Yudhoyono Siapkan Program 100 Hari

0
32

Pewarta-Indonesia, JAKARTA – Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai calon presiden terpilih periode 2009-2014, akan menyiapkan rencana aksi pemerintah untuk lima tahun ke depan, termasuk di dalamnya program kerja 100 hari pertama.

Dalam pidato penerimaan atas hasil Komisi Pemilihan Umum yang menetapkan dirinya sebagai presiden terpilih dari proses pemilihan umum 2009, Yudhoyono, di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/9) malam, mengatakan bahwa pada hakikatnya program kerja lima tahun ke depan adalah keberlanjutan yang dipertajam dari kerja pemerintahan lima tahun lalu yang dipimpinnya.

Postulat kampanye “Yang Sudah Baik Dilanjutkan dan Yang Belum Baik Diperbaiki” kembali diulangi Yudhoyono di atas panggung kemenangan. “Dalam dua bulan ke depan akan disiapkan rencana aksi untuk pemerintahan 2009-2014, di dalamnya termasuk program kerja seratus hari pertama dan agenda lima tahun ke depan,” tuturnya.

Menurutnya, rencana kerja pemerintah selama lima tahun mendatang pada dasarnya adalah penjabaran dari visi dan misi yang telah disampaikannya selama rangkaian kampanye pemilihan umum 2009.

Di antara fokus program kerja yang disebutkan oleh Yudhoyono untuk lima tahun ke depan adalah peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta memperkuat sektor perekonomian rakyat, terutama usaha kecil, mikro, dan menengah.

Selain itu, pemerintahan mendatang juga akan mendorong revitalisasi pertanian dan perindustrian, serta mempercepat pembangunan infrastruktur.

Untuk kebutuhan itu, Yudhoyono berjanji akan membentuk kabinet yang terdiri atas menteri-menteri yang kompeten, bersih, jujur, dan penuh dedikasi, baik dari kalangan partai maupun non-partai. “Pakta integritas dan kontrak kinerja karena itu akan menjadi bagian penting pelaksanaan kabinet mendatang. Saya akan memilih yang terbaik, profesional, baik dari partai politik maupun nonpartai politik,” ujarnya.

Yudhoyono pun berjanji agar para menterinya di kabinet mendatang itu sudah bisa bekerja sejak hari pertama mereka dilantik.

Sementara untuk menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu yang saat ini masih mengemban tugas, Yudhoyono mengatakan, mereka telah diinstruksikan untuk tetap bekerja sebagaimana mestinya hingga masa jabatan mereka berakhir pada Oktober 2009. [EL/Ant]

BAGIKAN
Berita sebelumyaSambut Ramadhan, Perkokoh Perjuangan Syariah dan Khilafah
Berita berikutnyaAku
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.