Koalisi Rakyat Sulawesi Selatan Tuntut SBY Minta Maaf

0
41

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Sekitar seribu pengunjukrasa yang terbagung dalam koalisi rakyat Sulawesi Selatan anti rasis menggelar aksi unjukrasa di Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Kamis (2/7) sore, mereka menuntut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta maaf kepada rakyat propinsi ini atas pernyataan rasis tim suksesnya, Alfian Mallarangeng .

Pernyataan Alfian saat kampanye terbatas pasangan SBY-Boediono di Makassar, Rabu (02/07) yang menyebut belum saatnya orang Sulawesi Selatan memimpin, dinilai menyinggung perasaan rakyat.

Secara bergantian koordinator lapangan unjukrasa Sumirlan, Sugali Halim dan Miftahul Anwar berorasi dihadapan para pengunjukrasa, mereka menyatakan sangat kecewa dengan pernyataan putra daerah yakni Mallarangeng bersaudara, terutama Alfian yang menilai bahwa belum waktunya putra daerah ini memimpin negara karena yang terbaik masih SBY, ”Mallarangeng pengkhianat,” teriak Sugali.

Protes atas pernyataan Alfian tersebut juga terlihat pada salah satu spanduk dari kain putih bertuliskan beberapa poin yakni “harga diri orang Sulsel pantang dihina, penghinaan untuk warga Sulsel darah taruhannya, usir dan haramkan Mallarangeng bersaudara injak Sulsel, kami warga Sulsel tidak terima panghinaan Mallarangeng bersaudara, mari merapatkan barisan berjuang kesetaraan demokrasi, rakyat Sulsel menuntut demokrasi setara, Mallarangeng Cs kamu telah melukai hati kami darah kami akan kami kucurkan untuk Jusuf Kalla, JK presiden harga mati dan harga diri orang Sulsel” Hujatan serupa juga terlihat dari tulisan-tulisan dari pamflet yang dibawa oleh para pengunjukrasa diantaranya ‘Alfian sakit jiwa, Mallarangeng ular berbisa, SBY harus pecat Trio “M”, mulut Mallarangeng menikam hati kami dan Rizal hancurkan martabat bangsa’

Tuntutan terhadap SBY dipertegas dalam pernyataan sikap koalisi rakyat Sulsel anti Rasis, yaitu SBY sebagai penanggung jawab tertinggi kampanye untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Sulsel khususnya dan Indonesia pada umumnya, terkait atas pernyataan rasis tim kampanye yang sekaligus juga juru bicara presiden Alfian Mallarangeng.

Selain menuntut SBY bertanggungjawab, para pengunjukrasa ini juga menuntut Alfian Mallarangeng untuk segera meminta maaf kepada seluruh rakyat Sulsel atas pernyataannya saat kamapnye di Stadion Mattoanging, Makassar. Permintaan maaf tersebut harus dilakukan secara terbuka melalui iklan media cetak dan elektronik.

Mereka juga meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas Alfian karena pernyataan tersebut berpotensi mengakibatkan munculnya konflik horizontal di Sulawesi Selatan. (tempointeraktif.com)