Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
Silahkan Login & Kirim Warta

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
Pewarta Online
None

 

Yang Terpinggirkan
Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga.....
21/02/2013 | Husaeni Mabruri

KOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. [ ... ]


Gelora Sepeda
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



Polling Warga
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Warta Berita Pendidikan Profil Penerima Penghargaan Akademi Andalan & Peserta Unggulan
DIRGAHAYU PERSATUAN PEWARTA WARGA INDONESIA (PPWI), 11 NOVEMBER 2007 - 11 NOVEMBER 2014, SENANTIASA TEKUN BELAJAR DAN BERKARYA BAGI PENCERDASAN BANGSA-BANGSA DI NUSANTARA DAN SEANTERO BUMI BRAVO PPWI... BRAVO INDONESIA... BRAVO PEWARTA WARGA...!!!

Profil Penerima Penghargaan Akademi Andalan & Peserta Unggulan

Program Akademi Andalan

KOPI - Program Akademi Andalan merupakan inisiatif dari DKT Indonesia untuk membantu peningkatan kualitas dan profesionalitas SDM bidan di Indonesia, dengan target program para mahasiswi akademi kebidanan (D3) semester akhir dan dengan tujuan sebagai pembekalan sebelum terjun ke lapangan

DKT memberikan penghargaan kepada 12 mahasiswi terpilih masing-masing sebesar USD 1,000. Kriteria pemilihan ditentukan berdasarkan prestasi akademis (IPK min. 3,0) dan non-akademis (pengalaman organisasi, pengalaman perlombaan lainnya), serta essay dengan judul Kenapa Aku Ingin Menjadi Bidan

Tujuan akhir program ini yaitu menstimulasi peningkatan prestasi mahasiswi kebidanan, menciptakan SDM kebidanan yang berkualitas, dan memantapkan kebanggan terhadap profesi kebidanan.

 

Program Pelatihan Sukses Mulia Profesi Bidan

Program dengan konsep pelatihan non-akademis dengan tujuan untuk memperkuat motivasi sekaligus menumbuhkan kebanggaan akan profesi bidan.

Materi yang diberikan selama 3 hari meliputi leadership training, dan self-management skills. Pada sesi hari terakhir, peserta juga akan diminta untuk melakukan presentasi di depan PP IBI mengenai rencana mereka saat nanti terjun sebagai bidan.

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Selanjutnya PP IBI akan memberikan orientasi keorganisasian kepada peserta, dan mereka juga akan mendengar sharing dari salah satu bidan senior mengenai tantangan menjalani profesi bidan

 

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

 

Berikut ini profil para Penerima Penghargaan Akademi Andalan & Peserta Unggulan :

1. Juanita Korainy Pardosi

- Asal akademi: POLTEKKES DEPKES - Medan

- Tempat/Tanggal Lahir: Medan, 17 Juni 1992

- IPK: 3.51

- Prestasi & Organisasi: Wakil Bendahara HIMA 2009-2010, Juara I Prodi Kebidanan Poltekkes Medan 2010

“Konsep bidan sebagai sahabat wanita yang identik dengan kedekatan, keakraban, kekompakan dan keterbukaan membuat bidan harus menanamkan sikap peduli, tenggang rasa, peka dan teliti dalam menganalisa situasi disekitarnya.”

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

2. Tiarmawani Sitompul

- Asal akademi: POLTEKKES DEPKES - Medan

- Tempat/Tanggal Lahir: Hutabalang, 26 Oktober 1992

- IPK: 3.52

- Prestasi & Organisasi:

a.       Sekretaris Gerakan Anti Narkoba 2009

b.      Juara 3 Caping Day Poltekkes Medan 2010

c.       Wakil Ketua HIMA 2011

“Bidan merupakan sosok perempuan yang memiliki kombinasi fisik, kebajikan, pendidikan dan ketrampilan yang komplit. Sosok bidan harus memiliki nilai kebijakan hati yang tulus memberikan pertolongan kepada siapapun. ”

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

3. Putri Rhadyah

- Asal akademi: POLTEKKES KEMENKES - Padang

- Tempat/Tanggal Lahir: Padang, 1 September 1991

- IPK: 3.88

“Bidan juga membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya ibu dan anak. Bukan hanya menolong melahirkan, bidan juga dapat membantu memberikan penyuluhan untuk merubah beberapa paradigm yang berkembang dimasyarakat berkaitan dengan derajat kesehatan masyarakat. Kemampuan seorang bidan untuk memberikan penyuluhan dan pengetahuan akan mengurangi angka kematian khususnya angka kematian ibu, bayi dan balita. ”

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

4. Rani Hutrina

- Asal akademi: POLTEKKES KEMENKES - Padang

- Tempat/Tanggal Lahir: 17 Agustus 1991

- IPK: 3.87

- Prestasi & Organisasi ; Sekretaris KBM Poltekkes Kemenkes Padang 2011 & Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Fak. Pertanian Universitas Andalas 2009 serta Beasiswa dari Pemda Solok 2007

“Robin Lim mengispirasi Rani untuk menjadi bidan yang menyandang predikat perempuan cerdas yang senantiasa memperjuangkan nasib kaumnya dan berjuang meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Misinya adalah menjadi bidan cerdas yang mampu bersikap dewasa dan mengambil keputusan secara rasional dan bijaksana. ”

5. Silvia Malida

- Asal akademi: STIKKES Bina Husada - Palembang

- Tempat/Tanggal Lahir: Baturaja, 14 Agustus 1991

- IPK: 3.45

- Prestasi & Organisasi: Bendahara BEM STIKKES Bina Husada 2010 & Sekretaris PIK-M Ampera STIKKES Bina Husada 2010.

