IFSS Ke-37 Dibuka Menteri Kehutanan

0
30

Pewarta-Indonesia, IFSS atau International Forestry Students’ Symposium ke 37 diselenggarakan di Indonesia tanggal 27 Juli – 9 Agustus 2009. Setelah sebelumnya, tahun 2008 IFSS dilaksanakan di Bulgaria. IFSS merupakan ajang tahunan yang mempertemukan mahasiswa kehutanan yang berasal dari 48 negara anggota IFSA (International Forestry Students’ Association).

IFSS tahun ini dihadiri oleh sekitar 70 orang pemuda dari 32 negara anggota IFSA. Mereka antara lain berasal dari Kanada, Perancis, Italia, Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Meskipun Indonesia akhir-akhir ini marak dengan isu teroris, tak menghalangi para peserta untuk tetap berpartisipasi. Komite Lokal dari Indonesia diwakili oleh Universitas Gadjah Mada dan Institut Pertanian Bogor dengan mengangkat tema“Forest Conservation: Youth’s Role in Abbrevating The Long Process”.

Tujuan simposium ini untuk mendiskusikan ide-ide dan pandangan mahasiswa kehutanan tentang pembangunan hutan keberlanjutan, perubahan iklim, serta aksi nyata untuk konservasi hutan.

Menteri Kehutanan Republik Indonesia, MS. Kaban membuka acara pembukaan simposium di Auditorium Andi Hakim Nasoetion IPB. Menteri Kehutanan sekaligus sebagai pembicara utama dalam kuliah umum yang bertemakan Kehutanan Indonesia. Kuliah umum merupakan salah satu strategi dalam mentransfer informasi dari berbagai masalah kehutanan di dunia, khususnya kondisi kehutanan Indonesia secara umum.

Pertemuan hari pertama ini membahas tantangan kehutanan Indonesia dalam mencegah deforesasasi dan alih fungsi lahan hutan. Nantinya peserta akan melakukan simulasi untuk memandang isu kehutanan dari sisi Indonesia. Termasuk manajemen terkait fungsi dasar hutan. Akhirnya, tantangan dan peluang kehutanan Indonesia merupakan bagian dari solusi global permasalahan kehutanan di dunia.

Suksesnya pelestarian lingkungan dunia tergantung dari pengelolaan hutan di Indonesia oleh pemerintah, pengusaha, serta masyarakat. Inilah salah satu pesan penting dalam pertemuan pertama IFSS ke-37 di Bogor. Dalam hal ini Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan pihak-pihak seperti FAO, ITTO, GTZ, Sinar Mas Forestry, dan pihak swasta juga media dari lokal hingga internasional.

CP: Viko (08562597215) [email protected]