Wali Murid Gelar Aksi

0
28

Pewarat-Indonesia, JAKARTA – Kasus pembelian buku pelajaran secara paksa untuk siswa sekolah dasar negeri masih juga ditemukan di tengah gencarnya kampanye pendidikan gratis di masyarakat.

Kasus pembelian buku secara paksa ini terjadi di Purwakarta, Jawa Barat. Kasus ini mendapat protes dari puluhan wali murid yang mengaku keberatan dengan aturan ini. Protes puluhan wali murid SD Negeri 10 Kisere ini dilakukan dengan menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan sekolah.

Mereka memprotes kebijakan pihak sekolah yang terkesan memaksa para murid siswa kelas I hingga kelas VI untuk membeli buku tujuh mata pelajaran seharga Rp 396 ribu.

Pasalnya kebijakan ini tidak pernah dimusyawarahkan sebelumnya. Aksi para orang tua murid ini sempat memanas karena kepala sekolah menolak menemui mereka.

Ketegangan pun tidak terhindarkan antara pengunjuk rasa dengan sejumlah guru yang menemui mereka. Pihak sekolah mengaku tidak pernah memaksa para orang tua murid untuk membeli buku. Sementara orang tua murid mengaku anaknya dipaksa membeli buku oleh wali kelas mereka.

Sayangnya hingga aksi unjuk rasa ini berakhir Kepala Sekolah SD Negeri 10 Cisere, Purwakarta, tidak juga hadir. Orang tua murid yang kecewa mengancam akan melaporkan kasus ini ke pihak Dinas Pendidikan. (Indosiar/Zaenal Arifin/Her)