JK Kalah, Elit Golkar Dinilai Tidak Solid

0
41

Pewarta-Indonesia, JAKARTA –  Kekalahan calon Presiden Jusuf Kalla dalam Pemilu Presiden 2009 disebabkan tidak solidnya elit Partai Golkar dan minimnya pendanaan untuk operasional kampanye.

Demikian dikatakan Ketua Tim Nasional JK-Wiranto, Fahmi Idris di Posko 2 Golkar Jakarta Pusat, Kamis (9/7).

Mengenai tidak solidnya sikap elit Partai Golkar, Fahmi menjelaskan, dalam Pemilu Presiden 2009 ini sikap elit Partai Golkar terbelah, dimana ada yang merapat ke kubu Susilo Bambang Yudhoyono dan ada yang JK. Bahkan, kata dia, lebih banyak elit Partai Golkar yang merapat ke SBY, baik secara sembunyi maupun terang-terangan.

Sementara mengenai pendanaan kampanye, Fahmi mengungkapkan, pendanaan JK tidak banyak karena Fahmi sebagai timnas juga harus mengambil dari uangnya sendiri untuk membiayai operasional kampanye JK-Wiranto.

Penyebab lain kekalahan JK, menurut Fahmi, juga karena adanya permasalahan daftar pemilih tetap (DPT), dimana saat ini ditemukan sebanyak 11 juta nama pemilih ganda, sudah meninggal dunia dan pemilih di bawah umur.