Departemen Kesehatan Antisipasi Flu Babi

0
31
Pewarta-Indonesia, Kian maraknya isu flu babi (swine flu) yang sudah melanda beberapa negara, termasuk Meksiko yang sudah terjangkit, Pemerintah Indonesia melalui Departemen Kesehatan melakukan antisipasi dini penyebaran virus flu babi tersebut. Kabarnya, WHO pun masih terus mengadakan pertemuan yang membahas masalah flu binatang bermoncong ini terkait dugaan penularan antar manusia dan sampai saat ini masih ditunggu perkembangannya.

Seperti dikatakan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Departemen Kesehatan, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P., MARS., sebagaimana dikutip laman Departemen Kesehatan, depkes sudah mengaktifkan Thermal Scanner (pemindah suhu tubuh).

Hal itu, kata Prof. Aditama, untuk memantau orang yang masuk melalui bandara udara ataupun pelabuhan. “Kita juga tetap melakukan koordiansi intensif dengan rumah sakit rujukan di tempat masing-masing” ujar Guru Besar Tetap di bidang Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI ini seperti dikutip Vivanews.com, Senin (27/04) hari ini.
 
Gerakan sigap dari Departemen Kesehatan terkait virus yang pertama kali menyerang seorang gadis yang berusia 19 tahun di Imperial County dan anak laki-laki yang berusia 10 tahun di San Diego County, AS, ini dilakukan juga dengan dibukanya layanan telepon (021) 4257125 untuk menampung laporan kecurigaan penyakit flu babi.

Koordinasi juga terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait untuk mencegah flu babi ini. “Departemen Kesehatan juga telah berkoordinasi dengan Dirjen Peternakan Departemen Pertanian RI untuk mengantisipasi penyebaran flu babi,” terang spesialis paru dan pernafasan serta peraih Diploma in Tubercuosis Control and Epidemiology (DTCE) dari Research Institute of Tuberculosis, Tokyo ini.
 
Sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara, flu babi pada manusia telah ditemukan di wilayah Imperial dan San Diego di Southern California, AS, Rabu (22/09) lalu. Lebih lanjut sumber tersebut, meskipun penyakit ini biasanya mengakibatkan gangguan pernafasan pada babi, flu babi jarang menyerang manusia. Tapi meski begitu, kita harus tetap waspada. [*Ainuddin]