Terima Kasih dan Penghargaan bagi Para Pengisi Reformasi

0
28

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Selama 10 tahun pasca reformasi sejak 1999 dan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-64, pada 2009 ini Indonesia masih tegak berdiri dan bahkan semakin berkibar.

Hal itu dikatakan Presiden Yudhoyono pada pidato kenegaraannya dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-64 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR/MPR RI Senayan Jakarta, Jumat (14/8).

“Sekarang ini kita bangga bahwa negara kita adalah negara demokrasi yang maju di Asia Tenggara, negara yang menjunjung tinggi azas kedaulatan rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Presiden.

Pada kesempatan itu Presiden mengajak untuk memberi hormat seraya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada presiden-presiden Indonesia, kepada BJ Habibie, Abdursahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri atas kepemimpinan dan kerja keras di masa-masa sulit di lima tahun pertama era reformasi.

Presiden juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada segenap komponen bangsa yang pada lima tahun era reformasi ini turut berkontribusi dan membantu dalam mengelola, mengawal dan terus menata arah reformasi Indonesia.

“Pada Periode lima tahun ini negara kita juga menghadapi tantangan dan ujian, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Insya Allah reformasi yang sedang dan terus kita jalankan ini akan benar-benar membawa manfaat bagi bangsa dan negara,” tambah Presiden.

BAGIKAN
Berita sebelumyaPolisi Periksa Kendaran yang Masuk Gedung DPR
Berita berikutnyaTeka-Teki Silang
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.