“Tujuan mulia-nya adalah tentang bagaimana mengurangi angka kematian Ibu pada saat melahirkan dan angka kematian bayi baru lahir dan neonatus. Dalam wacana essaynya, Silvia juga berpendapat bahwa bidan memegang peranan dalam usaha untuk menekan angka kelahiran hidup melalui kontrasepsi. ”

6. Evi Dyah Harnani

- Asal akademi: Akbid Budi Kemuliaan - Jakarta

- Tempat/Tanggal Lahir: Bekasi, 28 Mei 1990

- IPK: 3.39

- Prestasi & Organisasi: Juara I lomba Retelling Story 2008 & Juara II Debat Bahasa Inggris 2008

“Keinginan mengabdi dalam bidang kesehatan membuatnya berpendapat bahwa profesi bidan adalah profesi ideal yang membuat Evi dapat menolong dan merawat sesama. ”

7. Kokom Komalasari

- Asal akademi: Akbid RSPAD Gatot Subroto - Jakarta

- Tempat/Tanggal Lahir: Bekasi, 20 Juni 1991

- IPK: 3.34

- Prestasi & Organisasi: Ketua IKM Akbid RSPAD Gatot Subroto 2011& Beasiswa Prestasi Akademik 2009-2010

“Keinginan Kokom menjadi Bidan memang terdorong oleh pengalaman pahit yang terjadi pada ibunya, dan cerita sang Guru tentang Ibu melahirkan di Papua. Kedua hal tersebut yang membuat Kokom semakin yakin akan profesi yang akan dipilihnya yaitu menjadi seorang Bidan. ”

8. Ririn Saputri

- Asal akademi: Akbid Muhammadiyah - Jakarta

- Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 9 September 1991

- IPK: 3.47

- Prestasi & Organisasi: Beasiswa Prodi DIII Kebidanan RSIJ

“Keinginan menjadi bidan didorong oleh pemikiran dibenak Ririn, bahwa sosok seorang bidan adalah sosok wanita berjiwa mulia yang memiliki rasa sosial yang tinggi serta tulus ikhlas membantu menolong persalinan untuk menyelamatkan nyawa ibu dan bayi. Keinginannya saat ini adalah sukses menjadi bidan yang bisa berdakwah melalui profesinya sehingga dapat menolong sebanyak-banyaknya manusia yang lahir kedunia. ”

9. Ni Made Sadgunasih

- Asal akademi: STIKES JEND. AHMAD YANI - Bandung

- Tempat/Tanggal Lahir: Dharma Agung, 11 Agustus 1985

- IPK: 3.75

- Prestasi & Organisasi: Humas HIMA 2010 & Beasiswa Mahasiwa Berprestasi 2010-2011

“Keinginan menjadi bidan didasari oleh cita-cita dan keinginan mulianya untuk memberikan informasi kesehatan t erbaik untuk masyarakat sekitar terutama dalam hal meningkatkan derajat kehidupan dengan berKB. Menurutnya kegagalan program KB merupakan salah satu faktor yang sangat dominan terjadi pada tingkatan masyarakat bawah yang ada sekitarnya.”

10. Biruwati Pratika Siwi

- Asal akademi: AKBID Ngudi Waluyo - Ungaran

- Tempat/Tanggal Lahir: Semarang, 12 Agustus 1991

- IPK: 3.25

- Prestasi & Organisasi: Seksi Olahraga IKM & Beasiswa Kopertis 2011

“Selama masa praktek, Biruwati belajar bagaimana menjadi seorang Bidan yang menurutnya seringkali tidak memandang waktu dan kepentingan pribadi. Menurutnya, Bidan adalah profesi mulia yang dalam tugas keseharian menolong dua nyawa sekaligus, yaitu Ibu yang melahirkan dan bayi yang dilahirkan. ”

11. Indah Rosmawati

- Asal akademi: STIKKES AISYIYAH YOGYAKARTA

- Tempat/Tanggal Lahir: Wonosobo, 21 Mei 1990

- IPK: 3.62

- Prestasi & Organisasi: Beasiswa Kopertis V 2010 & Juara III LKTI Nasional Bakorkamla 2011

“Profesi  bidan merupakan “heart calling job”, panggilan hati. Selain membantu persalinan bidan harus mampu melakukan advokasi demi meningkatkan martabat profesi. Tetap Bidan membutuhkan materi dalam menjalankan pekerjaannya walaupun kebahagiaan dan kepuasan ketika menolong pasien tentu saja tidak dapat dinilai dengan materi.”

