Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDATiga Pilar "Gowes Bareng" Bersama Masyar.....
01/08/2015 | Joe R Manalu

KOPI - Cengkareng - Sabtu pagi (01/08) kegiatan tiga Pilar "Gowes bareng" bersama dengan masyarakat ± 200 yang di hadiri Kapten inf Ober Purba (Danramil 04/Ckr) beserta jajarannya , Kompol Aji Sutarj [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Pendidikan Saloma, Kartini Desa Lukit Mengajar Tanpa Gaji

Saloma, Kartini Desa Lukit Mengajar Tanpa Gaji

KOPI, Meranti – Tragis Propinsi Riau “Negeri diatas minyak (Red. Minyak Sawit, dibawah minyak (Red. minyak Bumi), diatas kepala Minyak rambut. Tetapi masyarakat Riau masih banyak yang tidak menikmati hasil pembangunan, apalagi tinggal pada tempat terisolir.

Ditempat kerjanya, Ajisulung mengatakan, “Gubernur Riau Andi Rahman sibuk keluar kota terus, apa yang ia pantau ternyata kegiatan seremonial alias peresmian ini dan itu. Gubernur tidak melihat kondisi terkini rakyat Riau di daerah pedalaman. Bagaimanapun jua jabatan Gubernur perpanjangan pemerintah pusat. Seharusnya wewenang bupati atau Walikota yang lebih tahu detil wilayah kerjanya ketus Ajisulung Pengamat Kinerja Pemerintah Daerah.

Selama ini Gubernur Riau hanya menerima laporan diatas kertas saja dari pembantunya. Tidak melihat hasil real dilapangan apa sudah pekerjaan atau proyek tersebut sesuai spek. Sebagai Gubernur ia juga berperan sebagai Manager bagi Satuan Kerja (satker) di lingkungan Pemerintah propinsi Riau (Pemprov Riau) ternyata ia tidak mampu memanage satker tersebut dengan baik.

Masih ada beberapa oknum satker yang lapornya masih merah. Ada juga satker sibuk kegiatan seminar, workshop di hotel, dan lain-lain . Usahakan satker-satker itu turun kelapangan kedaerah terpencil melihat kondisi masyarakat Riau. Propinsi Riau terdiri dari daratan dan kepulauan (red. kepulauan Meranti). Kalau oknum satker tersebut tidak becus kerja ganti saja gitu aja kok repot.

Pemerintah sudah mengangarkan 20 % dana dalam APBN untuk pendidikan masyarakat Indonesia. Ternyata masih banyak kita temukan anak-anak yang putus sekolah akibat tidak sanggup melanjutkan sekolah kendala ekonomi. Oknum guru PNS tidak mau mengajar pada lokasi daerah terpencil. Minimnya perhatian pemerintah Propinsi, kabupaten tentang dunia pendidikan ini buktinya pembaca setia Pewarta Indonesia.

Salomo Guru Desa Lukit, Tak Bergaji

Dulu Raden Ajeng Kartini berjuang semasa zaman penjajahan. Kini masih banyak Kartini Kartini lain berjuang mati-matian demi kecintaannya pada daerah pedalaman upaya menyelamatkan generasi penerus bangsa.

Ibuk Saloma, warga Desa Lukit Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, propinsi Riau. Perempuan kelahiran tanggal 26 Februari 1977 itu sangat prihatin dengan keadaan masyarat terutama generasi penerus di Desa Lukit.

Saloma mengaku sedih melihat kondisi perekonomian di desanya. Rendahnya tingkat perekonomian warga pasti berdampak pada pendidikan anak.

Diceritakan Saloma, kalau anak-anak Lukit mau melanjutkan sekolah ke SMA, hanya ada di Telukbelitung yaitu SMAN 1 Merbau. Untuk sampai ke sana, anak-anak dari Desa Lukit harus menempuh satu jam perjalanan menggunakan sepeda motor. Jangankan harus memiliki sepeda motor untuk ke sekolah, bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja sudah bersyukur rasanya.

