Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

SOSIS dan Yayasan KEHATI Gelar Diskusi Panel "Menjawab Tantangan: Teluk Jakarta Bersih, Siapa Berani

KOPI, Jakarta - Dengan memanfaatkan momen besar pameran Deep Extreme Indonesia yang digelar di JCC, hari ini (Kamis, 8/3/2018) konsorsium SAVE OUR SMALL ISLANDS (SOSIS) yang dipelopori oleh Yayasan KEHATI, mengadakan diskusi panel dengan tema “Menjawab Tantangan: Teluk Jakarta Bersih, Siapa Berani?”.

 

Para panelis memaparkan aksi nyata mereka, yang menjadi dasar diskusi dan rekomendasi kepada Pemprov DKI Jakarta, untuk mengatasi permasalahan sampah di Teluk Jakarta.

Diskusi panel menghadirkan beberapa pembicara antara lain; Aryo Hanggoro (Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan), Sandiaga Uno (Wakil Gubernur DKI Jakarta), M.S Sembiring (Direktur Eksekutif KEHATI), Nuni Sutyoko (Head of Corporate Sustainability PT Bank HSBC Indonesia), dan Switania Puspa Lestari (Perwakilan Tokoh).

Deep and Extreme Indonesia sebagaimana diketahui, merupakan suatu eksebisi yang berkaitan dengan kegiatan selam, wisata alam bebas dan pameran olahraga air terbesar di Indonesia.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, dan tahun 2018 ini merupakan tahun ke 12. Jumlah pengunjung yang hadir dalam event ini setiap tahunnya diatas 20.000 orang, seperti pada tahun 2017 yang mencapai 26.938 orang, dan memiliki lebih dari 300 ekshibitor.


Pencemaran Sampah Plastik di Teluk Jakarta Jadi Bom Waktu

Pencemaran sampah plastik di perairan Teluk Jakarta kian akut. Untuk itu diperlukan terobosan yang komprehensif untuk mengatasi problematika ini, agar tak menjadi bom waktu berupa bencana ekologi di kemudian hari.

"Sudah cukup lama masalah sampah di Teluk Jakarta ini menjadi polemik. Namun tak kunjung mendapatkan solusi. Padahal, setiap detik, tumpukan sampah kian bertambah. Ini harus segera dicarikan terobosan agar tak kian parah," ujar Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI, M.S. Sembiring di Jakarta, Kamis (8/3).

Problematika sampah di Teluk Jakarta inilah yang mendorong Konsorsium SOSIS yang diinisiasi Yayasan KEHATI, mengadakan diskusi panel hari ini.

"Kami berharap dari diskusi ini dapat dicapai solusi yang komprehensif yang dapat menjadi masukan bagi pengambil kebijakan untuk menyelesaikan masalah sampah di Teluk Jakarta," imbuh Sembiring.

Sampah plastik, lanjut Sembiring, menimbulkan dampak kerusakan luar biasa bagi keseimbangan ekosistem laut dan pesisir. Selain mengotori lautan, sampah plastik dapat meracuni biota laut, merusak terumbu karang, dan berbahaya bagi kehidupan manusia.

Sampah yang hanyut di Teluk Jakarta merupakan sampah-sampah yang dihanyutkan dari daratan dan sungai. Sampah-sampah ini juga termasuk sisa sampah yang lepas tak tertampung, dari sekitar total 6.500-7.000 ton sampah perhari yang dihasilkan dari warga Jakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan data Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2016, pencemaran di wilayah Teluk Jakarta mayoritas bersumber dari limbah domestik rumah tangga.

Hal ini karena kawasan tersebut menjadi lokasi akhir dari berbagai macam distribusi limbah yang datang dari hulu 13 sungai di Jakarta. Oleh sebab itu, tingkat pencemaran yang paling tinggipun terakumulasi di bagian hilir yang menyambung langsung ke laut.

