Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Jawab Permasalahan Ekonomi, GNI Gelar Training Riset Potensi Sumberdaya Usaha

KOPI - Akhir-akhir ini program pengentas kemiskinan di Indonesia mulai menjadi konsen berbagai kalangan, baik nasional, regional, daerah, maupun desa. Mulai dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat hingga pemerintah selaku pihak pengambil kebijakan. Dengan target yang ingin dicapai meningkatnya pendapatan keluarga, menurunnya angka pengangguran sehingga terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat sebagaimana yang dicita-citakan bangsa dan juga negara.

Namun, melihat realitas yang terjadi upaya berbagai pihak tersebut belum mampu memberikan solusi terbaik untuk terbangunnya perekonomian yang dapat menekan kesenjangan sosial dan terjadinya pemerataan ekonomi sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Berdasarkan data publikasi hasil kajian Institute for development of Acehnese Society (IDeAS) menyampaikan tingkat pengangguran Aceh tertinggi dari seluruh provinsi di Sumatera. Hal tersebut juga mengacu pada data kondisi ketenagakerjaan di Indonesia yang dipublikasi BPS RI, 5 Mei Tahun 2017. Dan secara nasional jumlah pengangguran mencapai 7,01 juta orang atau 5,33 persen.

Khusus Aceh Barat daan berdasarkan publikasi Pemda Aceh Barat, tingkat kemiskinan di Kabupaten Aceh Barat tergolong tinggi, 55% masyarakatnya hidup dibawah garis kemiskinan, terdiri dari keluarga pra-sejahtera 23,52 % dan keluarga sejahtera 1 sebanyak 31,74 %. Sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidupnya dari sector Pertanian (49,4%), sedangkan dari sector lainnya sebanyak 50,6%, terdiri pertambangan, perdagangan, industry, jasa, telekomunikasi, kontruksi, dst (Aceh Barat dalam angka 2015).

Melihat rilis data tersebut sangat mengelitik sanubari semua pihak dan penting direfleksikan kembali terhadap konsep pengembangan ekonomi yang menjadi prioritas pembangunan dan sudah tertuang dalam aturan pemerintah mulai dari pusat sampai tingkat daerah bahkan level desa yang juga telah didorong untuk melahirkan qanun tentang pentingnya memperioritaskan program pemberdayaan masyarakat dalam setiap perencanaan pembangunan desa.

Hal ini menunjukkan bahwa keseriusan pemerintah dan berbagai pihak melihat permasalahan ekonomi ini merupakan isu penting dan menjadi perioritas, akan tetapi realita yang terjadi dilapangan tak sebanding dengan anggaran yang begitu besar telah dihabiskan dan peraturan peraturan yang telah dibuat terkesan percuma untuk ditetapkan.

Sebagaimana diketahui bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya, yang didalamnya dimaksud adalah kemandirian secara ekonomi, sosial, budaya, dan juga politik.

Oleh karena itu Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) merupakan organisasi non-pemerintah untuk kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat yang Selama telah bekerjasama dengan pemerintah Pusat, Daerah dan juga pemerintah desa diseluruh wilayah dampingan kerja di berbagai daerah dan provinsi dalam wilayah Indonesia.

Berdasarkan pengamatan dan refleksi yang dilakukan staff GNI Meulaboh devisi Income generation serta melakukan analisa dan identifikasi mendalam, Program yang berjalan belakangan ini belum menyentuh pada akar persoalan dan tidak berdasarkan sumberdaya potensial atau kearifan local. Selain itu beberapa hal yang menyebabkan belum terjadinya perubahan dikomunitas adalah sebagai berikut:

1. Sebagian besar masyarakat belum menyadari pentingnya mengidentifikasi berbagai potensi sumberdaya usaha yang mereka miliki.

2. Sebagian besar masyarakat belum menyadari besarnya peluang usaha dari potensi sumberdaya usaha yang selama ini mereka miliki.

3. Terbatasnya kemampuan dan kapasitas untuk mengelola berbagai sumberdaya usaha yang telah dimiliki.

4. Lemahnya keterampilan perencanaan usaha, analisa usaha, serta pengembangan usaha.

Menurut kajian kami dari yayasan gugah nurani Indonesia terhadap sumberdaya potensial yang bila digarap dengan benar maka akan menyumbang kontribusi pada meningkatnya perekonomian khususnya di Aceh Barat dan umumnya secara nasional, meski perlu dilakukan kajian ulang dan analisis mendalam oleh berbagai pihak lainnya.

Sumberdaya yang dimaksud adalah sector pertanian, yang mana di Aceh Barat memiliki potensi yang sangat besar, sehingga bisa dijadikan modal utama dalam membangun ekonomi daerah dan mensejahterakan masyarakatnya, jika bisa dikelola dengan baik. Namun demikian, besar nya sumberdaya pertanian tidak sebanding dengan kemampuan dan kapasitas masyarakat dalam mengelolanya.

