Densus 88 Antiteror Temukan Bom Seberat 100-500 Kg

0
52

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Lokasi penggerebekan tempat persembunyian para teroris di Perumahan Nusaphala, Jati Asih, Bekasi, disterilisasi dalam radius 50 meter. Warga yang tinggal dalam radius itu belum diizinkan masuk.

Polisi masih membentangkan garis polisi dan tali rafia berwarna kuning. Saat ini tim Densus 88 Antiteror masih melakukan olah TKP di rumah yang terletak di Blok D3 No 12 RT 4 RW 12, setelah tengah malam tadi melumpuhkan dua tersangka teroris AR Setyawan dan Eko Peyang.

Ramainya pemberitaan media membuat perumahan Nusaphala dikunjungi banyak warga dari berbagai daerah di sekitar Jatiasih, bahkan dari Kota Bekasi dan Jakarta Timur.

Ratusan petugas dari Brimob Kelapa Dua Depok berusaha menghalau warga yang berupaya mendekat. “Bapak Ibu mohon menjauh ya. Ini masih berbahaya. Bom yang ditemukan besar ini,” kata seorang polisi.

Seperti diberitakan, tim Densus 88 Antiteror menemukan bom seberat 100-500 kg di rumah itu. Ditemukan pula empat rangkaian bom yang terdiri dari bom pipa di dalam sebuah mobil Xenia berwarna merah di rumah itu. Tim Gegana terpaksa meledakkan satu bom menjelang pukul 05.45 tadi karena tidak dapat menjinakkannya. (kompas)

BAGIKAN
Berita sebelumyaBaku Tembak Sepanjang Malam
Berita berikutnyaBeredar Kabar Teroris yang Tewas Hanya Satu
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.