Asops Panglima TNI Membuka Lomba Tembak TNI

0
25

Pewarta-Indonesia, Kasum TNI yang diwakili Asops Panglima TNI Mayjen TNI Supiadin AS membuka lomba tembak piala Panglima TNI tahun 2009, di lapangan tembak Kartika Cilodong, Bogor, Jawa Barat, Senin (19/10). Lomba tembak yang dilaksanakan mulai tanggal 19 sampai dengan 23 Oktober 2009 di ikuti oleh kontingen dari Mabes TNI, Mabesad, Mabesal, dan Mabesau, masing-masing kontingen terdiri dari 21 petembak dan 11 official.

Materi lomba tembak yang dipertandingkan antara lain Match 1 (Dato Match), Match 2 (Pihin Match), Match 3 (Pingiran Match), Match 4 (Chriteria Match), Match 5 (Pistol Match), Match 6 (SO/GMPG), Match 7 (Team Snep), Match 8 (Section Match), dan Match 9 (Falling Plate).

Dalam lomba tembak tersebut juga diikuti lomba tembak eksekutif yang pesertanya para Pati Mabes TNI dan dari masing-masing angkatan. Ikut dalam lomba tembak antara lain Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Syaiful Rizal, Pangdam Jaya Mayjen TNI Darpito,SIP, Dankormar Mayjen (Mar) M. Alfan Baharuddin, Kas Kostrad Mayjen TNI M. Kusnowo, Pangdif I Kostrad Mayjen TNI Hatta Safrudin dan para perwira tinggi masing-masing angkatan.

Kasum TNI Laksdya TNI Y.Didik Heru Purnomo dalam amanatnya yang di bacakan oleh Asops Panglima TNI, menyampaikan bahwa kegiatan lomba tembak ini diprogramkan setiap tahun oleh Mabes TNI, selain bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan petembak TNI, juga untuk menghasilkan bibit petembak TNI dalam menghadapi lomba tembak skala internasional, khususnya lomba tembak BISAM (Brunai Internasional Skill at Arm Meeting).

Dari kegiatan lomba tembak ini, diharapkan dapat mengevaluasi program latihan menembak yang dilaksanakan oleh masing-masing angkatan dalam upaya memelihara dan meningkatkan kemampuan para prajuritnya.

Kepada para peserta lomba tembak, Kasum TNI menekankan agar para peserta menjunjung tinggi sportivitas selama lomba berlangsung dan menghindari tindakan-tindakan yang tidak terpuji; menjaga nama baik masing-masing kontingen dengan meraih prestasi setinggi-tingginya ; menggunakan ajang lomba tembak TNI ini sebagai wahana untuk memupuk dan meningkatkan jiwa korsa serta tali persahabatan sesama prajurit TNI.