Hal ini bisa dilihat dari rendahnya produksi dan produktifitas berbagai komoditi unggulan yang dihasilkan oleh masyarakat Aceh Barat pada umumnya. Sebagai contoh produktifitas padi sawah rata rata 5,2 ton/ha/musim, karet 0,9 ton/ha/tahun, kelapa sawit 8,5 ton/ha/tahun, kelapa 0,39 ton/ha/tahun, kakao 0,22 ton/ha/tahun dan seterusnya (Aceh Barat dalamangka 2015).

Realitas masyarakat Aceh Barat secara umum tidak merasa kalau berbagai sumberdaya pertanian yang mereka miliki bisa dijadikan modal utama untuk membangun ekonomi keluarga sehingga sebagian besar (55%) masih berada dibawah garis kemiskinan. Disisi lain sebagian besar kebutuhan pokok, mulai dari beras, sayur dan buah buahan harus mendatang kan dari wilayah lain atau Sumatera Utara.

Sehingga sector pertanian dapat dijadikan sebagai andalan dan modal dasar untuk membangun ekonomi masyarakat dan daerah untuk menjadi kebutuhan yang harus didorong bersama semua pemangku kepentingan yang ada di Aceh Barat.

Untuk menjawab permasalahan diatas, serta demi peningkatan pendapatan masyarakat. GNI cabang meulaboh akan mengadakan training riset potensi usaha untuk sejumlah anggota komite pemberdayaan dan masyarakat dalam wilayah kecamatan Arongan lambalek dan Woyla Barat, yang akan dilaksanakan pada 23-24 Agustus di Aula kantor GNI Meulaboh.

Peserta yang sudah ditraining ini akan diorganisir dalam wadah kelompok usaha besama yang tentunya berdasarkan potensi dan kesamaan jenis usaha yang ditekuni selama ini.

TUJUAN

1. Menumbuhkan kesadaran kritis masyarakat untuk menginventarisir berbagai sumberdaya usaha yang selama ini mereka miliki, termasuk peluang usaha yang layak dikembangkan sesuai dengan kemampuannya. Dan mengelolanya secara bersama-sama.

2. Meningkatkan kapasitas dan kemampuan masyarakat untuk memilih usaha sesuai dengan kemampuan dan sumberdaya yang dimiliki.

3. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merintis dan mengelola usaha sesuai dengan kemampuan dan sumberdaya yang dimiliki.

4. Meningkatkan keterampilan perencanaan usaha, analisa usaha, serta pengembangan usaha.

HASIL YANG DIHARAPKAN

1. Peserta mampu memetakan berbagai sumberdaya usaha yang mereka memiliki dalam bentuk data potensi sumberdaya usaha ditingkat desa.

2. Peserta mampu menggambarkan kronologis berbagai potensi sumber daya usaha yang selama ini dijadikan sebagai sumber mata pencaharian keluarga.

3. Peserta mampu memilih usaha yang layak dikembangkan oleh keluarga sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki.

4. Peserta mampu membuat perencanaan usaha, analisa usaha sederhana, serta mengetahui teknik pengembangan usaha.

MATERI PELATIHAN

1. Identifikasi Kebutuhan dan Pendapatan Keluarga

2. Pemetaan sumberdaya usaha masyarakat

3. Pemetaan permasalahan usaha masyarakat

4. Pemilihan usaha potensial /strategis

5. Perencanaan usaha

6. Analisa Usaha dan teknik pengembangan usaha

TRAINER

Dr. Ir. T. Erwansyah, M.Si

PROSES, METODE & Media BELAJAR

Proses Belajar

Proses belajar dalam Training ini menggunakan azas Pendidikan orang dewasa (androgogy) dan mengikuti pendekatan partisipatori. Yaitu menempatkan semua peserta sebagai guru atau nara sumber dengan meyakini setiap orang telah memiliki bekal pengetahuan, pengalaman serta keterampilan yang bertindak berdasarkan kesadarannya sendiri dan kesadaran kelompoknya. Pengalaman dan potensi yang ada pada peserta adalah sumber yang perlu digali, dikembangkan dan dianalisis secara bersama untuk menemukan kesimpulan.

Selama proses pelatihan berlangsung Fasilitator akan lebih banyak menggali gagasan peserta, mengkodifikasi masalah, dan mensistematisasi masalah peserta dan fasilitator akan menciptakan kondisi bagaimana peserta menyelesaikan masalahnya sendiri. Menjadikan mereka sebagai peneliti, perencana, dan pelaksana program pembangunan bukan sekedar obyek pembangunan.

