waras
- Gejolak People Power, Apakah Putin Penguasa Abadi Rusia
- Empat Satgas Kontingen Garuda UNIFIL Serah Terimakan Wewenang
- Satgas Indo FPC Kontingen Garuda Akhiri Misi di Lebanon
- Dansatgas Indo FPC Hadiri Transfer of Authority Batalyon Korea UNIFIL
- TNI Peringati Hari Pahlawan di Lebanon
- TNI Rayakan Hari Raya Kurban di Lebanon
- Indonesia Terpilih sebagai Wakil Presiden Konferensi PBB Anti Korupsi Ke-4 di Marrakech, Maroko
- Gubernur Kalimantan Barat: “Kita tinjau ulang hasil pengukuran bersama di Camar Bulan dan Tanjung Datu”
- Indonesia Dukung Maroko sebagai Presiden IPU
Pemutakhiran Terakhir (Minggu, 19 Pebruari 2012 18:08)


























