Yudhoyono Bantah Ingin Kebiri KPK

0
29

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah dirinya ingin mengurangi kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurutnya, tidak ada niat untuk mengebiri peran lembaga pemberantasan korupsi itu.

“Tidak ada konteks nuansa seolah-olah ingin melemahkan KPK, ingin mengurangi otoritas KPK, ingin mengebiri KPK. Tidak ada sama sekali,” kata Yudhoyono dalam jumpa pers di sela-sela Peringatan Hari Anti Narkoba, Jumat (26/6).

Pernyataan Yudhoyono ini menyangkal pemberitaan di sebuah koran nasional saat Yudhoyono melakukan kunjungan kerja ke sana dua hari lalu.

Yudhoyono mengatakan pernyataan itu diberikan dalam konteks penjelasan soal siapapun yang memilki kekuasaan tidak boleh tanpa ada kontrol. Atau dalam bahasa politik disebut check and balances kekuasaan dikontrol kekuasaan yang lain. Misalnya, seluruh lembaga negara seperti lain legislatif, eksekutif, yudikatif, masing-masing ada mekanisme kontrol.

Konteks kontrol itu, kata dia, berlaku bagi presiden, parlemen, penegak hukum, termasuk Komisi. Bahwa mekanisme check and balances itu, kata dia, prinsipnya kontrol sosial dan kontrol masyarakat itu diperlukan.

“Check and balances ini juga berlaku bagi lembaga negara lain untuk dikontrol oleh undang-undang. Masyarakat juga memastikan bahwa undang-undang itu dijalankan. Presiden di situ, DPR, lembaga yudikatif, lembaga negara lain termasuk pers ada mekanisme check and balances,” kata Yudhoyono. (tempointeraktif)