Gelar Sansevieria Indonesia Hijaukan Hari Bumi 2009

0
38

“Sansevieria, daun serat sejuta manfaat. Dahulu serat tanaman yang populer dengan nama lidah mertua ini ditenun menjadi pakaian, alat musik, atau bahan baku kertas. Kini kondang sebagai tanaman hias, antiseptik, antikanker, dan yang terbaru antipolutan. Hasil penelitian Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) selama 25 tahun membuktikan Sansevieria mampu menyerap 107 unsur yang terkandung dalam polusi udara. Sansevieria diminati lantaran pula sosoknya yang unik, variasi jenis berlimpah, dan perawatan yang relatif mudah” (Majalah Trubus, no. 359 bulan Februari 2008)

Pewarta-Indonesia, Jakarta, 22 April 2009 – Dalam memperingati hari Bumi 2009, Komunitas Pencinta Sansevieria Indonesia mengadakan acara “Gelar Sansevieria Indonesia ” selama 5 hari berturut-turut (Rabu, 22 April 2009 – Minggu, 26 April 2009) yang berlokasi di JaCC Thamrin City . Dimulai dengan gerakan tanam pohon tahap pertama dari “Gerakan Penanaman Sejuta Sansevieria” di kawasan thamrin pada pagi harinya, dan diteruskan dengan beragam acara yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Keseluruhan acara ini akan berisikan deklarasi dan pengukuhan KOMPENSASI, bursa dan parade tanaman Sansevieria, talkshow, workshop, pemutaran film Lingkungan hidup dan tidak ketinggalan pagelaran Musik Nyanyian Alam oleh seniman maupun artis peduli Sansevieria, sebagai wujud peduli lingkungan hidup yang nyata. Didukung penuh oleh berbagai pihak, dari instansi maupun petinggi pemerintahan, Organisas Kelompok Pemuda, Lembaga Swadaya Masyarakat, bahkan Karang Taruna, Kelompok Pencinta alam. Acara ini adalah kegiatan lanjutan dari kampanye peduli Sansevieria yang di lakukan Komunitas Pencinta Sansevieria di Agro Expo 2008 lalu.

Sansevieria adalah jenis tanaman hias yang sudah diakui dunia mempunyai peranan berarti dalam mengantisipasi “Global warming”. Dikuatkan oleh hasil penelitian selama 25 tahun yang dirilis NASA pada 1999 yang menyimpulkan ada tanaman penyerep polutan, diantara Sansevieria, philodendron, aglonema, spathiphyllum, dan krisan. Jenis Sansevieria menjadi pilihan utama lantaran cocok dimanfaatkan sebagai tanaman indoor dan outdoor, mudah dirawat, dan tahan lama. Sementara tanaman bunga umurnya pendek. Sansevieria sangat cocok ditaruh di pojok ruang kantor atau rumah karena penampilannya menarik.

Selain itu, Sansevieria bisa ditaruh di sudut dapur atau kamar mandi untuk meredam bau. Sansevieria memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene. Dan hebatnya lagi, Sansevieria ini juga mempunyai jalur metabolisme CAM (Crasulaceaen Acid Metabolim), yang bisa dijelaskan bahwa dimalam hari penyerapan oksigen tanaman ini sedikit, sehingga tidak mengganggu proses pernapasan makhluk lain – termasuk pemiliknya.

Tanaman ini punya penggemar di berbagai masyarakat dunia, mulai dari Jepang , Taiwan , Korea , hingga di Eropa dan Amerika. Ada yang percaya bisa dijadikan obat diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Di Thailand, ekstrak Sansevieria sudah dikembangkan menjadi obat kanker dengan harga mencapai Rp. 700.000 per kapsul. Dan bangsa Chinapun percaya tanaman ini membawa keberuntungan bagi yang memeliharanya. 

Sekilas mengenai KOMPENSASI (Komunitas Pecinta Sansevieria Indonesia) yang awal didirikan dengan nama “KPSI” (Komunitas Pencinta Sansevieria Indonesia), merupakan organisasi yang turut peduli atas dampak dari sistem ekonomi kapitalisme terhadap rusaknya lingkungan hidup. Berkumpul secara sukarela atas motif yang sama yaitu kecintaan terhadap spesies tanaman Sansevieria yang teruji banyak memiliki manfaat.

KOMPENSASI bukan hanya ingin turut berperan didalam program pengentasan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan melalui pilar ekonomi-sosial dan lingkungan hidup, disamping ingin mengoptimalkan dan meningkatkan kesadaran dan kapasitas pengusaha, petani, pencinta tanaman hias Sansevieria demi terciptanya pasar dan usaha yang kondusif, tapi juga ingin turut berperan didalam penanganan lingkungan hidup dan pencegahan pemanasan bumi.

Dalam mewujudkan tujuan mulia ini, Kompensasi melakukan hubungan kerjasama kepada semua institusi yang mempunyai persamaan visi dan misi, seperti STIKOM The London School of Public Relations-Jakarta, British Council, Yayasan Garuda Nusantara, Asosiasi Pencinta Alam USR, dan sebagainya.