Anak Alami Kebutaan, Seorang Ibu Tuntut RS OMNI Internasional

0
24

Pewarta-Indonesia, TANGERANG – Rumah Sakit OMNI Internasional Tangerang, Banten dituntut oleh seorang ibu bernama Juliana karena salah seorang bayi kembarnya bernama Jared Christoper mengalami kebutaan setelah dirawat di rumah sakit tersebut.

Kasus ini berawal saat Ibu Juliana melahirkan bayi kembar, Jared Christoper dan Jaden Christoper pada 26 Mei 2008 lalu secara prematur untuk selanjutnya dirawat dan dimasukkan ke inkubator.

Dalam perawatan itu kedua anak kembar Ibu Juliana hanya ditangani oleh satu orang dokter dan bukan ditangani oleh tim medis seperti yang dilakukan terhadap bayi dalam perawatan inkubator yang berlangsung lama lainnya.

Kekhawatiran Ibu Juliana yang telah membayar mahal RS OMNI Internasional atas kondisi kesehatan bayinya terjadi, salah seorang bayi kembarnya Jared mengalami kelainan mata yang pada saat itu telah memasuki stadium empat.

Kelainan itu baru diketahui setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit lainnya di daerah Jakarta. Bahkan saat diketahui itu kerusakan mata Jared telah mencapai stadium lima dan mengalami kebutaan hingga akhirnya dibawa ke salah satu rumah sakit di Australia selama satu bulan.

Karenanya, Ibu Juliana Jumat (12/6) menyampaikan, melalui kuasa hukumnya OC Kaligis ia akan menuntut keadilan bagi anaknya tersebut, baik secara perdata maupun pidana terhadap RS Omni Internasional.

Menurutnya, apa yang dibayarkan ke RS OMNI Internasional sebesar 125 juta rupiah tidak sesuai dengan yang diharapkan terhadap kesehatan anaknya yang justru ia mendapatkan musibah. Bahkan, hingga saat ini surat jawaban atas komplain terhadap buruknya pelayanan kesehatan tidak diberikan oleh pihak RS OMNI Internasional terhadap Ibu Juliana.

Ibu Juliana mengaku sangat kecewa terhadap pelayanan dan merasa tertipu oleh nama RS OMNI Internasional. Ia mengaku sangat menyesal atas kejadian yang menimpa anak kembarnya. (**)