Media Belajar

Training ini merupakan training penguatan kapasitas serta peningkatan pengetahuan dan wawasan, dengan meyakini prinsip pemberdayaan masyarakat sebagai berikut:

Pemberdayaan masyarakat disini dipahami sebagai proses bukan tujuan, dijalankan melalui mekanisme dari, oleh dan untuk masyarakat sebagai proses demokratisasi pembangunan pedesaan.

“Dari” dalam masyarakat sendiri digerakkan berbagai kegiatan yang menjadi kebutuhannya.

“Oleh” masyarakat sendiri selaku pelaksana dan pengelola kegiatan mereka.

“Untuk” memenuhi kebutuhan “Masyarakat” sendiri dan sekitarnya.

Gerakan dari, oleh dan untuk masyarakat akan terjadi jika dalam masyarakat itu sendiri ada warga desa yang tahu, mau dan mampu berperan sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat. Salah satu penggeraknya adalah Komunitas yang terorganisir untuk memproses pemecahan masalah atau pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan mendayagunakan potensi dan sumberdaya yang tersedia.

Pembangunan ekonomi perlu ditopang oleh aktivitas riset dan pengembangan secara berkualitas agar dapat menemukan fakta dari akar permasalahan perekonomian sehingga dapat melahirkan konsep peningkatan ekonomi yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Kemampuan mengidentifikasi,menginventarisir potensi dan peluang usaha menjadi sebuah kebutuhan yang harus didorong bersama agar terwujudnya kemandirian ekonomi di masyarakat. Dengan demikian dapat berkontribusi optimal dan memiliki peran penting dalam perekonomian nasional.


Artikel Lainnya:

 

Presiden Republik Indonesia Lantik Perwira Polri dan TNI
Sabtu, 21 Juli 2018

KOPI, Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna S.E., S.Sos., M.M., menghadiri  Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2018 dengan Inspektur Upacara Presiden RI Ir. Joko Widodo, bertempat di lapangan Istana Merdeka Jakarta, Kamis (19/7/2018).... Baca selengkapnya...

Dewan Pers Mengeluarkan Surat Edaran ke Pemda Sudah Melanggar Konstitusi
Selasa, 17 Juli 2018

Pejabat Menolak Wartawan Meliput, Wawancara dan Konfirmasi Informasi Publik, Senator DPD RI: Itu Melanggar Konstitusi. KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Harmoko menuturkan” Heran saya oknum staf Dewan Pers datang ke Propinsi Riau mengunjungi “dapur redaksi” perusahaan Media online untuk memverifikasi media. Bagaimanapun juga “dugaan” terjadi praktek suap berkemungkinan ada . Pasti pemilik perusahaan media... Baca selengkapnya...

Presiden Jokowi : Survey Gallup Law and Order Indonesia 10 Negara Teraman untuk Iklim Investasi
Sabtu, 14 Juli 2018

KOPI, Jakarta – Memperingati hari Bhayangkara ke-72 kita dapat kabar baik, dari hasil survey lembaga Internasional  yakni Gallup Law and Order menempatkan Indonesia ke dalam 10 negara teraman  untuk iklim investasi di dunia. Pemerintah Indonesia  menjamin   keamanan  para investor menanamkan modalnya  ," kata Jokowi (Joko Widodo) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7). Jokowi pun meminta aparat keamanan untuk mempertahankan... Baca selengkapnya...

Polda Riau Memperingati HUT Bhayangkara ke-72 Beraneka Ragam Kegiatan
Jumat, 13 Juli 2018

KOPI, Pekanbaru - Memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-72, Kepolisian Daerah Riau menggelar syukuran di Aula Satbrimobda Polda Riau, bertempat Jl.K.H.Ahmad Dahlan – Pekanbaru, Rabu (11/7/2018). Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Riau , Wakapolda Riau Brigjen.Pol.Drs.HE.Permadi,SH,MH, Danrem 031 Wira Bima diwakili Kasrem 031 Wira Bima Kolonel Inf Asep Nugraha, SE, M.Si, Kabinda Provinsi Riau Marsma. TNI.Rakhman Haryadi, SA, MBA,... Baca selengkapnya...

Peringati HBA ke- 58, Kejati Riau Gelar Pasar Murah
Jumat, 13 Juli 2018

KOPI, Pekanbaru – Memperingati Hari Bakti Adyaksa (HBA) ke- 58 jatuh pada tanggal 22 Juli mendatang. Kejaksaan Tinggi Riau gelar pasar murah di gedung sementara bertempat Jalan. Arifin Ahmad, Kamis (12/07-2018). Pasar murah ini menjual Sembilan Bahan Pokok Kebutuhan (Sembako) serta beberapa counter kuliner masakan khas melayu Riau, kerajinan tangan (Home Industri) dan sebagainya. Pasar murah ini terlaksana kerjasama Koperasi Kejaksaan... Baca selengkapnya...