Sementara ia sendiri tidak tega melihat generasi penerus bangsa di Desa Lukit hanya bisa menyelesaikan sekolah di tingkat menengah pertama (SLTP). Ia pun berinisiatif membuka lokal jauh. “Saya tak ingin anak-anak di desa tidak tamat SMA,” kata Saloma, Jumat (21/4/2017).

Dengan tekad yang bulat ingin membantu masyarakat, tahun 2010 Saloma membuka lokal jauh SMAN 1 Kecamatan Merbau di Desa Lukit. Ia menjadi pengelola di sana. Saloma berkoordinasi dengan salah satu MDA di Desa Lukit untuk meminjamkan ruangan selama proses belajar mengajar.

Singkat cerita, 2010 itu sudah terbentuk lokal jauh SMAN 1 Merbau di Desa Lukit. Tahun pertama, lokal jauh hanya ada 8 orang guru (termasuk dirinya, red) dengan siswa sekitar 23 orang.

Sejak itu, lokal jauh dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Desa Lukit. Setiap ajaran baru pasti ada saja siswa mendaftar ke sana. Guna meningkatkan pelayanan (mengajar) ke siswa, Saloma menambah 3 orang guru lainnya sehingga di sana ada 11 guru.

Karena keuletan Saloma dan guru-guru di lokal jauh, tahun 2013 mereka berhasil meluluskan 23 siswa. Lalu, 2014 meluluskan 9 siswa, 2015 meluluskan 9 siswa, dan 2016 orang meluluskan 12 siswa.

Awalnya lokal jauh yang dikelola Saloma berjalan lancar dan baik sampai tahun 2016.

Tapi, memasuki 2017, Saloma mendapat ujian berat. Kebijakan yang selama ini ada di lokal jauh terbentur ketika Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kepulauan Meranti terbentuk. SPP dari orang wali murid tak lagi bisa diambil, akibatnya guru yang mengajar di lokal jauh tak ada gaji.

Diceritakan Saloma, sejak 2010 hingga 2016, mereka menerima sumbangan dari wali murid (SPP, red) sebesar Rp50 ribu dari tiap-tiap siswa. Uang itu, dibagi rata kepada guru yang mengajar. Sebab, guru di lokal jauh Desa Lukit statusnya honor komite, satupun tak ada honor daerah.

“Wali murid tidak keberatan membayar Rp50 ribu persiswa, itu lah dana yang kami terima tiap bulan,” kata Saloma.

Sedangkan dari sekolah induk SMAN 1 Merbau, mereka hanya dibantu alat tulis kantor (ATK). Mereka tidak dibenarkan mengelola dana BOS. Kesedihan yang lain, guru di lokal jauh satupun tak terdaftar di Dapodik. Sehingga, gaji yang diterima mengharapkan sumbangan orang tua siswa.

Oleh karena sudah ada Tim Saber Pungli, Saloma tak berani lagi menerima dana apapun dari wali murid. Karena, wali murid sekolah lain (selain tingkat SMA) di Desa Lukit juga tidak ada dikenakan SPP. Akibatnya, Saloma harus menggaji sendiri guru-guru yang mengajar di lokal jauh tersebut.

Angkanya sangat memprihatinkan. Yaitu Rp50 ribu perbulan untuk satu guru. “Kita tidak ada dana, takut Pungli. Hanya segitu yang bisa saya bantu,” kata Saloma.

Agar guru-guru bisa bertahan hidup, Saloma memberlakukan jam masuk siswa pukul 08.00 WIB. Sehingga, guru di lokal jauh bisa bekerja pada pagi harinya. “Mereka bisa bekerja, baru mengajar. Kami bertahan karena cinta pada daerah sendiri,” kata Saloma.

