SBY Minta Dibentuk Sistem Deteksi Dini Kekerasan TKI

0
25

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar dibentuk sistem deteksi dini untuk mengetahui kejadian kekerasan yang menimpa tenaga kerja di luar negeri.

“Saya komunikasikan untuk membangun mekanisme dan sistem agar dapat mengetahui secara dini hal-hal seperti ini,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kepada wartawan, Kamis (11/6).

Pernyataan ini disampaikan Yudhoyono terkait tragedi yang menimpa Siti Hajar di Malaysia. Ia mengatakan pemerintah telah memberikan bantuan kepada Siti Hajar dan keluarganya. “Siti sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Luka-luka sudah membaik sedikit,” katanya.

 

Ia menegaskan sistem deteksi dini ini harus dibentuk agar kejadian yang menimpa TKI lekas diketahui. “Tidak baik sekian bulan dan tahun baru diketahui masalahnya, diperlukan keterbukaan dan kerjasama yang baik dengan semua pihak,” katanya.

Presiden mengatakan akan membicarakan dengan Malaysia untuk membangun deteksi dini ini. Ia berharap kecepatan pengaduan kalau TKI mengalami musibah.

“Dengan sistem yang terus kita sempurnakan agar tidak terjadi, kalau bisa dicegah, karena akan mengganggu hubungan baik dengan negara tetangga kita,” katanya. (**)