Bubarkan Dewan Pers, Ratusan Orang Wartawan Demo Kantornya
Senin, 09 Juli 2018

KOPI, Jakarta - Ratusan Wartawan dari berbagai media massa, baik cetak maupun online yang datang dari seluruh pelosok nusantara membanjiri halaman Hall Dewan Pers (HDP) Jakarta, Rabu (4/7/19). Kehadiran para pahlawan informasi ini yang didukung penuh oleh puluhan organisasi media maupun organisasi wartawan menuntut agar Dewan Pers melakukan perbaikan dalam mengambil kebijakan terutama terkait sengketa pemberitaan. Terkait rekomendasi Dewan Pers... Baca selengkapnya...

Pengamat: Prediksi, Peramal Pilgub Jatim 2018
Selasa, 26 Juni 2018

KOPI, Jawa Timur – Pilpres (Pemilihan Presiden) Amerika Serikat tahun kemaren. Masyarakat internasional memprediksi Hillary Clinton bakalan terpilih. Ternyata Donal Trump. Kami sudah dapat memprediksi jauh-jauh hari, yang terpilih sebagai Capres Amrik adalah Donal Trump. Ustad kondang terkenal dari Riau bernama UAS (Ustad Abdul Somad). Pengamat Genius dari Riau sebut saja namanya Aji Somek. Ditempat kerjanya, mengatakan “ Menentukan menang... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALKunjungan Kerja ke Scotlandia Trump Men.....
19/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Amerika Serikat – Dilansir dari koran Skotlandia The Scotsman, saat mengunjungi Skotlandia pada akhir pekan lalu. Selasa (17/7-18), Trump me [ ... ]



NASIONALKepala BPS Pusat Suhariyanto : Tingkat K.....
19/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik Indonesia Suhariyanto, Senen (16/7-18) menuturkan “ Tingkat kemiskinan penduduk Indonesia pada bulan  [ ... ]



DAERAHGereja di Sumut Perkuat Komitmen untuk M.....
23/07/2018 | Sulaiman Zuhdi Manik

Medan 20-07-2018. Sembilan Gereja yang berada di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, bekerja sama dengan Yayasan Bantuan Kasih Indonesia (Y [ ... ]



PENDIDIKANGelar Reuni Alumni SMPN 2 Pekanbaru A.....
16/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Selama tiga puluh tiga  tahun tamat dari Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SPMN 2) Pekanbaru. Selain melepas rindu dalam kegi [ ... ]



EKONOMIKemenperin Klaim Susu Kental Manis Aman .....
07/07/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa susu kental manis (SKM) merupakan produk yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat kar [ ... ]



HANKAMKunjungan Kehormatan Wakil Perdana Mente.....
21/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat atas keberhasilan Singapura dalam mengadakan pertemuan antara Presiden A [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



HUKUM & KRIMINALKakansatpol PP Kampar Hambali di Lapork.....
23/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Kampar - Kasus penganiayaan dalam aksi unjukrasa yang dilakukan oleh Kakan Satpol PP Kabupaten Kampar Hambali termasuk dalam kategori penganiay [ ... ]



POLITIKIndonesia Diprediksi Raih Masa Keemasan .....
08/07/2018 | Yeni Muezza

KOPI,  Jakarta – Pandangan Dr Luthfi Assyaukanie, dosen Universitas Paramadina yang lansir di harian Rakyat Merdeka (4 Juli 2018) Wakil Presiden  [ ... ]



OPINITiga Langkah Memperkuat Pelaksanaan Ener.....
21/07/2018 | Harjoni Desky

Pagi sekali, Pak Luqman sudah bersiap-siap untuk pergi ke kantor Camat. Dengan membawa surat undangan di tangan kanannya, Pak Luqman meninggalkan ruma [ ... ]



PROFILViral Dua Orang Turis Wanita Asal Tio.....
15/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Malaysia - Rekaman Video Viral di media social Malaysia, dua orang turis wanita asal China/Tiongkok melakukan handstand atau berdiri dengan k [ ... ]



ROHANIKemenag Riau Resmikan Rumah Qur’an di.....
13/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Siak - Berdirinya Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) di Kecamatan Bungaraya merupakan PTSP ke dua yang ada di Indonesia. Untuk di Kecamatan Siak [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIPengamat : Pecat Ndan Perwira Polri ya.....
14/07/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pangkal Pinang – Beredar rekaman Video viral berdurasi 30 detik , di Media Sosial Grup WhatsApp di daerah Pangkal Pinang. Oknum Polisi P [ ... ]



SERBA-SERBIAku Mahasiswa Beda: Inspirasi Seorang Cl.....
21/07/2018 | Fatia Fatimah
article thumbnail

KOPI-Padang, Suaranya yang tenang dan dalam, membawa keheningan ruang penjurian. Semua mata menuju ke arahnya yang sedang membacakan puisi disertai ir [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.