Jumlah Wisman Bakal Anjlok

0
20

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik memprediksi, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia untuk tahun 2009 ini akan turun antara 20-30 persen. Pemerintah akan bekerja memulihkannya kembali, seperti paska Bom Bali 2.

Demikian disampaikan oleh Jero Wacik, kepada para wartawan di Jakarta Media Center, Sabtu (18/7) malam.

Ia meramalkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tahun ini hanya mencapai 5,5 juta orang.

“Setiap peristiwa meledaknya bom, pasti akan terjadi penurunan jumlah kunjungan. Tapi, kalau perbaikannya cepat dan langkahnya tepat, semua itu akan bisa diatasi,” kata Wacik.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, seperti peristiwa bom Bali I, Bom Bali II, peristiwa kerusuhan Mei 1998, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia dipastikan menurun.

Peristiwa kerusuhan Mei 1998, lanjut Jero Wacik, telah mengakibatkan penurunan jumlah wisatawan dari lima juta orang pada tahun 1997 menjadi hanya 4,3 juta orang.

Kemudian, pada peristiwa bom Bali I, jumlah kunjungan wisatawan dari sebelumnya 5,1 juta orang menjadi hanya 4,4 juta orang. Pada peristiwa bom Bali II, dari semula 5,3 juta kunjungan menjadi hanya 4,8 juta kunjungan saja

Pada tahun 2008, dengan jumlah kunjungan wisman mencapai 6,4 juta orang, revenue yang diperoleh negara dari sektor ini mencapai USD 7,4 miliar atau setara dengan 80 triliun rupiah. Angka ini didapat dengan asumsi tiap wisatawan menghabiskan uang senilai USD 1.178.

“Untuk tahun ini, dengan asumsi hanya 5,5 juta wisman, revenue yang diperoleh negara hanya sekitar Rp 60 triliun saja,” katanya. (**)