Lama kelamaan, Saloma tidak kuat menggaji guru. Guru yang semula 11 orang kembali dikurangi menjadi 8 orang. Ia juga sedih, sudah lama mengabdi namun guru di lokal jauh tidak terdaftar di Dapodik. Saloma pun berniat mau menutup lokal jauh yang ia kelola sejak 2010. “Saya tidak kuat lagi,” kata Saloma dengan nada sedih.

Rupanya, niat mau menutup lokal jauh terdengar oleh wali murid di Desa Lukit. Banyak yang minta agar lokal jauh itu diteruskan, dan mereka siap membantu seperti biaya Rp50 persiswa setiap bulannya. Hal itu telah diputuskan dalam rapat bersama pihak lokal jauh, wali murid, dan pihak desa.

“Kita sudah menggelar rapat, kita panggil semua wali murid. Berdasarkan kebijakan pemerintah desa dan masyarakat, minta lokal jauh itu tidak ditutup. Mereka sanggup membayar Rp50 ribu namun guru harus dikurangi,” cerita Saloma.

Keputusan rapat itu telah disepakati bersama. Namun, Saloma berfikiran tetap akan menyelesaikan cerita lokal jauh SMAN 1 Merbau di Desa Lukit. Saloma mengaku hanya bertahan sampai 2 lokal lainnya (kelas I dan II) tamat. Setelah itu, ia mencoba akan membuka cerita baru dunia pendidikan di Desa Lukit.

“Ajaran baru 2018, kita tidak lagi meneruskan lokal jauh. Saat ini kita sedang mencoba membuat sekolah swasta. Persyaratan sedang dipersiapkan dan saat ini lagi diurus izin operasinya,” beber Saloma dilansir dari Riakriau.

Saloma berharap dengan status baru pendidikan SMA di Lukit, bisa memberikan semangat baru bagi guru-guru. Mereka akan terdaftar di Dapodik, bisa mengelola dana sendiri, dan tentu tidak bergantung dari sekolah seperti sejak tahun 2010.

Jika masih lokal jauh, kata Saloma juga, mereka akan selamanya menumpang di gedung MDA. Sebab, Ia sudah bosan memasukkan proposal bantuan bangunan baik ke pemerintah, maupun pihak swasta (Perusahaan, red). Proposal itu sama sekali tidak membuahkan hasil, meski pihak perusahaan kabarnya telah survei ke lokasi lokal jauh.

“Ajaran 2017/2018 siswa kami ada 36 orang. Saya lelah tanpa kerjasama dan perhatian pemerintah. Jika ada yang mau maju silahkan,” ujar Saloma. (didi)

Teks foto. Saloma dengan siswi . (foto Riakriau)


Artikel Lainnya:

 

Demi Tegaknya NKRI, Jangan Mudah Terprovokasi
Rabu, 17 Mei 2017

KOPI, Pulau Sebatik - Bertempat di aula pertemuan Desa Bukit Aru Indah Kec. Sebatik Timur Koramil 0911-02/SEBATIK menggelar kegiatan Komunikasi Sosial untuk triwulan ke - II, kegiatan yang mengambil tema " Dengan Kegiatan KOMSOS Dengan Komponen Masyarakat Kita Tingkatkan Kemanunggalan TNI Rakyat dan Wawasan Kebangsaan Dalam Rangka Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan Bangsa " dihadiri komponen masyarakat yang terdiri dari para ketua RT, kepala... Baca selengkapnya...

Atasi Spekulan, Monopoli Harga, Jelang Ramadan Kapolri Bentuk Satgas Pangan
Minggu, 14 Mei 2017

KOPI, Jakarta – Melalui video conference langsung di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017). Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian membentuk Tim Satgas Pangan untuk membantu menstabilkan harga pangan dan sembako menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Satgas akan dipimpin Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. Pembentukan  tingkat Polda, Satgas Pangan dipimpin langsung Direktur Kriminal Khusus... Baca selengkapnya...