Sumber pencemaran pun dibagi menjadi dua, yaitu point sources (limbah industri) yang sumbernya tetap dan non-point sources (limbah domestik rumah tangga), yang sumbernya datang dari mana saja. Tingkat pencemaran yang bersumber dari point sources terbagi dua; pencemaran dari limbah organik sebanyak 52.862,75 dan limbah anorganik sebanyak 24.446,06. Sedangkan untuk limbah non-point sources, untuk organik sebesar 10.875.651,69 dan anorganik 9.766.670,00. Tumpukan limbah ini dihitung dalam besaran ton, dan dilakukan di utara Jakarta pada November 2015 lalu.

Sementara itu, Manajer Program Ekosistem Pesisir dan Pulau Kecil KEHATI, Basuki Rahmad menambahkan, akademisi, masyarakat pemerintah, dan LSM harus bersatu padu dalam mencari fakta, mengatasi permasalahan, dan menyusun solusi bersama dalam menangani permasalahan sampah plastik di Teluk Jakarta.

"Ini adalah persoalan yang skala dan dampaknya sangat besar. Menunda-nunda penyelesaiannya hanya akan menciptakan bom waktu di kemudian hari. Ini akan jadi awal tragedi. Ini tantangan kita bersama, di mana untuk mengatasinya harus ada keterlibatan semua pihak yang terkait. Mereka harus saling berinteraksi dan mulai bicara bersama," kata Basuki.

Diskusi yang diinisasi oleh SOSIS hari ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi semua pihak yang terkait dengan penyelesaian masalah sampah di Teluk Jakarta untuk mulai duduk bersama. Dari diskusi ini nantinya upaya-upaya bersama akan terus bergulir, yang berujung sebuah terobosan kebijakan yang komprehensif untuk mengatasi problematika tersebut.

Konsorsium SOSIS adalah gerakan grass root community, yang berkolaborasi dalam menangani permasalahan yang dihadapi pulau-pulau kecil. Dengan menyinergikan peranan pemerintah, swasta, akademisi dan LSM, SOSIS bermaksud untuk menjadi solusi melalui empat pilar kegiatan. Yaitu: edukasi, coral rehabilitation, waste management system, dan ekowisata.


Artikel Lainnya:

 

Cucu Pahlawan Nasional Bra Koosmariam Tersiram Air Panas oleh Pramugari Garuda
Minggu, 15 April 2018

KOPI, Jakarta – Cucu pahlawan nasional Pakubuwono X yakni B.R.A Koosmariam Djatikusumo (69) mengalami cacat payudara akibat tersiram air panas di kabin pesawat oleh oknum pramugari. Insiden terjadi saat penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Banyuwangi pada 29 Desember 2017 lalu. Saat itu, pramugari Garuda sedang melayani para penumpang atau serving. Tak disangka, teh panas tumpah dan mengenai tubuh korban. Cucu pahlawan nasional... Baca selengkapnya...

Wartawan Dimeja-hijaukan, Dewan Pers Mutlak Dibubarkan
Sabtu, 14 April 2018

KOPI, Jakarta – Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA kembali bersuara keras atas tindakan kriminalisasi terhadap wartawan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini, Wilson merasa sangat prihatin atas perlakuan sewenang-wenang aparat kepolisian di Polda Sumatera Barat yang menyeret Ismail Novendra, pimpinan redaksi Koran Jejak News yang terbit di Padang, Sumatera Barat, ke meja hijau. Laporan terkini yang... Baca selengkapnya...

Ada Apa Dengan KPK ? Tak Berani Mengusut Kasus Izin Kehutanan Melibatkan Zulkifli Hasan
Jumat, 13 April 2018

KOPI, Jakarta - Keterlibatan mantan Mentri Kehutanan Zulkifli Hasan memberikan izin pembebasan lahan hutan di Propinsi Riau dan Banten. Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang dan saat itu Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan melalui SK No. 673/ 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30.000 ha yang berujung pada pemberian suap oleh mantan Gubernur Annas Makmun . Dalam persidangan terdakwa... Baca selengkapnya...

Erasmus Huis Hadirkan Konser Alexander Ullman di Jakarta
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Lembaga Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, mengadakan acara konser tunggal menghadirkan Alexander Ullman, bertempat di The Erasmus Huis, Kedubes Belanda, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Alexander Ullman adalah pemenang pertama Franz Liszt Piano Competition ke-11 yang berlangsung di Utrecht, Belanda, tahun 2017 lalu. Tidak kurang dari 300 penonton menyaksikan konser anak muda berkebangsaan Inggris... Baca selengkapnya...