12. Ni Luh Diah Indra Puspita Giri

- Asal akademi: AKBID YOGYAKARTA

- Tempat/Tanggal Lahir: Karangasem, 4 Januari 1991

- IPK: 3.62

- Prestasi & Organisasi: Beasiswa Mahasiswa Berprestasi AKBID YOGYAKARTA 2010-2011

“Begitu pula dengan profesi bidan, tidak hanya sekedar mampu menolong melahirkan saja, tetapi juga memberikan kasih sayang setelahnya. Menurutnya profesi bidan adalah profesi yang paling strategis untuk memerangi angka kematian Ibu yang masih tinggi di Indonesia.”

13. Ufiyah Hakimah

- Asal akademi: POLTEKKES Kemenkes - Surabaya

- Tempat/Tanggal Lahir: Gresik, 27 November 1991

- IPK: 3.3

- Prestasi & Organisasi:

a.       Ketua Divisi Media BEM Poltekkes Kemenkes Surabaya

b.      Sekretaris PPSDM – SKIM Kebidanan Sutomo

c.       Juara II PPGD Kemnas Kesehatan 2010

d.      Juara III Pencak Silat Popda Jatim 2008

“Pengalaman menolong persalinan yang didapatnya ketika praktek, mendorong Ufiyah untuk memberikan lebih tidak sekedar menolong persalinan. Baginya asuhan paska nifas dengan melakukan kunjungan kerumah tidak kalah penitingnya dengan persalinan itu sendiri.”

14. Queen Yulia Muliawati

- Asal akademi: POLTEKKES Kemenkes - Surabaya

- Tempat/Tanggal Lahir: Jombang, 2 Juli 1992

- IPK: 3.72

- Prestasi & Organisasi: Bendahara SKI Prodi Kebidanan 2010-2011 & Juara II Semester I Kampus Poltekkes Kemenkes Surabaya

“Queen peduli dengan angka kematian Ibu dan bayi yang cukup tinggi dan saat ini menjadi perhatian utama bangsa Indonesia. Menurutnya hal ini disebabkan karena hak reproduksi perempuan terabaikan yang mengakibatkan tingginya angka kematian dan kesakitan ibu hamil, melahirkan dan nifas. Queen beranggapan bahwa program KB dapat menekan angka kematian Ibu dan bayi di Indonesia.”

15. Ulfah Ainiyah

- Asal akademi: POLTEKKES Depkes - Malang

- Tempat/Tanggal Lahir: Bondowoso, 11 April 1991

- IPK: 3.62

- Prestasi & Organisasi:

a.       Sekretaris BEM Poltekkes Kemenkes Malang 2009

b.      Juara II Lomba Debat & Juara I Karya Tulis Poltekkes Kemenkes Malang

“Menjadi Bidan, profesi kesehatan yang dianggapnya profesi yang dapat merasakan kebahagiaan orang lain yang ditolongnya.”

16. Wahyu Setianingsih

- Asal akademi: POLTEKKES Kemenkes - Malang

- Tempat/Tanggal Lahir: Palangkaraya, 14 Oktober 1990

- IPK: 3.33

- Prestasi & Organisasi: Seksi Kreativitas HIMA 2010

“Banyak pengalaman berkesan selama menjalani praktek diklinik, dimana ia melakukan asuhan secara komprehensif kepada seorang ibu dimulai dari anamneses, pelaksanaan dan konseling.  Praktek dilapangan benar-benar membuka matanya mengenai macam persalinan yang akan dihadapi. Baik persalinan fisiologis maupun persalinan patologis. ”

17. Komang Srititin Agustina

- Asal akademi: POLTEKKES Denpasar - Bali

- Tempat/Tanggal Lahir: Denpasar, 6 Agustus 1991

- IPK: 3.47

- Prestasi & Organisasi: Seksi Dokumentasi IKM 2009-2010 & Seksi Pendidikan IKM 2010-2011

“Keinginan menjadi bidan didasari oleh banyak hal yang ingin diketahui oleh Komang. TIngginya angka kematian Ibu dan bayi mendorongnya untuk menjadi bidan yang trampil dan terlatih. Dorongan orangtua yang kuat untuk menjadi bidan membuatnya makin yakin dengan pilihan profesi kebidanan yang ia pilih.”

18. Suhartini

- Asal akademi: Akbid Sandi Karsa, Makassar

- Tempat/Tanggal Lahir: Sinjai, 13 Desember 1990

- IPK: 3.52

“Senyuman dan keikhlasan bidan ketika menolong persalinan menambah kuat motivasi Suhartini untuk menjadi bidan yang membantu sesama dengan Ikhlas. Menurut Suhartini, Bidan bukan pembantu dokter spesialis kandungan, melainkan mitra dokter. Oleh sebab itu menurutnya Bidan harus berpikir kritis dengan memperkaya kompetensi dan Ilmu pengetahuannya sendiri.”

 


Artikel Lainnya:

 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.