Muncul Wacana Mengganti Anggota KPU di DPR

0
26

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Wacana penggantian anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai muncul di DPR. “Kelihatannya dari pendapat-pendapat pribadi yang muncul itu, kebanyakan anggota Komisi II DPR minta agar anggota KPU diganti,” ungkap anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Malik Haramain di Jakarta, Senin (2/11).

Malik mengaku tak mudah mencari mekanisme penggantian anggota KPU. Bisa saja melalui pencabutan SK-nya melalui presiden. Tapi kan tidak semudah itu. Oleh sebab itu, untuk mencari masukan yang lebih bagus lagi, rencananya kita akan mengundang dulu Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), dua minggu lagi,” katanya.

Menurut Malik, dari Bawaslu itu, bisa diperoleh keterangan-keterangan yang lebih lengkap sehingga Komisi II tidak salah dalam mengambil langkah berikutnya. Ada juga jalan lain mengganti anggota KPU.  “Bisa saja melalui revisi terbatas UU tentang penyelenggaraan pemilu 2007,” tambah Sekjen Gerakan Pemuda Anshor ini.

Malik juga mengakui wacana penggantian anggota KPU menimbulkan hal yang dilematis, mengingat banyaknya Pilkada yang akan berlangsung tahun 2010. Ada sekitar 246 pilkada. “Sehingga wacana penggantian ini bisa mentok,” paparnya.  Saat ditanya mengenai sikap resmi F-PKB, Malik mengaku, hingga saat ini, belum ada sikap resmi PKB. “Belum ada, belum dari FPKB, ini pendapat pribadi saja,” tegasnya.

Malik mengungkap salah satu alasan perlunya anggota KPU diganti. “Kinerja KPU, kita tahu banyak kelemahannya, terutama dalam pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden,” katanya.(Ant/BEY)