Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

Pewarta Online

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
“Nongkrong di Haus Berbonus” Raih MU.....
30/06/2013 | Arifin Banten

KOPI - PT ABC President Indonesia menggelar serangkaian kegiatan “Nongkrong di Haus Berbonus”, Minggu pagi (30/6) di Plaza Utara Senayan, Jakarta. Event tersebut diselenggarakan serentak di tiga K [ ... ]



Statistik
Anggota : 6396
Isi : 10405
Content View Hits : 4759964
Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Pendidikan Merebut Jabatan Dikpora Pinrang

Merebut Jabatan Dikpora Pinrang

Pewarta-Indonesia, Sulsel - Lowongnya jabatan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (DikPora) Kabupaten Pinrang, membuat sejumlah pejabat di daerah itu, berlomba untuk menduduki jabatan yang dianggapo “basah” tersebut.

Setelah Ruslan Hanafi pension sebagai Kepala Dinas P dan K (sekarang Dikpora) Kabupaten Pinrang, dua bulan lalu, kini jabatan tersebut di isi oleh Andi Mappanyukki yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas. Andi Mappanyukki sebelumnya adalah Kepala Tata Usaha (sekarang Sekretaris) dikpora.

Sebelum Andi Mappanyukki ditunjuk oleh Bupati selaku Pejabat sementara, sudah berhembus issu soal perebutan siapa yang bakal menduduki jabatan Kadis Dikpora. Salah satu yang disebut-sebut akan menduduki jabatan devenitif  itu adalah Andi Mappanyukki. Kini hembusan issu itu semakin kental, sebab banyak kalangan di Pinrang yakin. Andi Mappanyukki bakal dilantik menjabat Kadispora. Hal ini kemudian memicu oknum-oknum pejabat yang ingin menduduki jabatan tersebut.

Irosnya, oknum pejabat yang merasa cemburu itu, entah menyuruh orang lain atau dirinya pribadi, kemudian memasukkan surat kaleng yang dilayangkan kepada Bupati Pinrang. Isisnya mengungkap borok Andi Mappanyukki.

Banyak yang menduga, surat kaleng tersebut, bisa jadi dibuat oleh oknum pejabat di lingkungan Dikpora Pinrang, atau sejumlah pejabat lainnya di luar lingkup Dikpora yang menginginkan jabatan tersebut. Namun ada juga yang mengatakan, surat kaleng itu dibuat oleh sekelompok LSM dengan tujuan meng-gol-kan pejabat yang diusulkannya.

Menanggapi surat kaleng tersebut, Andi Mappanyukki dikonfirmasi di ruang kerjanya, membenarkan adanya surat kaleng tersebut.

“Ada enam surat kaleng di meja Pak Bupati isinya macam-macam, intinya menjelekkan saya,” akunya.

Namun Andi Mappanyukki mengatakan, dirinya tidak terlalu merisaukan hal tersebut. Justru surat kaleng tersebut menurutnya, memberikan dirinya motivasi untuk bekerja lebih baik.

“Saya justru menanggapi positif surat kaleng itu. Ini artinya, orang yang memasukkan surat kaleng itu justru memberitahukan tentang kelemahan saya, berarti pula koreksi bagi saya, untuk lebih berhati-hati dan lebih giat untuk melaksanakan tugas,” katanya.

Malah aku Andi Nyukki begitu panggilan akrabnya, dia justru ingin mengucapkan terima kasih kepada oknum yang telah melayangkan surat kaleng tersebut.

“Sayangnya saya tidak tahu siapa orangnya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya,” tambahnya.

Menyinggung soal jabatan Kadispora, Andi Nyukki mengatakan, tergantung pilihan Bupati, sebab banyak pejabat di lingkup Dikpora atau pejabat lainnya berpeluang menduduki jabatan Kadipora Pinrang. (sulhayat)

 

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.