NIS Luncurkan Inovasi Baru Regulator Gas

0
26

Pewarta-Indonesia, Tabung gas meledak sering menjadi penyebab terjadinya kebakaran sehingga sejumlah warga merasa takut untuk menggunakannya. Masyarakat Konsumen Indonesia menuntut Pertamina, agar mengembalikan penggunaan gas ke minyak tanah, karena tabung gas sudah memakan banyak korban. Pemerintah berusaha untuk meyakinkan masyarakat bahwa pemakaian gas elpiji sebenarnya tidak bahaya, asalkan masyarakat lebih tahu cara pemakain gas elpiji yang baik dan aman yaitu dengan melihat cara memasang yang benar.

 

PT, National Indonesia Sejahtera (NIS), sebagai perusahaan pertama di Indonesia turut andil dalam mengatasi masalah tabung gas yang sering meledak. Produk yang sudah dijamin aman dalam penggunaan berupaya menciptakan Regulator Gas Paling OK kualitasnya, paling aman, paling kuat dan sudah berstandar mutu SNI. Berbeda dengan regulator lainnya, Banyak keunggulan yang terdapat pada regulator type NI 0107 S, Regulator ini sangat Aman – Stabil – Automatic cut – Meteran – Kuat.

 

Teknologi ini dilindungi Undang-undang No.14 tahun 2001 di bawah sertifikat ID S 0000982. Keunggulan lainnya antara lain hemat gas, pengaturan gas stabil, garansi 1 tahun, irit dan paling aman. Cocok untuk semua tabung gas. Dan harganya cukup murah.

 

Direktur NIS Regulator Gas, Suandi, mengatakan, dirinya merasa senang antusias masyarakat yang begitu tinggi menyadari pentingnya pemakaian gas secara baik dan benar. Terbukti dari hasil penjualan regulator gas NIS cukup signifikan meningkat tajam.Ditambahkan Suandi, Regulator gas NIS merupakan satu-satunya regulator yang dilengkapi dengan karet pengaman pada bagian dalamnya, sehingga gas tidak bocor, dan resiko kebakaran dapat dihindari dengan memakai regulator NIS.

 

“Kami sangat prihatin dengan seringnya tabung gas meledak. Kami ingin memperkenalkan produk kepada masyarakat dengan tujuan menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang produk terbaik dari kami,” ujar Suandi saat ditemui di counter NIS, Hall D3 arena Pekan Raya Jakarta, Sabtu (12/6). (muhyi)

Sumber image di sini