Berbayar, Nyebrang Jembatan Suramadu Tak Gratis Lagi

0
26

Pewarta-Indonesia, SURABAYA – Secara resmi tarif menyeberangi selat Madura melalui jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) akan diberlakukan mulai pukul 00.00 WIB tengah malam nanti (17/6). Pemberlakuan tarif ini setidaknya maju dari jadwal semula yang direncanakan pada pukul 07.00 WIB (17/6).

Sesuai dengan keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 395/KPTS/M/2009 tertanggal 10 Juni 2009, tarif resmi yang akan diberlakukan di Suramadu adalah 3 ribu rupiah untuk kendaraan golongan VI atau sepeda motor, kemudian golongan I yang terdiri dari Sedan, Jip, Pick Up/Truk kecil dan Bus 30 ribu rupiah.

Sedangkan untuk Golongan II atau Truk dengan dua gandar (Sumbu roda) 45 ribu rupiah, kemudian Golongan III untuk truk dengan tiga gandar 60 ribu rupiah, Golongan IV untuk truk dengan empat gandar 75 ribu rupiah, dan golongan V untuk truk dengan lilma gandar 90 ribu rupiah.

“Ketetapan tarif ini sudah kita sesuaikan dengan biaya perawatan serta pengoperasian jembatan,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nurdin Manurung, di Surabaya, Selasa (16/6).

Menurut dia, pengusahaan jalan tol berupa jembatan Suramadu ini masuk kedalam kategori Desain Bulild Operate/Leasing (DBO/DBL) yang berarti masuk kategori tingkat kelayakan ekonomi memadai tapi kelayakan finansial tidak memadai, sehingga pembangunan jembatan dibiayai oleh pemerintah dan pengoperasionalanya dilakukan oleh Badan Usaha selama masa konsesi tertentu. Masa konsesi ini diperlukan untuk mengembalikan modal pemerintah yang telah membangun jembatan tersebut.

Modal ini salah satunya akan dikembalikan dari penerapan tarif masuk jembatan Suramadu. “Sesuai dengan undang-undang tarif tol kita efaluasi dua tahun sekali,” tambah Nurdin. (**)