DPD Seleksi Calon Anggota BPK

0
24
Pewarta-Indonesia, JAKARTA--Sejak Rabu hingga Jumat ini (17-19/6), Panitia Ad Hoc (PAH) IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyeleksi sembilan
calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Ruang GBHN Gedung Nusantara V,
Kompleks Parlemen, Senayan—Jakarta. Anggota BPK dipilih Dewan Perwakilan Rakyat
(DPR) dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan Presiden.


PAH IV DPD menyeleksinya melalui penyampaian visi dan misi setiap calon. Seleksi hari ketiga dipimpin
Ketua PAH IV Anthony Charles Sunarjo (anggota DPD asal Maluku Utara) didampingi
Wakil Ketua PAH IV DPD Subardi (DI Yogyakarta) dan Ruslan Wijaya (Sumatera Selatan).

Calon yang diseleksi, yaitu Hadi Purnomo (mantan Direktur Jenderal Pajak Departemen Keuangan, anggota Dewan Analisa Strategis Badan Inteligen Negara/BIN), Hasan Bisri (anggota BPK), Zindar Kar Marbun (Kepala Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur), Ignatius
Anindya Wirawan Nugrohadi (penasihat ekonomi dan manajemen proyek Asosiasi Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia/ASPEKINDO), Ivone Carolina Nalley
(auditor BPK), J Widodo Hario Mumpuni (auditor BPK), Khairiansyah Salman (mantan manajer pendidikan dan integritas Unit Anti Korupsi Badan Rekonstruksi dan
Rehabilitasi Aceh-Nias, mantan auditor BPK), Lalu Misbah Hidayat (anggota Komisi XI DPR), dan Muhammad Yunus Yosfiah (mantan Menteri Penerangan, anggota Komisi
XI DPR).
Pertimbangan DPD yang diajukan kepada DPR berdasarkan scoring masing-masing calon setelah mereka menyampaikan
visi dan misi diikuti tanya jawab. DPD menetapkan tujuh calon yang sangat direkomendasikan (highly recommended) sesuai dengan empat kriteria yang
ditetapkan DPD, yaitu pendidikan, pengalaman, integritas, dan kepemimpinan. 
Hari Kamis (18/6) kemarin, Panitia Ad Hoc (PAH) IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyeleksi 10 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Ruang GBHN Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan—Jakarta. 
Anggota BPK dipilih Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan Presiden. PAH IV DPD menyeleksinya melalui penyampaian visi dan misi calon. Seleksi hari kedua dipimpin Ketua PAH
IV Anthony Charles Sunarjo (anggota DPD asal Maluku Utara) didampingi Wakil Ketua PAH IV DPD Subardi (DI Yogyakarta) dan Ruslan Wijaya (Sumatera Selatan).

Calon yang diseleksi, yaitu Dharma Bhakti (Sekretaris Jenderal BPK), Tarmizi bin Moh Daud (pensiunan
auditor BPK), Durry Panggabean (Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Garut), Eko Sembodo (Kepala Kantor Perwakilan BPK Provinsi Riau), Ela Nurlela
(pengajar sekolah menengah kejuruan di Jakarta), Teuku Radja Sjahnan (konsultan public financial management World Bank), Erry Riyana Hardjapamengkas (mantan
Komisaris Utama PT Bank BNI, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi), Sudin Siahaan (pegawai BPK selaku staf ahli bidang keuangan), Hening Tyastanto
(Kepala Direktorat Konsultasi Hukum dan Kepaniteraan Kerugian Negara BPK), dan Gunawan Sidauruk (Kepala Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat).

Pertimbangan DPD yang diajukan kepada DPR berdasarkan scoring masing-masing calon setelah setiap calon menyampaikan visi dan misi diikuti tanya jawab. DPD menetapkan tujuh
calon yang sangat direkomendasikan (highly recommended) sesuai dengan empat kriteria yang ditetapkan DPD, yaitu pendidikan, pengalaman, integritas, dan
kepemimpinan. (**)

Sumber berita: press release dari Sekretariat Jenderal DPD RI