Hari Pertama IFSS 2009 dan Malam Ramah-tamah

0
26

Pewarta-Indonesia, Hari pertama pembukaan Simposium pemuda kehutanan internasional ke-37diisi dengan pidato sambutan oleh Ahmad Viko selaku ketua Komite Nasional IFSS 2009 (UGM); Frauke Torade, President IFSA (Jerman); Rektor IPB yang diwakili oleh Bpk. Yoni Kusmaryono; serta Menteri Kehutanan H M.S Kaban yang memberi sambutan sebagai wakil dari pemerintah sekaligus memukul gong sebanyak dua kali yang menjadi tanda dibukanya acara IFSS 2009.

Pada sambutannya, MS Kaban menyampaikan adanya program pemerintah Indonesia dalam rangka konservasi hutan yaitu “One Man One Tree”. Selesai acara pembukaan di Auditorium Andi Hakim Nasoution, dilakukan acara konferensi pers yang juga dihadiri oleh media luar negeri dari Korea Selatan.

Menhut, M.S Kaban mengapresiasi acara simposium ini sebagai usaha untuk membangun komitemen mahasiswa. Banyak aksi nyata yang harus dilakukan oleh para pemuda untuk masa depan terlebih lagi bagi kehutanan Indonesia yang perlu dikonservasi. Menurut Menhut, Moment IFSS 2009 merupakan moment yang tepat karena nanti pada Desember 2009 di Kopenhagen akan diselenggarakan UNFCC ke-14.

Pertemuan kuliah umum pertama kali dalam IFSS ini oleh Dr. Ir. Boen M.Purnama, Sekjen Departemen Kehutanan RI. Kuliah umum merupakan salah satu strategi dalam mentransfer informasi. Tema kuliah yaitu kehutanan Indonesia, menjelaskan secara umum tentang kondisi dan peran hutan di Indonesia dalam mencegah deforesassi dan alih fungsi lahan hutan.

Selanjutnya, sekitar 80 orang peserta yang berasal dari 32 negara di dunia ini akan melalui sesi utama yaitu Sidang umum pertama atau 1st General Assembly International Forestry Students’ Association, yaitu berupa pemaparan makalah dan presentasi dari perwakilan peserta yang tak jauh-jauh dari tema sidang IFSS tahun ini “peran pemuda dalam konservasi hutan berkelanjutan”.

Hasil Sidang umum hari pertama, Korea Selatan akan menjadi tuan Rumah IFSS 2009 Malam harinya, peserta menghadiri acara malam ramah tamah dan budaya di Auditorium Thoyib Hadiwijaya IPB. Agenda utama malam itu antara lain berupa sambutan dari dekan fakultas kehutanan IPB, Bpk. Hendrayanto dan Afwan dari lokal komite IPB.

Peserta ramah-tamah juga diperkenalkan dengan tari-tarian dari berbagai daerah di nusantara antara lain tari cendrawasih dari Bali, Tari Saman dari Aceh, dan tari Jaipong dari Jawa Barat. Tentunya esok hari masih ada serangkaian acara di hari kedua yang masih berlokasi di IPB yaitu workshop dan kuliah umum yang tetap menarik dalam IFSS 2009.