Trumph Akan Mengunjungi Raja Salman , Tersiar Ada Transaksi Penjualan Peluru Kendali
Minggu, 14 Mei 2017

KOPI, Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menghadiri pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Brussel pada 25 Mei 2017. Usai itu, Ia akan menghadiri pertemuan puncak negara-negara anggota Kelompok Tujuh di Sisilia, pada 26 Mei, ungkap pejabat Kemenlu AS. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menuturkan “pada Bulan Mei ini Presiden AS Donald Trump dijadwalkan berkunjung ke Arab Saudi.... Baca selengkapnya...

Menteri Agama: Pemerintah Tidak Anti Ormas Keagamaan Terkait Pembubaran HTI
Rabu, 10 Mei 2017

KOPI, Jakarta - Pemerintah akan menindaklanjuti langkah pembubaran Hizbut Tahir Indonesia (HTI) melalui jalur hukum sesuai UU No 17 Tahun 2013, tentang Organisasi Kemasyarakatan. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, langkah hukum tempuh sebagai bukti bahwa pemerintah tak sedang bertindak represif. Untuk itu, Menag Lukman mengimbau semua pihak untuk menghormati langkah hukum pemerintah sekaligus memastikan bahwa HTI tetap dapat... Baca selengkapnya...

Pos Lintas Batas Negara Skouw Diresmikan oleh Presiden Jokowi
Rabu, 10 Mei 2017

KOPI, Jayapura - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, sejak hari pertama dilantik, dirinya telah menyampaikan sikap pemerintahan bahwa daerah-daerah perbatasan tidak boleh dilupakan. Karena merupakan beranda-beranda terdepan Indonesia. “Seperti di mana kita berada sekarang ini yaitu Skouw (PLBN), harus menjadi kebanggaan kita semuanya, kebanggaan masyarakat Papua, kebanggaan Indonesia,” kata Presiden Jokowi saat Pos Lintas Batas... Baca selengkapnya...

Penobatan Gelar Adat “Kapiteng Lau Pulo” Kepada Presiden Joko Widodo
Senin, 08 Mei 2017

KOPI, Tanah Bumbu- Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo  menghadiri “Puncak Budaya Maritim Pesta Laut Mappanretasi” di Pantai Pagatan, kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Tanah Bumbu, propinsi Kalimantan Selatan, pada hari Minggu (7 /5/17) Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dalam rilisnya, dari Pantai Pagatan, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan menuju Kecamatan... Baca selengkapnya...

Pengamat: Dunia Perpolitikan Indonesia Butuh Deal-deal Jitu
Sabtu, 06 Mei 2017

KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Sugeng Triwardono mengatakan, “Anda ingin menjadi pemimpin (red. Presiden, Gubernur, Walikota, Bupati) di negara tercinta ini, harus memiliki deal-deal politik dengan penguasa atau ketua umum partai politik (parpol). Bagaimanapun parpol merupakan sarana untuk meraih kedudukan tersebut." Tanpa parpol bila ingin Anda mencalonkan sebagai Kepala Daerah tipis kemungkinan untuk menang. Walaupun Anda terpilih... Baca selengkapnya...

NASIONALPPWI Gandeng Staf Ahli BNN Selenggarakan.....
23/05/2017 | Redaksi KOPI

KOPI, Tanah Datar – Peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (narkoba) semakin memprihatinkan. Perkembangan narkoba tidak hanya dar [ ... ]



DAERAHPemko dan Polres Padang Panjang Jamu Ket.....
19/05/2017 | Rifnaldi
article thumbnail

Dr. Viktor Pudjiadi; Musuh bangsa kita 'Narkoba' KOPI, PADANG PANJANG - Miskipun agenda khusus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Pewarta Warg [ ... ]



PENDIDIKANAnak Langkat Harap Kuala Menjadi Kecamat.....
22/05/2017 | Sulaiman Zuhdi Manik

