Usai Dilantik Para Menteri Diminta “Happy-happy”

0
25

Pewarta-Indonesia, JAKARTA — Seusai dilantik menjadi pembantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 34 anggota Kabinet Indonesia Bersatu II, dua pejabat setingkat menteri, plus Kapolri dan Jaksa Agung menjalani sesi foto bersama di depan Istana Merdeka, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/10).

Foto bersama berlangsung tiga sesi. Sesi pertama diikuti oleh para menteri saja. Sesi kedua, para menteri foto bersama Presiden SBY dan Wapres Boediono. Sesi terakhir, para menteri, Presiden, dan Wapres foto bersama lengkap dengan pasangannya masing-masing.

Para Menteri Koordinator, seperti Agung Laksono, Djoko Suyanto, dan Hatta Rajasa, berdiri di barisan paling depan. Di barisan kedua dan berikutnya berjejer para menteri negara dan departemen. Sesi foto ini memang lazim dilakukan setiap prosesi pelantikan pejabat negara.

Untuk memancing senyum ceria para menteri, para fotografer mengeluarkan kata kunci yang mengundang tawa. Salah satunya, Happy… happy. Kata-kata ini dikeluarkan oleh pihak Biro Kepresidenan melalui pengeras suara. Dan… jepret! Senyum pun mengembang dari mereka yang tengah berbahagia ini. Selamat bekerja, Pak Menteri dan Bu Menteri…. Rakyat menunggu buah pengabdianmu!

Sementara dikesempatan yang sama, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39/2008 tentang Kementerian Negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dapat mengangkat wakil menteri guna menunjang efektivitas kerja suatu departemen.

Lantas, mengenai kementerian/departemen mana yang akan memiliki wakil menteri, Hatta mengatakan tidak ingin berspekulasi dan mendahului Presiden. Namun, ketika ditanya apakah benar bahwa Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan akan memiliki wakil menteri, Hatta tidak membantahnya.

“Bisa saja,” ujarnya seusai pelantikan anggota Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/10).

Dikatakan Hatta, nantinya para calon wakil menteri, yang nama-namanya tengah dipersiapkan oleh SBY, harus mengikuti uji kepatutan dan kelayakan seperti yang dilakukannya terhadap calon menteri.

“Tentu mereka (calon wakil menteri) akan melewati proses ini. Sekarang tidak ada yang tidak fit and proper test. CPNS aja harus lewati fit and proper test,” kata Hatta Rajasa.

BAGIKAN
Berita sebelumyaKepala Pemerintahan dan Nama-Nama Menteri KIB Jilid II
Berita berikutnyaTradisi Ricuh dan Merdeka
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.