Depkes Ganti Stok, Pasok Tamiflu Secara Nasional

0
30

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Pemerintah segera mengganti seluruh stok Tamiflu kadaluwarsa yang tersimpan di Dinas Keseharan seluruh Indonesia dengan yang baru.

Langkah itu dilakukan menyusul peningkatan status tertinggi kewaspadaan pandemi virus H1N1 (Flu Babi) oleh WHO Jumat kemarin.

Menurut Menkes Siti Fadilah Supari Sabtu (13/6), sebagian besar stok tamiflu yang ada saat ini memang sudah kadaluwarsa karena didistribusikan lewat pengadaan tahun 2006 lalu.

“Ada juga yang kita distribusikan dari pengadaan tahun 2007, tapi sudah mendekati expired date-nya tahun ini”, kata Menkes.

Untuk itu Menkes minta pada seluruh Dinkes di Indonesia untuk melaporkan stok Tamifu yang dimilikinya. Jika ada yang habis atau kadaluwarsa diharapkan untuk segera dikirimkan ke Departemen Kesehatan agar bisa diganti dengan yang baru.

Dalam status tertinggi kewaspadaan pandemi global, kata Menkes, WHO punya kewajiban untuk mendistribusikan vaksin H1N1 ke seluruh negara di dunia secara adil. Namun diakuinya, hingga saat ini Pemerintah Indonesia belum mendapatkan kabar terkait distribusi vaksin itu dari WHO.

Diakui pula oleh Menkes, distribusi vaksin ini tidak gratisan. “Kita memang harus beli. Tapi kami tetap berkomitmen untuk mengembangkan sendiri vaksin untuk kebutuhan dalam negeri, sehingga tidak perlu tergantung perusahaan farmasi asing”.(**)

Image: worldpress.com