Mendes PDTT Eko Putro Ingatkan Kades Tak Selewengkan Dana Desa , Telpon Satgas Bila Ada Kendala
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, Selama Tiga tahun ini dana desa mampu membangun lebih dari 121.000 kilometer jalan desa. Ini belum pernah ada dalam sejarah Indonesia. Desa mampu membangun 1.960 kilometer jembatan, tambatan perahu, embung air (sumur resapan air), sarana olahraga, irigasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro... Baca selengkapnya...

Inilah Puisi “Ibu Indonesia” Dibacakan oleh Sukmawati Bikin Heboh Umat Islam
Sabtu, 07 April 2018

KOPI, Jakarta - Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” di acara Pagelaran peragaan busana “Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week ke 29” bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 29 Maret 2018. Ibu Indonesia Aku tak tahu Syariat Islam Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari... Baca selengkapnya...

Ini Alasan Kenapa Jual Pulsa Itu Menguntungkan
Sabtu, 31 Maret 2018

Sumber foto: suarapawan.com KOPI, Jakarta - Di antara semua kebutuhan hidup manusia zaman sekarang, pulsa adalah bagian dari sandang, pangan dan papan. Pulsa bukan lagi kebutuhan tersier, namun bagi beberapa orang sudah masuk ke dalam kebutuhan primer. Pasti sering nemuin kan, banyak orang yang rela tidak makan asal bisa beli pulsa. Kejadian seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali saja terjadi pada pemilik ponsel. Terlebih para pengguna... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANSMPN 1 Gisting Diduga Sarat Pungli dan P.....
19/04/2018 | Redaksi KOPI

KOPI, Tanggamus - Upaya pemerintah Republik Indonesia meningkatkan mutu pendidikan beberapa tahun ini selalu menjadi sektor skala prioritas. Terbukti, [ ... ]



EKONOMIRealisasi Program OBOR, Kemenperin Fokus.....
20/04/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, JAKARTA -Indonesia dan China terus berupaya menguatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif. Apalagi, kedua negara telah sepakat mengembangkan [ ... ]



HANKAMPanggung Persiapan Deklarasi Kemerdekaan.....
04/04/2018 | Wawan Setiawan
article thumbnail

KOPI, Abepura - Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R.Urbinas memimpin pelaksanakan pembongkaran panggung Panitia Persiapan Deklarasi Kemerdekaan N [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAAston Luncurkan Minuman Anyar “Cocore.....
27/03/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Trend “nongkrong” atau berkumpul sudah menjadi gaya hidup anak muda maupun dewasa saat ini, mulai dari makan dan minum hingga  [ ... ]



POLITIKPembangunan Berbasis Budaya - Cegah Koru.....
21/04/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Bertempat di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta. Di gelar kegiatan diskusi SATU FORUM Jakarta -Sumatera Utara, Disku [ ... ]



OPINIMemperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendid.....
21/04/2018 | Harjoni Desky

“Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari kata muti [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAMenaker M. Hanif Dhakiri : Angkatan Ke.....
12/04/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Dalam acara Diskusi public ditaja oleh Forum Kebijakan Ketenagakerjaan (FKK) di Auditorium CSIS, Jakarta, Rabu (11/4/2018).
sebagai  [ ... ]



ROHANIGerakan Belajar dan Mengajar Al-Qur'an.....
04/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Sebagai daerah yang menganut sistem syariat Islam maka daerah Aceh banyak sekali terdapat tempat-tempat pendidikan belajar Alquran. U [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnggota DPRD Riau Suhardiman Amby Di-OTT.....
09/04/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Operasi Tangkap Tangan (OTT) bukan milik Institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja. Para istripun melakukan aksi serupa,  [ ... ]



SERBA-SERBIKonsul Amerika Serikat Tertarik Lingkun.....
12/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Kawasan lingkungan alam perlu dilestarikan. Apalagi kawasan lingkungan hidup seperti di Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia. Pad [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.