Kenaikan Tarif SIM dan STNK Mendapat Protes dari masyarakat

0
23

Pewarta-Indonesia, Puluhan mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar yang mengatasnamakan Lembaga Intelektual Pemerhati Bangsa melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor samsat di Jln. Mappanyukki, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam aksinya, mereka mendesak kepada pemerintah untuk memcabut PP No 50 tahun 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kepolisian RI mengenai kenaikan SIM dan STNK karena dianggap hanya memberatkan masyarakat. Mereka juga meminta kepada SamSat Makassar untuk tidak memberlakukan aturan PP No 50 tahun 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis pendapatan negara bukan pajak.

“Saya tidak mengetahui kalau kenaikan tarif administrasi STNK berlaku pada tanggal 26 Juni lalu, saya hanya mendapat informasi dari teman bahwa tariff SIM dan STNK akan naik pada tgl 1 Juli mendatang bukan tanggal 26 juni 2010,” ungkap Taufiq Urrahman salah satu warga kota Makassar yang sedang mengurus perpanjangan STNK di kantor samsat Makassar.

Taufiq menambahkan, “Mestinya ada sosialisasi dari pihak Samsat sebelum memberlakukan kenaikan tarif SIM dan STNK, karena selama ini tidak ada sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Samsat dan saat ini saya belum mengetahui berapa tarif yang diberlakukan.”

Tarif Kenaikan SIM dan STNK yang berlaku pada tanggal berlaku 26 Juni 2010, adalah sebagai berikut:

1. STNK R2/R3 = Rp 50.000

2. STNK R4/ LBH = Rp 75.000

3. TNKB R2/R3 = Rp 30.000

4. TNKB R4/LBH = Rp 70.000

5. MUTASI KELUAR DAERAH = Rp 75.000

Sumber image di sini