Komisi VII DPR Kurang Setuju Gas Elpiji 12 Kg Naik

0
35

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Pemerintah diminta untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan DPR sebelum menaikkan harga gas elpiji berukuran 12 kilogram.

Anggota Komisi VII DPR, Muhammad Najib Jumat (7/8) sore tadi menyebutkan, DPR terlebih dahulu akan membahas apakah gas elpiji perlu dinaikan atau tidak serta berapa besaran kenaikanya.

Lebih lanjut kata Najib, gas elpiji ukuran 12 kilogram dan dibawahnya sebenarnya telah disubsidi oleh pemerintah. Oleh karena itu jika dinaikkan sesuai pasar, tidak mendidik perusahaan yang mengelolas gas elpiji itu.

Selain itu, menurut Najib, secara umum pihaknya tidak setuju jika pemerintah akan menaikkan harga elpiji itu karena hanya akan membebani masyarakat.

Sepanjang masih bisa dilakukan subsidi, DPR akan mengusahakan agar gas elpiji terus disubsidi meski harga gas dunia terus naik.

Tambahnya, pemerintah harus tetap memperhatikan harga gas elpiji untuk rumah tangga kelas menengah ke bawah.

BAGIKAN
Berita sebelumyaKPU Harus Jelaskan Jumlah Pengguna KTP
Berita berikutnyaTempat Densus 88 Baku Tembak dengan Teroris jadi Tontonan Warga
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.