Prabowo: Duit Negara Bocor Rp 200 Triliun Tiap Tahun

0
26

Pewarta-Indonesia, KUNINGAN – Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto membuka borok pemerintahan selama dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menuding pemerintah saat ini keliru menerapkan sistem perekonomian dan gagal mengamankan sumber-sumber daya alam. 

Akibatnya, kata pasangan calon presiden Megawati Soekarnoputri ini,  kekayaan negara bocor 200 triliun rupiah per tahun. “Kekayaaan itu mengalir ke luar negeri,” katanya saat berorasi di depan warga Keramat Mulia, Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (20/6) kemarin. Sistem perekonomian yang diterapkan pemerintah saat ini, menurut mantan Komandan Jenderal Kopassus itu, terbukti tak berpihak pada rakyat.

Perekonomian liberal hanya menguntungan segelintir orang dan tak sesuai dengan konstitusi. Ke depan, kata Prabowo, perekonomian harus digerakkan dengan sistem ekonomi kerakyatan. “Kalau (sistem) tak diubah, saya berani ramalkan yang kaya ya itu-itu aja,” kata Prabowo. Pemerintah juga dinilai gagal membuat negeri ini berdaulat. Kedaulatan yang kerap didengung-dengungkan, kata Prabowo, hanya di atas kertas.

Ia mencontohkan sejumlah aset yang terus dijual ke pihak asing. Langkanya minyak tanah juga dinilai aneh mengingat negeri ini penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. “Apa kita tidak bisa jadii bangsa yang bisa berdiri dengan kepala tegak,” kata Prabowo. 

Prabowo menuding tak bedaulatnya negeri ini karena para arsitek ekonomi tak memahami ekonomi kerakyatan yang diamanatkan konstitusi. Para ekonom lebih banyak membaca buku-buku Amerika dan melupakan ajaran Bung Karno dan Hatta. “Jangan-jangan (mereka) tidak pernah baca UUD atau mereka baca tapi tidak mau mematuhi,” kata Prabowo. (**)

 

Sumber teks&foto: tempointeraktif.com-3.bp.blogspot.com