KOPI - Sebanyak 60 orang anak dari berbagai sekolah dan desa di Kabupaten Langkat, Minggu, 21/05/2017, menyerukan agar Kecamatan Kuala, diprogramkan m [ ... ]



EKONOMIKadin Riau Sosialisasi UU No.2 th 2017 T.....
18/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Ditempat kerjanya, Aji Sulung mengatakan " Pak Ngah/paman, Datuk, Datinya terpilih sebagai kepala daerah, maka oknum AMPI (Anak, Men [ ... ]



HANKAMLawan Paham Radikalisme, Perkokoh 4 Pila.....
21/05/2017 | Sahar

KOPI, Pulau Sebatik - Meskipun tinggal diperbatasan, rasa nasionalisme tidak boleh terbatas dan wajib di jaga, demikian juga upaya – upaya untuk m [ ... ]



OLAHRAGAKetua KONI Riau Emrizal Pakis: Lepas Li.....
08/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Sebanyak lima orang atlet Riau dipercayai mengikuti Islamic Solidarity Games (ISG) 12-22 Mei 2017 mendatang di Baku, Azerbaijan.
kel [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara 1.02 Juta o.....
03/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Pariwisata andalan pendapatan negara non migas, negeri Indonesia kaya akan keindahan alam dan budayanya. Dulu para turis mancanegara [ ... ]



POLITIKRakorda DPD PKS Mamuju Tengah, Optimis R.....
21/05/2017 | Anto Zulyanto

KOPI, Mamuju Tengah, Sulbar - Menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Parta Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten  [ ... ]



OPINIKwalitas Berpolitik I.....
16/05/2017 | Jay Wardana

KOPI, Jakarta - Jika Anda menyimak film biografi berjudul "The Iron Lady", seorang kader partai politik di Inggris direkrut dari lulusan terbaik di se [ ... ]



PROFILBrigadir David Gusmanto Bhabinkamtibmas .....
30/04/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Taratakbuluh- Brigadir David Gusmanto , Bhabinkamtibmas desa Teratak buluh, Polsek Siak Hulu, kabupaten Kampar, propinsi Riau berdayakan pemuda [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAEksistensi dan Peran RT - RW Harus Diper.....
25/02/2017 | Redaksi KOPI

KOPI, Makassar - Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia - Sulsel, (DPD PPWI Sulsel Ir. Imansyah Rukka mengatakan peran rukun te [ ... ]



ROHANIKhatam Al-Qur'an dn Wisud Iqr'a PDTA Nur.....
15/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Kampar - Sebanyak empat puluh orang siswa-siswi PDTA (Pendidikan Diniyah Takmaliyah Al-qur'an) Nurul Iman, Desa Pandau Jaya mengadakan Khatam Al [ ... ]



RESENSIMARS, Film Kisah Perjuangan Meraih Mimpi.....
03/05/2016 | Zohiri Kadir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Bertempat di XXI, Palaza Senayan, Jakara, Senin 92/5/2016) dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan 2 Mei 2016 , Multi Buana K [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIRinduku Terkubur di Kampung Lansek.....
21/02/2016 | Nova Indra

siang ini
riak Tabek Kaluai masih sama
saat hatiku bicara tentangmu
tentang cinta, tentang rindu kita

hingga kini
terngiang gelak tawa
dua pecinta ber [ ... ]



CURAHAN HATIWaspadalah… Modus Penipuan Menjual Nam.....
06/04/2017 | Didi Ronaldo
article thumbnail

KOPI, Siak Hulu, Waspadalah Gerombolan begal beraksi wilayah Siak Hulu, kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Kami memantau gerak-gerik gerombolan Begal te [ ... ]



SERBA-SERBILomba Kontes Burung Merpati.....
08/05/2017 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru - Lomba Kontes Burung Merpati kolongan merupakan suata kegiatan hiburan rakyat. Perlombaan ini diikuti oleh beberapa club pecinta buru [ ... ]


Other Articles

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.